@nightshade666backup:

Nightshade666backup
Nightshade666backup
Open In TikTok:
Region: GB
Tuesday 13 October 2026 19:12:07 GMT
427
59
2
0

Music

Download

Comments

ton4268
Ton :
Justice
2026-10-13 19:31:15
1
kats_shenanigans
KAT-JENNI’S BRAT :
The boomerang of justice is working.
2026-10-14 12:51:46
1
To see more videos from user @nightshade666backup, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Saat kapal terkena badai laut, kondisi di dalamnya memang jadi sangat sulit dikendalikan. Ada beberapa alasan kenapa awak kapal sering terlihat miring, terpeleset, atau bahkan jatuh: 1. Kapal mengalami gerakan ekstrem (rolling & pitching) Saat dihantam ombak besar, kapal akan bergerak naik-turun (pitching) dan miring ke kiri-kanan (rolling). Gerakan ini bisa sangat tiba-tiba dan kuat, sehingga tubuh manusia sulit menjaga keseimbangan. 2. Permukaan jadi licin Air laut, hujan, dan percikan ombak membuat dek kapal basah dan licin. Bahkan dengan sepatu khusus, tetap ada risiko terpeleset. 3. Gaya inersia dan gravitasi berubah arah relatif Tubuh kita terbiasa berdiri di permukaan stabil. Tapi saat kapal miring, arah “tarikan” terasa berubah. Ini terkait dengan Inersia—tubuh cenderung mempertahankan posisi semula saat kapal tiba-tiba bergerak, sehingga kita terdorong atau kehilangan keseimbangan. 4. Angin kencang Badai biasanya disertai angin sangat kuat yang bisa mendorong tubuh ke satu arah, makin memperparah ketidakseimbangan. 5. Kurangnya pegangan saat bergerak Awak kapal biasanya harus tetap bekerja saat badai. Saat mereka berjalan tanpa pegangan atau timing yang tepat, mereka bisa mudah jatuh. 6. Kelelahan dan fokus terganggu Kondisi badai membuat awak kapal cepat lelah, basah, dan tegang. Ini menurunkan refleks dan koordinasi tubuh. Makanya, awak kapal profesional biasanya dilatih untuk: •berjalan langkah pendek •selalu berpegangan •memakai sepatu anti-slip •mengikuti ritme gerakan kapal Kalau kamu pernah lihat video orang di kapal badai seperti “jalan zig-zag”, itu sebenarnya teknik supaya tetap seimbang mengikuti gerakan kapal 🌊 #funfacts #pelaut #badai #laut #fyp
Saat kapal terkena badai laut, kondisi di dalamnya memang jadi sangat sulit dikendalikan. Ada beberapa alasan kenapa awak kapal sering terlihat miring, terpeleset, atau bahkan jatuh: 1. Kapal mengalami gerakan ekstrem (rolling & pitching) Saat dihantam ombak besar, kapal akan bergerak naik-turun (pitching) dan miring ke kiri-kanan (rolling). Gerakan ini bisa sangat tiba-tiba dan kuat, sehingga tubuh manusia sulit menjaga keseimbangan. 2. Permukaan jadi licin Air laut, hujan, dan percikan ombak membuat dek kapal basah dan licin. Bahkan dengan sepatu khusus, tetap ada risiko terpeleset. 3. Gaya inersia dan gravitasi berubah arah relatif Tubuh kita terbiasa berdiri di permukaan stabil. Tapi saat kapal miring, arah “tarikan” terasa berubah. Ini terkait dengan Inersia—tubuh cenderung mempertahankan posisi semula saat kapal tiba-tiba bergerak, sehingga kita terdorong atau kehilangan keseimbangan. 4. Angin kencang Badai biasanya disertai angin sangat kuat yang bisa mendorong tubuh ke satu arah, makin memperparah ketidakseimbangan. 5. Kurangnya pegangan saat bergerak Awak kapal biasanya harus tetap bekerja saat badai. Saat mereka berjalan tanpa pegangan atau timing yang tepat, mereka bisa mudah jatuh. 6. Kelelahan dan fokus terganggu Kondisi badai membuat awak kapal cepat lelah, basah, dan tegang. Ini menurunkan refleks dan koordinasi tubuh. Makanya, awak kapal profesional biasanya dilatih untuk: •berjalan langkah pendek •selalu berpegangan •memakai sepatu anti-slip •mengikuti ritme gerakan kapal Kalau kamu pernah lihat video orang di kapal badai seperti “jalan zig-zag”, itu sebenarnya teknik supaya tetap seimbang mengikuti gerakan kapal 🌊 #funfacts #pelaut #badai #laut #fyp

About