@aint_scarlette7: #fyp #foryoupage

scaryuuu
scaryuuu
Open In TikTok:
Region: PH
Wednesday 14 October 2026 06:39:24 GMT
90
6
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @aint_scarlette7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban bullying kakak kelas. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri kondisi di sekolah. Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar mengatakan tidak terdapat CCTV di sekolah yang bisa digunakan untuk membantu penyelidikan. Meski demikian, polisi memastikan ketiadaan CCTV tidak akan menghambat proses penyidikan. Polisi telah memeriksa enam saksi yang terdiri dari teman korban, pihak sekolah, dan orang tua. Jenazah Aqib juga telah diautopsi di RSUD Ashari Pemalang pada Kamis (1/10), namun hasilnya masih menunggu pemeriksaan tim Bidokkes Polda Jateng. Aqib sebelumnya masuk rumah sakit pada 17 September setelah mengalami sakit perut, muntah berat hingga BAB berdarah. Saat dirawat, Aqib disebut bercerita kepada dokter bahwa dirinya pernah dipukul di bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu oleh tiga kakak kelasnya. Setelah sekitar sembilan hari dirawat, kondisinya kembali memburuk hingga meninggal dunia pada 30 September. Ibu Aqib, Diah Indriyanti, mengaku baru mengetahui dugaan bullying setelah anaknya bercerita saat diperiksa dokter. Ia mengatakan Aqib sempat mengalami kesulitan berjalan, tidak bisa BAB dan pipis selama beberapa hari, serta ditemukan memar pada bagian perut dan kaki. Diah juga mengaku sudah meminta klarifikasi kepada pihak sekolah, tetapi tidak mendapat pemberitahuan bahwa anaknya dirawat selama sembilan hari. Plt Bupati Pemalang Nurkholes menegaskan pemerintah tidak menoleransi bullying di sekolah. Ia menyebut evaluasi terhadap pengawasan dan CCTV sekolah akan dilakukan, sekaligus mendorong penerapan sistem sekolah ramah anak agar kejadian serupa tidak terulang. 📸: Dok. Istimewa. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | anaksdpemalang | news | videonews | R176 | E051 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban bullying kakak kelas. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri kondisi di sekolah. Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar mengatakan tidak terdapat CCTV di sekolah yang bisa digunakan untuk membantu penyelidikan. Meski demikian, polisi memastikan ketiadaan CCTV tidak akan menghambat proses penyidikan. Polisi telah memeriksa enam saksi yang terdiri dari teman korban, pihak sekolah, dan orang tua. Jenazah Aqib juga telah diautopsi di RSUD Ashari Pemalang pada Kamis (1/10), namun hasilnya masih menunggu pemeriksaan tim Bidokkes Polda Jateng. Aqib sebelumnya masuk rumah sakit pada 17 September setelah mengalami sakit perut, muntah berat hingga BAB berdarah. Saat dirawat, Aqib disebut bercerita kepada dokter bahwa dirinya pernah dipukul di bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu oleh tiga kakak kelasnya. Setelah sekitar sembilan hari dirawat, kondisinya kembali memburuk hingga meninggal dunia pada 30 September. Ibu Aqib, Diah Indriyanti, mengaku baru mengetahui dugaan bullying setelah anaknya bercerita saat diperiksa dokter. Ia mengatakan Aqib sempat mengalami kesulitan berjalan, tidak bisa BAB dan pipis selama beberapa hari, serta ditemukan memar pada bagian perut dan kaki. Diah juga mengaku sudah meminta klarifikasi kepada pihak sekolah, tetapi tidak mendapat pemberitahuan bahwa anaknya dirawat selama sembilan hari. Plt Bupati Pemalang Nurkholes menegaskan pemerintah tidak menoleransi bullying di sekolah. Ia menyebut evaluasi terhadap pengawasan dan CCTV sekolah akan dilakukan, sekaligus mendorong penerapan sistem sekolah ramah anak agar kejadian serupa tidak terulang. 📸: Dok. Istimewa. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | anaksdpemalang | news | videonews | R176 | E051 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About