@sewaktu.com: Polemik pernyataan Rocky Gerung yang meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur mendapat respons dari Istana. Kepala Bakom Pemerintah, Syahganda Nainggolan, mengaku telah menghubungi Rocky secara langsung untuk membahas pernyataan tersebut. Menurut Syahganda, Rocky bersedia tidak kembali menyampaikan pernyataan serupa di ruang publik setelah mendapat penjelasan mengenai kedudukan dan kewenangan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Sebelumnya, Rocky menyebut pengunduran diri Gibran dapat meredam kekecewaan masyarakat sekaligus mencegah Presiden Prabowo Subianto terseret dalam polemik ijazah sang wakil presiden. Pernyataan itu muncul setelah MK membacakan putusan gugatan terkait persyaratan pendidikan Gibran pada 6 Oktober 2026. Meski permohonan dinyatakan tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum pemohon, pertimbangan hakim turut menyoroti dokumen pendidikan yang digunakan dalam proses penyetaraan ijazah Gibran.