@oneminutenews.id: Astaga, Kadis DLH Kalteng teriak mengapa harus kami yang memadamkan karhutla sementara semua ijin dari Kemenhut, ada apa ini ? Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, memberikan kritik tajam terhadap pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menggunakan pengeras suara di hadapan pengunjuk rasa dari Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi, ia menegaskan bahwa seluruh perizinan strategis dan pengelolaan di kawasan hutan diterbitkan langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan. Karenanya, ia mempertanyakan anomali birokrasi yang justru membebankan masalah pemadaman dan pemulihan ekologis akibat karhutla di kawasan tersebut sepenuhnya kepada pemerintah provinsi dan masyarakat setempat. (sumber : detik.com , 23 September 2026) Joni Harta menjelaskan bahwa pembagian kewenangan pengelolaan lingkungan sebenarnya bersifat berjenjang. Sebagai contoh, izin perkebunan kelapa sawit berada di bawah ranah pemerintah kabupaten, terkecuali untuk aktivitas lintas kabupaten yang dikoordinasikan oleh provinsi. Sementara untuk kawasan hutan, kewenangannya berada mutlak di tangan Kementerian Kehutanan, sehingga ia meminta agar pihak pusat tidak terkesan melepas tanggung jawab atau menyalahkan pemerintah daerah ketika wilayah hutan tersebut mengalami kebakaran. (sumber : timesindonesia.co.id , 23 September 2026) Merespons polemik karhutla yang meluas, Kementerian Kehutanan di bawah pimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebenarnya telah mengambil langkah penegakan hukum yang tegas di wilayah Kalimantan. Sebanyak tiga izin perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kalimantan Tengah yang terbukti lalai mengendalikan api di area konsesinya resmi dicabut. Kementerian Kehutanan juga memperkuat pemantauan intensif di lapangan mengingat wilayah Kalimantan Tengah sempat mendominasi peningkatan jumlah titik panas (hotspot) secara signifikan. (sumber : tabengan.co.id , 22 September 2026) Guna mengatasi persoalan karhutla yang kian mendesak ini, pemerintah pusat akhirnya menggelar rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengerahkan bala bantuan besar. Sebanyak lebih dari 60.000 personel gabungan dari TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, Pemadam Kebakaran, hingga relawan daerah diterjunkan dalam operasi darat. Pengerahan kekuatan operasional skala besar ini difokuskan penuh pada penanggulangan titik api di dua provinsi prioritas utama, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan. (sumber : mediaindonesia.com , 13 Oktober 2026) Cek videonya ! #karhutla #kalteng #DLH #kemenhut #rajajuliantoni #fypシ #videoviral #berita
One Minute News
Region: ID
Tuesday 13 October 2026 00:52:46 GMT
Music
Download
Comments
john82 :
sangat betul giliran keuntungan dikirim kepusat giliran masalah dibebankan kedaerah..
2026-10-13 03:10:03
722
BUNDA RIANA 44 THI :
Yg Bertanggung jawab ya Pemerintah pusat yang harus memandamkannya
2026-10-13 02:43:49
618
yas :
harus di hukum menteri kehutanan
2026-10-13 03:07:30
471
andi :
ulah raja juli
2026-10-13 02:34:43
218
Muhammad Ilham :
yg di bilang bapak ini emg betul.
2026-10-13 05:07:45
172
fadli 24 :
ini akibatnya salah pilih presiden
2026-10-13 10:21:18
61
Pera Ardian :
pecat bapak ini nggak paham dengan pekerjaan
2026-10-13 05:33:54
30
@LinaRio pjt :
rupanya sdh dpt izin dri mentri perhutanan,,,,pantas wilayah yg terbakar sangat luas
2026-10-13 12:35:31
24
miatasuki :
bnr ini tanggung jawab pusat
2026-10-13 02:51:17
86
nanik1966 :
Pejabat yg begini..yg harus di copoot
2026-10-13 09:14:51
17
jasri Duo :
Seharus nya kalau kejadian kebakaran hutan, Menteri Kehutanan yg bertanggung jawab dan Menteri nya di Pidana. Tks
2026-10-13 04:13:32
164
kang ano :
betul tu pak ...maling ya di pusat ..tersangkaya daerah
2026-10-13 10:30:50
8
Akram Badrun :
betul banget,,,pusat harus tanggung jawab tuu, jangan dibebankan ke daerah,.
2026-10-13 05:14:49
21
batakouhuy :
Bener bgt, pusat jgn menang sendiri, rakyat dan pemerintahan daerah kasian bgt
2026-10-13 02:36:32
55
Joe AFC Jepang :
ijinnya pusat, bener juga. hutan habis digeruk, emas, batubara, sawit merajalela. minyak tetap mahal. indonesia hancur
2026-10-13 08:18:10
12
Irman Ariadi :
intinya pemerintah brengsek
2026-10-13 03:24:04
7
Dedi Suriyanto :
kita lagi d pimpin. opeh pemimpin ygz zolim...pejabat pusat yg menik mati tapi rakyat yg d daerah yg sengsara
2026-10-13 03:26:56
45
CARVA :
Kau aja masih digaji pemerintah ga mau madamkan...knp juga masyarakat ikut madamkan karhutla??.masyarakat harus minta ganti rugi soal karhutla.baik kerugiam kesehatan ataupun kerugian krn gangguan karhutla..
2026-10-13 04:45:06
5
smith :
intinya pusat, provinsi dan kota pejabatnya oon smua
2026-10-13 06:38:15
8
andrie_yaz :
bantuin padamin saja gak usah byk birokrasi, toh kalian menginjak bumi di Kalimantan di Indonesia juga ..
2026-10-13 03:43:46
14
Mey Mey :
gak ush d gaji dr pajak kita de...pecat aja model begini
2026-10-13 03:19:47
34
Al-HambrAA :
Benar yg dikatakan KADIS ini, kalo hasil hutan dibawah ke Pusat, kalo kebakaran daerah setempat harus padamkan
2026-10-13 04:29:05
70
Maun_Timus :
Benar kata org ini.
hasil bumi di ambil ke pusat saat bencana limpahkan ke propinsi msing msing...
Bubarkan Indonesia saja
2026-10-13 08:56:13
7
kristenclip :
halahhh.. kalau sidah begini, para pejabat main salah-salahan. sedangkan rakyat berjatuhan jadi korban.
2026-10-13 04:02:18
7
Thomi Najmudin maksudi :
tumpang tindih tata ruang.....tapi rakyat Kalimantan sudah pada korban berjatuhan.
2026-10-13 00:58:16
12
To see more videos from user @oneminutenews.id, please go to the Tikwm
homepage.