@papoudiallo25:

papoudiallo25
papoudiallo25
Open In TikTok:
Region: ML
Monday 12 October 2026 13:56:21 GMT
309199
30844
11661
230

Music

Download

Comments

soualihodosso835
yassai LA4 :
111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-17 23:26:56
0
korobaakonda
Korobaba Konda :
111111111
2026-10-17 21:33:02
0
sule.sirbe.20
sule sirbe 20 :
@111111111111111111111111111
2026-10-17 22:52:30
0
user8381578105383
user8381578105383 :
1111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-13 09:38:50
105
awa60256
AwOgCvWeEWa :
@1111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111¹11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-14 08:45:06
36
user88176815474086
alasko77🥰 :
11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-13 12:56:41
26
user136360855175
user136360855175 :
1111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111 11111111111111 11111111111111111111 1111111111111111111111111111
2026-10-13 16:53:01
23
nouwa380
nouwa :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-13 10:18:53
25
choco82914
choco :
1111[Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements][Applaudissements]1111111
2026-10-13 15:32:40
17
sana1234376
sana Ladiva🥰🥰🥰 :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-15 13:58:16
9
alidiarraali2
@alidiarraali :
11111111111😂1111111111111111111111¹1111😂😂😂111111111111¹11111111111111111111
2026-10-14 21:55:08
18
user011046332
Oumar Traore :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111¹11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-15 14:19:13
6
konatekpeguele
Abou@ :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-13 19:44:58
10
amadou.le.bara
Amadou le barça🫡🚶🚶💪❤️ :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-13 21:50:41
10
user2947327882050
Dionou moumoune :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-14 13:43:05
9
djinba.keta5
Djinba Keïta :
@1111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-15 21:25:59
5
namorykante556
kante224@ :
111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-17 17:13:29
1
tukho917
Bakari :
@11111111111
2026-10-17 07:34:53
1
user87628615214751
Mamady Sangaré :
2222222222222222222222222222222222222222222233332222222222222222222
2026-10-17 00:29:04
6
user4599092775473
92627773 :
1111111aaaaaaaaa1111111111111111111aaaaa😂
2026-10-14 09:01:58
19
rokia.bouare58
Rokia Bouare :
22222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222223222222222222222222222222222222222222222222
2026-10-13 07:26:55
11
koneoumar8142
Kone Oumar :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111[Larmes de joie][Gêné][Innocent]
2026-10-14 23:38:18
5
user6032771211498
Salou Ongoïba :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111112222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222
2026-10-13 07:24:44
14
soss2095
دؤدإبن الشيخ عبد الله ترؤالي :
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-15 13:33:15
7
user74994596671516ee
Merci! :
@11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
2026-10-13 18:07:28
22
To see more videos from user @papoudiallo25, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Mengenal Kopi Podjok di Pasar Gede Solo, Toko Legendaris yang Bertahan sejak 1947 Berkunjung ke Kota Solo, rasanya tidak lengkap tanpa mampir ke Pasar Gede Hardjonagoro. Pasar yang berdiri sejak zaman kolonial ini bukan hanya menjadi pusat aktivitas warga, tetapi juga menyimpan berbagai kuliner dan usaha legendaris yang masih bertahan hingga sekarang. Salah satunya adalah Toko Kopi Podjok, toko kopi tradisional yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Pasar Gede selama puluhan tahun. Toko ini menjual berbagai jenis biji kopi dan kopi bubuk giling, mulai dari produk khasnya sendiri hingga kopi dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Perjalanan usaha Kopi Podjok bermula pada 1947, ketika Liem A Meen, sang pendiri, melihat peluang bisnis di bidang kopi. Saat itu, ia berjualan kopi secara berkeliling menggunakan gerobak dorong di Kota Solo dan sekitarnya. Dari cara berjualan tersebut, lahirlah nama Kopi Angkring yang hingga kini tetap menjadi salah satu produk andalan mereka. Sekitar 1963, usaha keluarga ini mulai menetap di kawasan Pasar Gede.  Lokasi toko yang masih bertahan hingga sekarang menjadi saksi perjalanan usaha kopi yang telah memasuki generasi ketiga. Wendy Mintarja, generasi ketiga Toko Kopi Podjok, mengatakan bahwa usaha keluarganya tetap mempertahankan Kopi Angkring yang menggunakan biji kopi robusta dari Jawa Timur. Hubungan bisnis dengan petani kopi tersebut juga terus berlanjut dari generasi ke generasi.  Selain karena kualitas bijinya, cita rasa kopi menjadi alasan mereka mempertahankan kerja sama tersebut. Di samping produk andalan itu, Kopi Podjok juga menyediakan beragam pilihan kopi Nusantara, seperti arabika dari Jawa, Sulawesi, dan Bali, serta kopi impor dari Brasil dan Ethiopia. Pilihan jenis kopi yang tersedia meliputi arabika, robusta, liberika, dan excelsa.  Pelanggan dapat membeli kopi dalam bentuk biji maupun bubuk giling sesuai kebutuhan. Dalam mempertahankan usahanya, Kopi Podjok berupaya menjaga cita rasa kopi tradisional yang telah dikenal sejak dahulu.  