@knhung_5125:

knhung_5125
knhung_5125
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 14 October 2026 06:01:53 GMT
467
4
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @knhung_5125, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (13/10/2026). Kondisi ini sudah terjadi sejak satu pekan terakhir, jarak pandangan mata terhalang kabut asap. Seperti yang terjadi di Kota Polewali, sepanjang jalan poros diselimuti kabut asapi imbas Karhutla. Langit yang cearah tak nampak lagi, tertutup kabut asap, pegunungan juga sudah tidak terlihat lagi. Para pengendara nampak sudah mulai menggunakan masker, apalagi saat beraktivitas di luar rumah. Kepala Bidang Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polman, Rahmatia mengatakan kabut asap ini dipicu oleh maraknya Karhutla. “Serta ada informasi jika kabut asap ini juga merupakan kiriman dari Kalimantan, arah angin membawanya ke sini,” kata Rahmatia kepada wartawan. Dia menyampaikan pemantauan kualitas udara di wilayah Polman dilakukan selama dua periode pada tahun ini. Sebanyak empat alat deteksi pemantauan kualitas udara atau Passif Sempler telah dipasang oleh  Bidang Pengendalian Pencemaran dan Konservasi Lingkungan Hidup, DLHK Polman. Kegunaan alat itu kata Syarifuddin untuk melihat kualitas udara  yang saat ini ada di Polman, setelah maraknya Karhutla. “Alatnya dari Kementerian Lingkungan Hiudup, sudah kita pasang, hasilnya dikirim lagi ke kementerian untuk dianalisa, kita tunggu dulu hasilnya,” ungkap Rahmatia. Dia menyampaikan jika alat pemantau kualitas udara itu bekerja selama 14 hari untuk mengambil sampel udara. Lalu alat itu akan dikirim ke Kementerian Lingkungan Hidup, untuk dianalisa kualitas udaranya. Rahmatia menyebut hasil analisa kualitas udara di wilayah Polman belum keluar, sehingga pihaknya belum tau baik buruknya kualitas udara Polman. “Tapi kalau kita lihat secara pandangan memang masih berkabut, jadi kita himbau warga kurangi aktivitas di luar rumah dan selalu pakai masker,” ungkapnya. Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.(*)#tribunsulbar #tribunnews #mamujusulbar #mamuju #polewalimandar #polewalimandar_sulbar
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (13/10/2026). Kondisi ini sudah terjadi sejak satu pekan terakhir, jarak pandangan mata terhalang kabut asap. Seperti yang terjadi di Kota Polewali, sepanjang jalan poros diselimuti kabut asapi imbas Karhutla. Langit yang cearah tak nampak lagi, tertutup kabut asap, pegunungan juga sudah tidak terlihat lagi. Para pengendara nampak sudah mulai menggunakan masker, apalagi saat beraktivitas di luar rumah. Kepala Bidang Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polman, Rahmatia mengatakan kabut asap ini dipicu oleh maraknya Karhutla. “Serta ada informasi jika kabut asap ini juga merupakan kiriman dari Kalimantan, arah angin membawanya ke sini,” kata Rahmatia kepada wartawan. Dia menyampaikan pemantauan kualitas udara di wilayah Polman dilakukan selama dua periode pada tahun ini. Sebanyak empat alat deteksi pemantauan kualitas udara atau Passif Sempler telah dipasang oleh Bidang Pengendalian Pencemaran dan Konservasi Lingkungan Hidup, DLHK Polman. Kegunaan alat itu kata Syarifuddin untuk melihat kualitas udara yang saat ini ada di Polman, setelah maraknya Karhutla. “Alatnya dari Kementerian Lingkungan Hiudup, sudah kita pasang, hasilnya dikirim lagi ke kementerian untuk dianalisa, kita tunggu dulu hasilnya,” ungkap Rahmatia. Dia menyampaikan jika alat pemantau kualitas udara itu bekerja selama 14 hari untuk mengambil sampel udara. Lalu alat itu akan dikirim ke Kementerian Lingkungan Hidup, untuk dianalisa kualitas udaranya. Rahmatia menyebut hasil analisa kualitas udara di wilayah Polman belum keluar, sehingga pihaknya belum tau baik buruknya kualitas udara Polman. “Tapi kalau kita lihat secara pandangan memang masih berkabut, jadi kita himbau warga kurangi aktivitas di luar rumah dan selalu pakai masker,” ungkapnya. Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.(*)#tribunsulbar #tribunnews #mamujusulbar #mamuju #polewalimandar #polewalimandar_sulbar

About