@lastb14060: #CapCut ml🥹💕

Girl Like Esther🥹💕🙂‍↔️🫠
Girl Like Esther🥹💕🙂‍↔️🫠
Open In TikTok:
Region: NG
Monday 12 October 2026 20:08:27 GMT
742
94
4
2

Music

Download

Comments

juxtmira001
💦🌸Sweet mira🥹💕🧜‍♀️ :
2026-10-13 08:55:48
1
ni.blessing0
NANCY JANE 💊🦋♉️ :
🥺🥺🥺
2026-10-12 20:12:47
0
To see more videos from user @lastb14060, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Khalid bin Walid (592–642 M) adalah salah satu panglima militer paling brilian dan terhebat dalam sejarah Islam yang memimpin pasukan Muslim di bawah perintah Nabi Muhammad ﷺ, Khalifah Abu Bakar, dan Khalifah Umar bin Khattab. Sepanjang karier militernya yang legendaris, ia tidak pernah terkalahkan dalam lebih dari 50 pertempuran, baik sebelum maupun sesudah memeluk agama Islam. Berikut adalah poin-poin penjelasan penting mengenai sosok Khalid bin Walid: 1. Julukan
Khalid bin Walid (592–642 M) adalah salah satu panglima militer paling brilian dan terhebat dalam sejarah Islam yang memimpin pasukan Muslim di bawah perintah Nabi Muhammad ﷺ, Khalifah Abu Bakar, dan Khalifah Umar bin Khattab. Sepanjang karier militernya yang legendaris, ia tidak pernah terkalahkan dalam lebih dari 50 pertempuran, baik sebelum maupun sesudah memeluk agama Islam. Berikut adalah poin-poin penjelasan penting mengenai sosok Khalid bin Walid: 1. Julukan "Pedang Allah yang Terhunus" Nabi Muhammad ﷺ secara langsung menjuluki Khalid dengan sebutan Saifullah al-Maslul (Pedang Allah yang Terhunus). Gelar ini diberikan setelah keberhasilan luar biasanya memimpin taktik mundur yang jenius dalam Perang Mu'tah (8 H). Saat itu, 3.000 pasukan Muslim terkepung oleh 200.000 tentara Kekaisaran Romawi Timur (Byzantium). Khalid memanipulasi posisi pasukan hingga musuh mengira bantuan besar telah datang, sehingga pasukan Muslim bisa pulang dengan selamat tanpa dikejar. 2. Masa Sebelum Masuk Islam Sebelum memeluk Islam pada tahun 8 Hijriah (pasca Perjanjian Hudaibiyah), Khalid adalah panglima perang andalan kaum kafir Quraisy di Makkah. Kemampuan taktisnya terbukti dalam Perang Uhud. Ia jeli melihat celah ketika pasukan pemanah Muslim turun dari bukit, lalu memutar arah pasukan berkuda Quraisy untuk menyerang balik pasukan Muslim hingga kocar-kacir. 3. Pencapaian Militer Terbesar Setelah masuk Islam, ia menjadi pilar utama dalam perluasan wilayah dan pertahanan kekhalifahan: • Perang Riddah: Di masa Khalifah Abu Bakar, ia berhasil menumpas nabi-nabi palsu dan menyatukan kembali suku-suku Arab yang membangkang. • Penaklukan Persia: Memimpin pasukan Muslim merebut wilayah Irak barat dari tangan Kekaisaran Sasaniyah melalui serangkaian kemenangan kilat. • Perang Yarmuk (636 M): Kemenangan terbesar Khalid melawan Kekaisaran Romawi Timur di Syam (Suriah). Menggunakan taktik defensif-ofensif yang matang, pasukan Muslim yang berjumlah sekitar 40.000 berhasil menghancurkan ratusan ribu tentara Romawi, membuka jalan bagi Islam di wilayah Mediterania. 5. Akhir Hayat Meskipun menghabiskan seluruh hidupnya di garis depan medan perang demi menjemput kesyahidan, Khalid wafat di atas tempat tidurnya di Homs, Suriah pada tahun 642 M karena sakit. Jelang wafatnya, ia menangis sambil menunjukkan bahwa tidak ada sejengkal pun di tubuhnya yang bebas dari bekas luka pedang, panah, atau tombak. Ia heran mengapa ia harus mati di atas kasur seperti seekor unta, bukan gugur di medan laga. Para ulama menjelaskan bahwa sebagai "Pedang Allah", Khalid tidak boleh gugur di tangan musuh, karena runtuhnya pedang Allah di medan perang akan menjadi simbol kekalahan Islam. #sejarahislam #khalidbinwalid #saifullahalmaslul #nabimuhammad #fyp

About