@bakerfangon0:

Boss man 442🇷🇼
Boss man 442🇷🇼
Open In TikTok:
Region: UG
Tuesday 13 October 2026 22:30:51 GMT
3115
749
11
8

Music

Download

Comments

c.e.o0708618873balugave
BALUGAVE METAL SOLUTIONZ :
Mafia boss
2026-10-14 05:12:27
1
unruly.mowzey
Mowzey fx🇺🇬 :
Anti mafia Boss to the world 🔥💪
2026-10-14 01:34:24
1
aronpro17
CHAMP :
muliwa
2026-10-13 22:40:57
0
s80099421gmail.com
Aisha 256❤️💕💕💕💕 :
2026-10-14 05:53:24
0
byiringiringiro.o
byiringiringiro official :
🥰🥰🥰
2026-10-14 04:57:01
0
azizshatta23
🚭YOUNG⁉️ MUTOORO🔞🎌. :
[Fire][Fire][Fire]
2026-10-13 22:41:57
0
muda.properties.re
MUDA PROPERTIES & REAL 🥰🥰🥰 :
🥰🥰🥰
2026-10-14 03:56:32
0
hammars1
Hamstrong :
[Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming]
2026-10-14 03:21:25
0
fangone.princess0
ZAI MEDIA :
🥰
2026-10-14 03:11:09
0
michealdee32
Micheal dee :
🙏🙏🙏
2026-10-14 04:44:09
0
janda.eddy0005
jamson marcus 10 kibanda mafia :
🥰🥰🥰
2026-10-14 05:38:23
0
To see more videos from user @bakerfangon0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kabut Asap Jadi Perhatian Appi di Forum Dunia, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Antisipasi Lintas OPD MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan perhatian serius terhadap kondisi kabut asap dan penurunan kualitas udara yang terjadi di Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah agenda internasional United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa, Swiss, Appi meminta jajaran Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah cepat untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil yang lebih rentan terhadap paparan polusi udara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Appi menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk menyiapkan masker yang dapat dibagikan secara gratis kepada anak-anak sekolah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan.
Kabut Asap Jadi Perhatian Appi di Forum Dunia, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Antisipasi Lintas OPD MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan perhatian serius terhadap kondisi kabut asap dan penurunan kualitas udara yang terjadi di Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah agenda internasional United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa, Swiss, Appi meminta jajaran Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah cepat untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil yang lebih rentan terhadap paparan polusi udara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Appi menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk menyiapkan masker yang dapat dibagikan secara gratis kepada anak-anak sekolah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan. "Saya merasa prihatin dengan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara yang terjadi saat ini," ujar Appi, dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026). "Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menyiapkan masker untuk dibagikan secara gratis kepada anak-anak sekolah dan kelompok rentan, termasuk para lanjut usia dan ibu hamil," sambung Appi. Menurutnya, langkah perlindungan perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikel debu, asap, dan polutan di udara. Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama, khususnya ketika kondisi udara memburuk dan aktivitas di luar ruangan berpotensi meningkatkan paparan partikel berbahaya. Selain pembagian masker, Appi juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta perangkat daerah lainnya, memperkuat koordinasi dan berkolaborasi pihak swasta dalam merespons kondisi tersebut. "Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk memetakan kondisi di lapangan, meningkatkan kewaspadaan, serta menyiapkan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," imbuh orang nomor satu Kota Makassar itu. Dia menegaskan, bahwa upaya tersebut, termasuk kemungkinan penyemprotan air dan langkah pendukung lainnya, perlu dikoordinasikan berdasarkan kondisi lapangan dan efektivitasnya dalam membantu mengendalikan debu maupun partikel di lingkungan. Tak hanya itu, Appi juga mengimbau masyarakat umum untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga, terutama kelompok rentan, diminta mengurangi kegiatan di luar rumah ketika kualitas udara memburuk. "Perlindungan diri harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan apabila kondisi udara sedang kurang baik," pesannya. Sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi yang berkembang di daerah, Appi dijadwalkan meninggalkan rangkaian kegiatan United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa, Swiss, dan kembali ke Indonesia pada tanggal 14 Oktober 2026, meskipun agenda tersebut belum selesai. Rencananya tiba di Makassar, Munafri akan melakukan koordinasi dan pemantauan langsung terhadap langkah-langkah penanganan yang dilakukan jajaran Pemerintah Kota Makassar. Ia menegaskan, Pemkot Makassar menempatkan perlindungan kesehatan warga sebagai salah satu perhatian dalam merespons kondisi kabut asap. Sehingga langkah antisipasi melalui pembagian masker, koordinasi lintas perangkat daerah, dan imbauan kesehatan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan, sembari terus memantau perkembangan kualitas udara. "Kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga, mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang memburuk akibat paparan asap," imbuh Appi sebagai bentuk kepedulian.

About