Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@user4697466287530:
Sara
Open In TikTok:
Region: NL
Monday 12 October 2026 04:05:08 GMT
1
0
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.06MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.06MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @user4697466287530, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Me: "I want to drop out." Also me: remembers I like $8 iced coffees and paying rent. Me: keeps writing ✍️😩 Disclaimer: Just for fun #studentlife #collegelife #finalsweek #relatable #studytok
Gimana menurut pendapat kalian? Tulis dikolom komentar #prabowo #president #fypage #viraltiktok
Les indispensables à avoir dans ta poche …. Bonne semaine à toi Tu veux pas comprendre À demain à demain…. #viral #pourtoi #motivation #Fitness #fyp
Bayi berinisial A yang masih berusia 24 hari meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.10 WIB setelah tiga hari menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. “Bayi tersebut tiga hari di rawat di RSUD Dr. Soetomo. Pasien bayi tersebut meninggal dunia tadi pagi pukul 07.10 WIB. Kami turut berduka cita mendalam kepada pihak keluarga atas meninggalnya pasien bayi tersebut,” kata Adin Niken Humas RSUD Dr. Soetomo, Minggu. Calista, pihak keluarga bayi A, mengatakan bayi tersebut sebelumnya mengalami demam. Menurutnya, nenek bayi diduga memberikan telur mentah dengan harapan dapat menurunkan demam, tanpa sepengetahuan ibunya. “Mungkin kepercayaan dia ya, kalau dikasih telur mentah bisa turun demamnya. Padahal ya harusnya kan dikasih obat ya. Cuma namanya orang itu pasti ada hal-hal mitos yang mereka percaya dan masih dilakuin sampai sekarang,” katanya dihubungi suarasurabaya.net. Bayi A sempat dibawa ke Puskesmas. Karena kondisinya belum membaik, bayi kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Waru, Sidoarjo. Dari keterangan keluarga, pemeriksaan di rumah sakit itu menemukan kondisi serius pada usus bayi hingga harus menjalani operasi. Setelah itu, bayi A dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapat perawatan intensif di ruang NICU. “Rujukannya sempat penuh. Nah, ibunya ini minta tolong buat di Thread dengan harapan dapat ruang NICU. Akhirnya dapat ruang NICU. Tadinya mau ke rumah sakit lain, tapi ternyata di RSUD Dr. Soetomo dapat karena bantuan dari Wakil Gubernur Jatim,” jelasnya. Calista menyebut selama dirawat, bayi masih membutuhkan penanganan intensif, termasuk transfusi darah berulang kali. Setelah tiga hari dirawat, bayi A meninggal dunia pada Minggu pagi. Hingga berita ini ditulis, dugaan pemberian telur mentah dan kondisi medis bayi berasal dari keterangan keluarga. Belum ada keterangan medis, termasuk dari RSUD Dr. Soetomo, yang menjelaskan hubungan antara pemberian telur mentah dan kondisi bayi hingga meninggal dunia. Baca selengkapnya di suarasurabaya.net #newSS
#padahariini
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy