Capitano :
Aku hanya seseorang yang selalu mencoba diam ketika dihina. bukan karena aku tidak punya perasaan, dan bukan pula karena aku tidak mampu merasa marah. Aku hanya tidak tahu bagaimana cara membalas semua perkataan yang menyakitkan itu. Setiap hinaan yang kalian lontarkan mungkin terdengar sederhana bagi kalian, tetapi bagiku, setiap kata itu meninggalkan luka yang perlahan mengikis hatiku.
Terkadang aku ingin melawan, ingin mengatakan bahwa aku juga manusia yang punya hati, yang bisa terluka, yang bisa menangis, dan yang bisa merasa lelah. Namun, setiap kali aku ingin berbicara, aku hanya mampu menelan semuanya dalam diam. Aku takut jika aku membalas, aku justru menjadi orang yang sama seperti mereka.
Kalian mungkin mengira aku lemah karena selalu diam. Kalian mungkin berpikir aku tidak punya keberanian untuk melawan. Padahal, kalian tidak pernah tahu betapa sulitnya menahan air mata ketika hati sedang hancur, betapa sakitnya berpura-pura baik-baik saja ketika sebenarnya aku ingin menyerah dari semua rasa sakit ini.
Aku tidak meminta kalian untuk menyukaiku, apalagi memujiku. Aku hanya ingin diperlakukan seperti manusia biasa, tanpa hinaan, tanpa direndahkan, tanpa harus merasa tidak berharga di hadapan orang lain.
Dan jika suatu hari aku memilih menjauh, jangan bertanya mengapa aku berubah. Mungkin aku sudah terlalu lama menahan luka yang tidak pernah kalian pedulikan. Aku hanya lelah menjadi tempat bagi kata-kata kejam kalian, sementara tidak ada seorang pun yang bertanya apakah hatiku masih sanggup menanggung semuanya.
Aku memang tidak membalas hinaan kalian, tetapi bukan berarti aku tidak merasakan sakitnya. Aku hanya memilih diam, sementara hatiku berteriak dalam kesunyian. 🗿
2026-10-13 13:43:39