@merdekacom: Dikira meninggal, remaja 15 tahun di Guatemala justru terbangun di dalam peti matinya sendiri! Yuleidy Ixcotoyac dilaporkan berada di dalam peti mati selama sekitar delapan jam saat upacara pemakaman di Desa El Jocote, Departemen Quiché. Sebelumnya, ia pingsan ketika dibawa ayahnya menuju pusat kesehatan. Sang ayah, Abraham Ixcotoyac, mengira putrinya telah meninggal setelah tidak mendeteksi napas maupun denyut nadi. Momen mengejutkan terjadi ketika para pelayat melihat gerakan dari dalam peti mati dan segera memberikan pertolongan. Yuleidy dilaporkan kembali sadar dan kini menjalani proses pemulihan. Berdasarkan keterangan sang ayah, remaja tersebut belum sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dinyatakan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan olehnya. #peristiwaviralsosial #explainer #mdkdri #contentlab