@user8273216850930: Kỷ tử đỏ Ninh Hạ sấy khô – tiện dùng pha trà và chế biến món ăn 🍵✨ #kytudo #kyturninhha #thucphamkho #review #TikTokShop

𓍢ִ໋🌷͙֒ɕô.ɠáı.đôռɠ.ყ🌷
𓍢ִ໋🌷͙֒ɕô.ɠáı.đôռɠ.ყ🌷
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 13 October 2026 22:33:20 GMT
85
5
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @user8273216850930, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SERI UMMAHATUL MUKMININ (BAGIAN 7) 🌸 Ketetapan langit dan Tangan Terpanjang dalam sedekah  🌸 Sayyidah Zainab binti Jahsy radhiyallahu 'anha adalah sepupu Rasulullah ﷺ (putri dari bibi beliau, Umaimah binti Abdul Muththalib).  Beliau terlahir dari nasab mulia Quraisy dan tumbuh sebagai wanita berjiwa merdeka, terampil, serta memiliki kedudukan terpandang. Dalam lembaran sejarah kenabian, Sayyidah Zainab memiliki keistimewaan agung yang tidak pernah dimiliki oleh wanita mana pun di muka bumi : akad pernikahannya dengan Rasulullah ﷺ tidak melalui perwalian manusia biasa, melainkan ditetapkan langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dari atas langit ketujuh melalui firman-Nya dalam Surah Al-Ahzab ayat 37 : فَلَمَّا قَضَى زَيْدٌ مِّنْهَا وَطَرًا زَوَّجْنَاكَهَا
SERI UMMAHATUL MUKMININ (BAGIAN 7) 🌸 Ketetapan langit dan Tangan Terpanjang dalam sedekah 🌸 Sayyidah Zainab binti Jahsy radhiyallahu 'anha adalah sepupu Rasulullah ﷺ (putri dari bibi beliau, Umaimah binti Abdul Muththalib). Beliau terlahir dari nasab mulia Quraisy dan tumbuh sebagai wanita berjiwa merdeka, terampil, serta memiliki kedudukan terpandang. Dalam lembaran sejarah kenabian, Sayyidah Zainab memiliki keistimewaan agung yang tidak pernah dimiliki oleh wanita mana pun di muka bumi : akad pernikahannya dengan Rasulullah ﷺ tidak melalui perwalian manusia biasa, melainkan ditetapkan langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dari atas langit ketujuh melalui firman-Nya dalam Surah Al-Ahzab ayat 37 : فَلَمَّا قَضَى زَيْدٌ مِّنْهَا وَطَرًا زَوَّجْنَاكَهَا "Maka ketika Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami nikahkan engkau dengan dia." Pernikahan suci ini membawa misi peradaban yang teramat besar : meruntuhkan hukum jahiliyah tentang anak angkat (tabanni), menegaskan bahwa anak angkat tidak sama status nasab dan warisnya dengan anak kandung. Sayyidah Zainab dengan penuh rasa syukur yang tulus kerap berucap kepada para istri Nabi lainnya : "Kalian dinikahkan oleh keluarga kalian, sedangkan aku dinikahkan langsung oleh Allah dari atas tujuh langit", tutur Sayyidah Zainab (HR. Bukhari no. 7420). Kemuliaan beliau semakin bercahaya lewat kezuhudan dan kemandirian tangannya. Sayyidah Zainab adalah seorang perajin yang teramat tekun. Beliau menyamak kulit, merangkai kerajinan, dan menjahit dengan jari-jemarinya sendiri, lalu seluruh upah dari hasil kerja tangannya disedekahkan habis kepada fakir miskin tanpa menyisakan sepeser pun untuk menimbun kekayaan. Rasulullah ﷺ pernah bersabda mengenai sosok beliau di hadapan para Ummahatul Mukminin : أَسْرَعُكُنَّ لَحَاقًا بِي أَطْوَلُكُنَّ يَدًا "Yang paling cepat menyusulku di antara kalian kelak adalah yang paling panjang tangannya", sabda Rasulullah ﷺ (HR. Muslim no. 2452). Awalnya para istri mengukur panjang lengan fisik mereka memakai bilah kayu, hingga akhirnya mereka memahami bahwa maksud "tangan paling panjang" adalah kelapangan dalam memberi dan bersedekah. Dan benar adanya, beliaulah istri pertama yang wafat menyusul Rasulullah ﷺ di masa kekhalifahan Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu 'anhu. 🌹MUTIARA TELADAN SAYYIDAH ZAINAB BINTI JAHSY🌹 🌸 1. Mandiri dan Bekerja untuk Berbagi : Menggunakan keterampilan jari-jemari bukan untuk memburu kemewahan materi, melainkan semata-mata agar memiliki sarana nyata untuk mengenyangkan kaum dhuafa dan anak yatim.. 🌸 2. Ketundukan Mutlak pada Syariat : Menyerahkan diri seutuhnya pada ketetapan wahyu Allah Ta'ala kendati harus menanggung beban pandangan sosial manusia di zamannya.. 🌸 3. Kedermawanan Sunyi yang Paripurna : Ketika Khalifah Umar mengirimkan jatah tahunan 12.000 dirham, beliau menutupi tumpukan harta itu dengan kain lalu memerintahkan pelayannya membagikannya habis kepada para kerabat dan fakir miskin di Madinah.. 🌹REFLEKSI HATI (MUHASABAH KITA)🌹 Dari bilik Sayyidah Zainab binti Jahsy radhiyallahu 'anha, kita belajar bahwa ukuran panjangnya tangan seorang hamba di mata Allah bukanlah seberapa banyak ia menggenggam dan mengumpulkan dunia, melainkan seberapa jauh jangkauan tangannya dalam merangkul, menyantuni, dan membagi kebahagiaan kepada orang-orang yang kekurangan. Sudahkah keterampilan, tenaga, dan rezeki yang Allah titipkan kepada kita hari ini menjadi jembatan sedekah yang meringankan beban orang lain, sebagaimana jari-jemari Sayyidah Zainab yang terus bekerja demi mengetuk pintu surga? ✒️ (Rujukan : Shahih Al-Bukhari, Shahih Muslim, Al-Isti'ab fi Ma'rifatil Ash-hab karya Ibnu Abdil Barr, Siyar A'lam An-Nubala karya Imam Adz-Dzahabi, Thabaqat Al-Kubra karya Ibnu Sa'ad) والله أعلم - af - 🌸

About