@alexander6_real: Elon Musk: Ông Zelensky đã đi quá xa. Đã đến lúc Ukraine có lãnh đạo mới. #AlexanderVI #ElonMusk #Ukraine #Zelensky

ALEXANDER VI
ALEXANDER VI
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 12 October 2026 12:33:23 GMT
698
29
2
1

Music

Download

Comments

ktao17
ktao :
lẽ ra nó phải nghỉ lâu rồi nhưng vì tham quyền nên ngăn chặn bầu cử thôi
2026-10-12 12:40:23
0
hoabinh811
Nguyễn Hoa1890 :
Tướng kem nên dân khổ
2026-10-14 06:33:30
0
To see more videos from user @alexander6_real, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KARHUTLA KALIMANTAN: HARUS MENUNGGU PROTES NEGARA TETANGGA? Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan persoalan baru. Dampaknya bukan hanya hutan yang musnah, tetapi juga udara yang tercemar, kesehatan masyarakat yang terancam, dan kehidupan yang terganggu. Namun, ketika mendengar pernyataan pemerintah pusat maupun daerah, muncul pertanyaan besar: seberapa serius sebenarnya negara menangani bencana ini? Jangan sampai masyarakat menangkap kesan bahwa pemerintah baru akan bergerak lebih sungguh-sungguh setelah negara-negara tetangga memprotes kabut asap yang melintasi perbatasan. Apakah suara rakyat sendiri belum cukup untuk membuat pemerintah bertindak cepat? Apakah penderitaan warga yang menghirup asap setiap hari belum menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan karhutla sebagai prioritas? Negara seharusnya hadir bukan karena tekanan diplomatik, bukan karena citra Indonesia dipertaruhkan di mata dunia, melainkan karena ada rakyat yang harus dilindungi. Jangan menunggu Singapura atau Malaysia bersuara keras, baru kita sibuk menunjukkan keseriusan. Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pernyataan, rapat koordinasi, atau angka jumlah personel yang dikerahkan. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, hasil yang terukur, keterbukaan informasi, dan penegakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti bertanggung jawab. Hutan yang terbakar tidak bisa dipulihkan hanya dengan kata-kata. Udara yang tercemar tidak menjadi bersih hanya karena konferensi pers. Dan kepercayaan rakyat tidak akan kembali hanya dengan janji. Negara harus bertindak sebelum dunia menegur, bukan baru bergerak setelah dunia mempermalukan. Sebab melindungi rakyat dan menjaga lingkungan adalah kewajiban negara, bukan sekadar respons terhadap tekanan dari luar negeri. #KarhutlaKalimantan #KabutAsap #SelamatkanKalimantan #NegaraHarusHadir #JanganTungguProtes
KARHUTLA KALIMANTAN: HARUS MENUNGGU PROTES NEGARA TETANGGA? Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan persoalan baru. Dampaknya bukan hanya hutan yang musnah, tetapi juga udara yang tercemar, kesehatan masyarakat yang terancam, dan kehidupan yang terganggu. Namun, ketika mendengar pernyataan pemerintah pusat maupun daerah, muncul pertanyaan besar: seberapa serius sebenarnya negara menangani bencana ini? Jangan sampai masyarakat menangkap kesan bahwa pemerintah baru akan bergerak lebih sungguh-sungguh setelah negara-negara tetangga memprotes kabut asap yang melintasi perbatasan. Apakah suara rakyat sendiri belum cukup untuk membuat pemerintah bertindak cepat? Apakah penderitaan warga yang menghirup asap setiap hari belum menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan karhutla sebagai prioritas? Negara seharusnya hadir bukan karena tekanan diplomatik, bukan karena citra Indonesia dipertaruhkan di mata dunia, melainkan karena ada rakyat yang harus dilindungi. Jangan menunggu Singapura atau Malaysia bersuara keras, baru kita sibuk menunjukkan keseriusan. Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pernyataan, rapat koordinasi, atau angka jumlah personel yang dikerahkan. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, hasil yang terukur, keterbukaan informasi, dan penegakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti bertanggung jawab. Hutan yang terbakar tidak bisa dipulihkan hanya dengan kata-kata. Udara yang tercemar tidak menjadi bersih hanya karena konferensi pers. Dan kepercayaan rakyat tidak akan kembali hanya dengan janji. Negara harus bertindak sebelum dunia menegur, bukan baru bergerak setelah dunia mempermalukan. Sebab melindungi rakyat dan menjaga lingkungan adalah kewajiban negara, bukan sekadar respons terhadap tekanan dari luar negeri. #KarhutlaKalimantan #KabutAsap #SelamatkanKalimantan #NegaraHarusHadir #JanganTungguProtes

About