@leilei.ee: i love spending thr entire day with my love @𝔎🩸🦇 #fyp #pretty #foryoupage #xyzbca #fypシ゚viral

lei
lei
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 11 October 2026 01:08:23 GMT
436
84
5
2

Music

Download

Comments

els70002
els🦦 :
Stunner
2026-10-12 16:49:27
0
honeytrouble777
breonnaaaaaaaa :
i miss you sm
2026-10-11 11:11:56
1
lildownsydromex
May :
Cutiee
2026-10-11 01:20:21
1
4lanigur1_246
𝙻𝚊𝚗𝚒☀️ :
Moots?
2026-10-11 01:10:43
1
To see more videos from user @leilei.ee, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Tangis Warga Pemajatan Gambut Kalsel Saat Rumah Dikepung Karhutla, Pemadam Kebakaran Tak Bisa Masuk BANJARMASINPOST.CO.ID - Pria bertopi itu tak kuasa membendung air mata. Dia menangis sambil bercerita soal kejadian yang dialaminya. Pada video bereda di media sosial, M  Rifani warga Jalan Pemajatan, Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menuturkan perihal rumahnya yang dikepung api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Jumat (9/10/2026). Kepanikan kian dirasakan Rifani lantaran kondisi akses jalan masuk ke rumahnya yang sulit untuk dilalui petugas pemadam kebakaran. Dengan tenaga yang tersisa, Anis putri dari Rifani, menuturkan, ayahnya tersebut terpaksa berjuang sendiri dibantu sejumlah warga memadamkan api yang nyaris merenggut rumah mereka. Ketersediaan air yang kian menipis pun menjadi kendal Rifani bersama warga memadamkan api yang mengelilingi rumahnya. Video yang memperlihatkan momen saat Rifani menangis melihat kondisi rumahnya yang nyaris dilalap api itu pun viral di media sosial. Terlihat dari video yang beredar rumah kayu milik Rifani itu memang berada di kawasan yang cukup dalam dan dikelilingi hutan dan lahan. Saat dihubungi tim Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (10/10/2026) Anis menuturkan kawasan rumah mereka tersebut memang kerap menjadi langganan karhutla. Namun pada tahun ini, Anis memaparkan kebakaran hutan dan lahan tersebut terjadi lebih parah dan nyaris membakar rumah mereka. “Padahal setiap tahun memang sering kebakarn seperti itu, tapi yang ini cukup parah karena dekat sama rumah, dan sedikit yang membantu,” jelasnya. Saat kejadian kebakaran, mobil pemadam TNI memang sudah datang dan bersiaga sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, namun kesulitan lantaran akses jalan yang sempit serta tidak tersedianya air menghalangi upaya pemadaman. “Kemarin madamin sendiri sama beberapa warga yang ada di permukiman itu juga, info warga disana ada mobil pemadam TNI tapi cuma bisa parkir diluar jalan, sekitar 200 meter jauhnya dari titik rumah,” imbuhnya. Alhasil Rifani pun hanya bisa menangis khawatir rumahnya tersebut ikut dilalap api karhutla yang berkobar di sekitar rumahnya. Sebenarnya rumah tersebut memang sudah tidak ditempati Rifani dan keluarga namun menjadi salah satu aset yang mereka jaga. Selain rumah Rifani, terdapat pula rumah warga lainnya dengan jarak cukup renggang.  Beruntung api akhirnya bisa dipadamkan dan tidak sampai membakar rumah Rifani serta warga lainnya. Meski demikian terlihat kondisi sekitar rumah Rifani yang masih diselimuti asap serta lahan yang terbakar. Anis sempat khawatir api di sekitar rumah mereka tersebut akan kembali menyala mengingat dasarnya yang merupakan lahan gambut. (Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)" https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1379179/tangis-warga-pemajatan-gambut-kalsel-saat-rumah-dikepung-karhutla-pemadam-kebakaran-tak-bisa-masuk

About