@kumparan: Nur Kiswah, anak berusia tiga tahun asal Desa Galam Rabah, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Di usianya yang masih belia, Nur Kiswah mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti desanya. Sudah tiga hari Nur Kiswah menjalani perawatan di rumah sakit. Batuk, sesak napas, dan demam menjadi keluhan yang dialaminya. Bagi Ahmad, ayah Nur Kiswah, kondisi sang anak menjadi kekhawatiran tersendiri di tengah kabut asap yang terus menyelimuti tempat tinggal mereka. Ahmad menuturkan, kabut asap di desanya muncul hampir setiap hari sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat warga khawatir terhadap dampak paparan asap, terutama bagi anak-anak yang rentan mengalami gangguan pernapasan. Di Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura, Nur Kiswah bukan satu-satunya anak yang menjalani perawatan akibat gangguan pernapasan di tengah kabut asap. Dokter umum yang menangani pasien, dr. Ika Lestari, mengatakan mayoritas pasien ISPA yang dirawat merupakan anak-anak. Gejala yang dialami pasien antara lain batuk, sesak napas, dan demam tinggi. Total ada 20 anak yang dirawat inap dan 13 anak rawat jalan di RS tersebut. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R120 | E164 | V200 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Monday 12 October 2026 10:09:37 GMT
Music
Download
Comments
pak je :
jaman pak jokowi ada kebakaran hutan ditangani langsung dan ditindak tegas,setelah itu tdk pernah ada kebakaran hutan lagi,skrg sprt dibiarkan berlarut2 dan presiden sprt tutup mata
2026-10-12 10:40:17
1
N¡noo Sukehiro. :
p
2026-10-12 10:34:51
0
pasukanrevolusi :
ya ALLAH sungguh DZOLIM para pemimpin itu. tolong segera kan azabMU. amiinn
2026-10-12 10:42:11
0
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.