@apple.user19870: #CapCut

Gerson Cameron
Gerson Cameron
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 11 October 2026 20:40:02 GMT
101
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @apple.user19870, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bantu Kakek Penjual Cilok Keliling Untuk Hidup Lebih  Layak  Kalau Mbah nggak jualan, Mbah makan apa, Nak? Selagi masih kuat jalan, Mbah akan tetap berusaha,” ucap Mbah Siyo (80-an) lirih. Di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Mbah Siyo justru menjalani hari-harinya seorang diri. Beliau hidup sebatang kara tanpa istri, anak, maupun keluarga yang merawat. Dengan tubuh yang semakin renta, Mbah tetap berusaha mencari nafkah demi bertahan hidup. Setiap hari, Mbah membantu menjualkan cilok milik tetangganya dengan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Dari setiap bungkus cilok yang terjual, beliau hanya mendapatkan upah Rp1.000. Nominal yang sangat kecil, tetapi itulah satu-satunya penghasilan yang bisa diandalkan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Saat dagangan sepi, Mbah mengandalkan kebun kecil di belakang rumahnya. Dengan tangan yang mulai gemetar dan tenaga yang semakin berkurang, beliau menanam cabai dan sayuran untuk dimakan sendiri. Hasil kebun itu sering menjadi penyelamat ketika tidak ada uang untuk membeli makanan. Cobaan Mbah tidak berhenti di situ. Karena hidup seorang diri dan sudah lanjut usia, beliau beberapa kali menjadi korban penipuan. Orang yang berpura-pura menjual obat maupun jamu memanfaatkan kepolosannya, hingga uang hasil jerih payah berjualan habis untuk barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Kondisi rumah Mbah Siyo pun sangat memprihatinkan. Dinding rumah masih terbuat dari anyaman bambu yang sudah lapuk dan berlubang di banyak bagian. Saat hujan turun disertai angin kencang, Mbah hanya bisa berharap rumahnya tetap berdiri dan tidak roboh. Di rumah sederhana itulah beliau menjalani masa tua dalam kesendirian dan penuh keterbatasan. Meski hidup serba kekurangan, Mbah Siyo tidak pernah menyerah ataupun meminta-minta. Selama masih memiliki tenaga, beliau memilih bekerja dengan jujur demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. #peduli #fyp #beranda #fypp
Bantu Kakek Penjual Cilok Keliling Untuk Hidup Lebih Layak Kalau Mbah nggak jualan, Mbah makan apa, Nak? Selagi masih kuat jalan, Mbah akan tetap berusaha,” ucap Mbah Siyo (80-an) lirih. Di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Mbah Siyo justru menjalani hari-harinya seorang diri. Beliau hidup sebatang kara tanpa istri, anak, maupun keluarga yang merawat. Dengan tubuh yang semakin renta, Mbah tetap berusaha mencari nafkah demi bertahan hidup. Setiap hari, Mbah membantu menjualkan cilok milik tetangganya dengan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Dari setiap bungkus cilok yang terjual, beliau hanya mendapatkan upah Rp1.000. Nominal yang sangat kecil, tetapi itulah satu-satunya penghasilan yang bisa diandalkan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Saat dagangan sepi, Mbah mengandalkan kebun kecil di belakang rumahnya. Dengan tangan yang mulai gemetar dan tenaga yang semakin berkurang, beliau menanam cabai dan sayuran untuk dimakan sendiri. Hasil kebun itu sering menjadi penyelamat ketika tidak ada uang untuk membeli makanan. Cobaan Mbah tidak berhenti di situ. Karena hidup seorang diri dan sudah lanjut usia, beliau beberapa kali menjadi korban penipuan. Orang yang berpura-pura menjual obat maupun jamu memanfaatkan kepolosannya, hingga uang hasil jerih payah berjualan habis untuk barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Kondisi rumah Mbah Siyo pun sangat memprihatinkan. Dinding rumah masih terbuat dari anyaman bambu yang sudah lapuk dan berlubang di banyak bagian. Saat hujan turun disertai angin kencang, Mbah hanya bisa berharap rumahnya tetap berdiri dan tidak roboh. Di rumah sederhana itulah beliau menjalani masa tua dalam kesendirian dan penuh keterbatasan. Meski hidup serba kekurangan, Mbah Siyo tidak pernah menyerah ataupun meminta-minta. Selama masih memiliki tenaga, beliau memilih bekerja dengan jujur demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. #peduli #fyp #beranda #fypp

About