@hue57049:

HUE
HUE
Open In TikTok:
Region: US
Monday 12 October 2026 00:09:06 GMT
7910
141
7
15

Music

Download

Comments

rong.nuoc
ThuyHuynh2.2.26💦🐲 :
Nhạc hay cảnh đẹp lắm chị gái ơi🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-10-12 00:17:42
0
dung.le9811
Tik Toker :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️ngày đầu tuần vui vẻ chi nhá . em chúc chi công việc thứ hai ngày may man tốt đẹp đến với chi gái xinh đẹp của em ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
2026-10-12 10:48:22
0
khc7873
Đặng Thị Khước :
👍👍👍👍👍👍
2026-10-12 00:38:06
0
anhthuy4622
Ánh thủy :
🥰🥰🥰🥰
2026-10-12 04:23:25
0
hhngp61
Thu Hồng :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-10-12 01:30:55
0
dungtruong68345
Dung Truong1636 :
[Tim nơ][Tim nơ][Tim nơ][Tim nơ]
2026-10-12 08:54:11
0
user8qq1jpecjf
Mai Hường :
Cảnh đẹp nhạc hay tuyệt vời lắm chị❤️❤️❤️❤️❤️🌹🌹🌹🥰🥰🥰
2026-10-12 09:48:16
0
To see more videos from user @hue57049, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Prabowo Minta Kapolri Ungkap Korporasi yang Terlibat Karhutla: Ini Sudah Kelewatan! _Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI_ Jakarta, 7 September 2026 - Presiden Prabowo Subianto meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menindak tegas semua pihak yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Prabowo memerintahkan agar penegakan hukum dilakukan sampai ke korporasi yang terlibat karhutla. Sebab, karhutla sangat merugikan masyarakat dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Demikian disampaikan Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Terbatas Perkembangan Penanganan Bencana Alam di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).
Prabowo Minta Kapolri Ungkap Korporasi yang Terlibat Karhutla: Ini Sudah Kelewatan! _Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI_ Jakarta, 7 September 2026 - Presiden Prabowo Subianto meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menindak tegas semua pihak yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Prabowo memerintahkan agar penegakan hukum dilakukan sampai ke korporasi yang terlibat karhutla. Sebab, karhutla sangat merugikan masyarakat dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Demikian disampaikan Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Terbatas Perkembangan Penanganan Bencana Alam di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9). "Selidiki terus dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya. Kalau perlu kita segera cabut semuanya itu. Semua izin-izinnya kita cabut, HGU-nya dan sebagainya. Ini sudah kelewatan dan juga saya ingin tahu benar-benar korporasi itu milik siapa," kata Prabowo. Prabowo geram karena ada hutan yang langsung berubah menjadi perkebunan tak lama setelah mengalami kebakaran. "Habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini rakyat atau ini korporasi?" ujarnya. Dalam rapat ini, Prabowo juga meminta Kapolri menyampaikan perkembangan penegakan hukum yang telah dilakukan Polri terkait karhutla. "Bapak Kapolri, berapa total oknum yang ditangkap karena membakar hutan?" tanya Prabowo. Listyo melaporkan bahwa sejak 1 Januari hingga 6 September 2026, Polri telah menangani 200 Laporan Polisi (LP) terkait karhutla. Sebanyak 138 orang telah ditetapkan sebagai tersangka yang menyebabkan area terbakar seluas 8.637,35 hektare. Selain itu, terdapat 8 korporasi yang diproses hukum. "Ada 200 Laporan Polisi yang saat ini kita proses. Ada 138 tersangka. Kemudian ada 8 korporasi yang kami proses. Kemudian kami juga sedang melakukan pendalaman terhadap 18 perusahaan dan 42 perusahaan yang saat ini diberikan sanksi administrasi, pembekuan atau pencabutan izin. Kalau memang nanti mereka juga melakukan pidana, maka kami akan proses," Listyo menegaskan. Ia menyampaikan, penegakan hukum akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla. "Jadi angka ini (penanganan perkara) akan terus bergerak Bapak (Presiden), bertambah, disesuaikan dengan tim yang saat ini terus bergerak di lapangan," tutupnya.

About