@strom75901:

Sτσям🌪
Sτσям🌪
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 11 October 2026 21:37:00 GMT
1528
75
20
5

Music

Download

Comments

11l288
user 8128777926454 :
الله عليك
2026-10-15 03:16:37
1
..lmanlmnin6225fa
..lmanlmnin6225Fa Ha :
2026-10-12 12:55:39
1
duna_.prinnces._7
duna princes :
buenos días mañana es mi cumpleaños
2026-10-12 06:14:35
1
rima.bek2
🦋همسات العنقاء🦋 :
2026-10-14 07:05:13
1
makar2551
Karima :
[وردة][وردة][وردة][وردة][وردة][وردة][وردة][وردة][مؤثر][مؤثر][مؤثر][مؤثر][مؤثر]
2026-10-12 05:18:14
1
rafik2127
🇩🇿عاشق البحر 🌊 :
🥰🥰🥰
2026-10-13 10:35:39
1
samiaroukoz
Sara ‘s A :
❤️❤️❤️
2026-10-13 12:48:24
1
idion79
Dion :
🥰🥰🥰
2026-10-14 04:37:02
1
evangelia_baschira
Evangelia_Baschira43 :
🥰🥰🥰
2026-10-11 21:39:19
1
user5078879158656
Aldulame :
🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹
2026-10-12 04:51:34
1
To see more videos from user @strom75901, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Setelah hampir dua tahun berada di India, seekor orangutan Sumatera jantan bernama Heera akhirnya kembali ke Indonesia. Satwa dilindungi dengan nama ilmiah Pongo abelii ini tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Senin (19/10/2026), setelah menjadi korban perdagangan satwa liar ilegal. Sebelum dikenal sebagai Heera, orangutan tersebut bernama Rocky. Ia ditemukan oleh otoritas India pada November 2024 dalam kondisi memprihatinkan, yakni ditempatkan di kandang sempit di kamar mandi sebuah apartemen di Dombivli, wilayah Thane, dekat Mumbai. Kala itu, usianya diperkirakan baru sekitar 18–20 bulan. Usai diselamatkan, Heera mendapatkan penanganan dan perawatan di India, termasuk di pusat rehabilitasi Vantara, Gujarat. Meski sempat mengalami masalah pernapasan pada 2025, hasil pemeriksaan kesehatan pada Agustus 2026 menyatakan kondisinya memungkinkan untuk menjalani perjalanan kembali ke Indonesia. Proses pemulangan ini terlaksana melalui koordinasi antara pemerintah Indonesia dan India, dengan dukungan sejumlah lembaga terkait. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kasus perdagangan satwa liar lintas negara sekaligus upaya melindungi satwa yang terancam. Di Sumatera Utara, Heera selanjutnya akan menjalani pemeriksaan karantina dan proses rehabilitasi di Sumatran Rescue Alliance, Langkat. Keputusan untuk melepasliarkannya ke alam belum ditetapkan karena harus mempertimbangkan kondisi kesehatan, kesiapan fisik, serta kemampuannya menunjukkan perilaku alami. Kepulangan Heera menjadi pengingat bahwa perdagangan satwa liar bukan hanya merampas kebebasan satwa, tetapi juga mengancam kelestarian spesies yang menjadi kekayaan alam Indonesia. #TVRI #MediaPemersatuBangsa #OrangutanSumatera #KonservasiSatwa #PerlindunganSatwaLiar
Setelah hampir dua tahun berada di India, seekor orangutan Sumatera jantan bernama Heera akhirnya kembali ke Indonesia. Satwa dilindungi dengan nama ilmiah Pongo abelii ini tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Senin (19/10/2026), setelah menjadi korban perdagangan satwa liar ilegal. Sebelum dikenal sebagai Heera, orangutan tersebut bernama Rocky. Ia ditemukan oleh otoritas India pada November 2024 dalam kondisi memprihatinkan, yakni ditempatkan di kandang sempit di kamar mandi sebuah apartemen di Dombivli, wilayah Thane, dekat Mumbai. Kala itu, usianya diperkirakan baru sekitar 18–20 bulan. Usai diselamatkan, Heera mendapatkan penanganan dan perawatan di India, termasuk di pusat rehabilitasi Vantara, Gujarat. Meski sempat mengalami masalah pernapasan pada 2025, hasil pemeriksaan kesehatan pada Agustus 2026 menyatakan kondisinya memungkinkan untuk menjalani perjalanan kembali ke Indonesia. Proses pemulangan ini terlaksana melalui koordinasi antara pemerintah Indonesia dan India, dengan dukungan sejumlah lembaga terkait. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kasus perdagangan satwa liar lintas negara sekaligus upaya melindungi satwa yang terancam. Di Sumatera Utara, Heera selanjutnya akan menjalani pemeriksaan karantina dan proses rehabilitasi di Sumatran Rescue Alliance, Langkat. Keputusan untuk melepasliarkannya ke alam belum ditetapkan karena harus mempertimbangkan kondisi kesehatan, kesiapan fisik, serta kemampuannya menunjukkan perilaku alami. Kepulangan Heera menjadi pengingat bahwa perdagangan satwa liar bukan hanya merampas kebebasan satwa, tetapi juga mengancam kelestarian spesies yang menjadi kekayaan alam Indonesia. #TVRI #MediaPemersatuBangsa #OrangutanSumatera #KonservasiSatwa #PerlindunganSatwaLiar

About