Pengembangan dilakukan melalui penambahan pilihan kopi dari berbagai daerah dan penyesuaian terhadap tren pasar. Perubahan juga terjadi pada proses sangrai kopi.  Jika generasi pertama masih menggunakan wajan secara manual, generasi berikutnya mulai memakai mesin sangrai.  Peralatan tersebut terus diperbarui untuk meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengubah karakter rasa kopi yang dipertahankan. Perkembangan usaha turut mendorong Kopi Podjok memperluas jangkauan penjualan.  Selain melayani pembeli secara langsung di pasar, mereka juga memanfaatkan penjualan daring, terutama ketika pandemi Covid-19 membuat jumlah pengunjung pasar menurun. Kini, Kopi Podjok tidak hanya melayani pelanggan dari Solo dan sekitarnya, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga Papua. Keberadaan toko ini juga menarik perhatian pencinta kopi dari luar kota.  Riki Kurnia, pengunjung asal Bekasi, mengaku mengetahui Kopi Podjok melalui TikTok dan menyempatkan diri berkunjung saat tiba di Solo. Ia memilih kopi arabika karena menyukai karakter rasa yang cenderung asam.  Beberapa jenis kopi yang dibelinya antara lain kopi lanang dan liberika. Bagi pencinta kopi yang ingin berkunjung, Toko Kopi Podjok buka setiap Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–15.30 WIB. Di tengah perkembangan tren kopi modern, Kopi Podjok terus mempertahankan cita rasa khasnya sembari memperluas pilihan produk.  Perjalanan usaha lintas generasi ini menjadi bagian dari kisah usaha kopi tradisional yang tetap bertahan di Pasar Gede Solo.(*)
Mengenal Kopi Podjok di Pasar Gede Solo, Toko Legendaris yang Bertahan sejak 1947 Berkunjung ke Kota Solo, rasanya tidak lengkap tanpa mampir ke Pasar Gede Hardjonagoro. Pasar yang berdiri sejak zaman kolonial ini bukan hanya menjadi pusat aktivitas warga, tetapi juga menyimpan berbagai kuliner dan usaha legendaris yang masih bertahan hingga sekarang. Salah satunya adalah Toko Kopi Podjok, toko kopi tradisional yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Pasar Gede selama puluhan tahun. Toko ini menjual berbagai jenis biji kopi dan kopi bubuk giling, mulai dari produk khasnya sendiri hingga kopi dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Perjalanan usaha Kopi Podjok bermula pada 1947, ketika Liem A Meen, sang pendiri, melihat peluang bisnis di bidang kopi. Saat itu, ia berjualan kopi secara berkeliling menggunakan gerobak dorong di Kota Solo dan sekitarnya. Dari cara berjualan tersebut, lahirlah nama Kopi Angkring yang hingga kini tetap menjadi salah satu produk andalan mereka. Sekitar 1963, usaha keluarga ini mulai menetap di kawasan Pasar Gede. Lokasi toko yang masih bertahan hingga sekarang menjadi saksi perjalanan usaha kopi yang telah memasuki generasi ketiga. Wendy Mintarja, generasi ketiga Toko Kopi Podjok, mengatakan bahwa usaha keluarganya tetap mempertahankan Kopi Angkring yang menggunakan biji kopi robusta dari Jawa Timur. Hubungan bisnis dengan petani kopi tersebut juga terus berlanjut dari generasi ke generasi. Selain karena kualitas bijinya, cita rasa kopi menjadi alasan mereka mempertahankan kerja sama tersebut. Di samping produk andalan itu, Kopi Podjok juga menyediakan beragam pilihan kopi Nusantara, seperti arabika dari Jawa, Sulawesi, dan Bali, serta kopi impor dari Brasil dan Ethiopia. Pilihan jenis kopi yang tersedia meliputi arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Pelanggan dapat membeli kopi dalam bentuk biji maupun bubuk giling sesuai kebutuhan. Dalam mempertahankan usahanya, Kopi Podjok berupaya menjaga cita rasa kopi tradisional yang telah dikenal sejak dahulu. Pengembangan dilakukan melalui penambahan pilihan kopi dari berbagai daerah dan penyesuaian terhadap tren pasar. Perubahan juga terjadi pada proses sangrai kopi. Jika generasi pertama masih menggunakan wajan secara manual, generasi berikutnya mulai memakai mesin sangrai. Peralatan tersebut terus diperbarui untuk meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengubah karakter rasa kopi yang dipertahankan. Perkembangan usaha turut mendorong Kopi Podjok memperluas jangkauan penjualan. Selain melayani pembeli secara langsung di pasar, mereka juga memanfaatkan penjualan daring, terutama ketika pandemi Covid-19 membuat jumlah pengunjung pasar menurun. Kini, Kopi Podjok tidak hanya melayani pelanggan dari Solo dan sekitarnya, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga Papua. Keberadaan toko ini juga menarik perhatian pencinta kopi dari luar kota. Riki Kurnia, pengunjung asal Bekasi, mengaku mengetahui Kopi Podjok melalui TikTok dan menyempatkan diri berkunjung saat tiba di Solo. Ia memilih kopi arabika karena menyukai karakter rasa yang cenderung asam. Beberapa jenis kopi yang dibelinya antara lain kopi lanang dan liberika. Bagi pencinta kopi yang ingin berkunjung, Toko Kopi Podjok buka setiap Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–15.30 WIB. Di tengah perkembangan tren kopi modern, Kopi Podjok terus mempertahankan cita rasa khasnya sembari memperluas pilihan produk. Perjalanan usaha lintas generasi ini menjadi bagian dari kisah usaha kopi tradisional yang tetap bertahan di Pasar Gede Solo.(*)

About