Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@13wham: Jury selection is underway in the federal death penalty trial of Buffalo Tops mass shooter Payton Gendron, who was convicted in the racially motivated attack that killed 10 Black people in 2022. Click the link in our bio to read more.
13WHAM News
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 14 October 2026 15:38:19 GMT
1183
45
1
4
Music
Download
No Watermark .mp4 (
16.56MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
10.94MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
pbandjely0619 :
Firing squad
2026-10-15 02:19:55
2
To see more videos from user @13wham, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Waikanabu, Sorga Kecil yang di titipkan Tuhan di Tengah Oase Padang Savana di Pulau Sumba... Waikanabu Waterfall atau yang juga akrab disebut Kanabuwai oleh masyarakat di desa sekitar, merupakan sebuah lokasi air terjun yang berada di dalam area kawasan Taman Nasional Matalawa Sumba. Terletak di bagian Sisi Selatan Pulau Sumba, atau tepatnya berada di Desa Waikanabu, Kecamatan Tabundung, Kab. Sumba Timur. Air terjun Waikanabu letaknya sangat tersembunyi yang diselimuti oleh lebatnya pepohonan hutan lindung Taman Nasional Matalawa, disisi luarnya di kelilingi oleh perbukitan-perbukitan Padang Savana khas Pulau Sumba yang kering dan gersang. Disekitaran area Air terjun ini hidup berbagai jenis satwa endemik pulau Sumba, seperti burung Nuri Sumba dan burung Kaka Tua Sumba, monyet, ular piton/kaboko sumba, beberapa jenis burung2 kecil dan satwa lainnya. Tak luput juga sepanjang perjalanan di area Padang Savana kami bertemu dengan kuda-kuda sandel dan gerombolan kerbau hutan. Untuk menuju ke lokasi air terjun ini ada beberapa akses lokasi yang bisa menjadi rujukan. Dari sisi selatan bisa di akses melalui Desa Ramuk dengan estimasi perjalanan/trekking sekitar 8-10jam. Sedangkan dari sisi Utara bisa di akses melalui Desa Waikanabu (Mandora), di Kecamatan Tabundung dengan estimasi perjalanan trekking/jalan kaki selama 5 jam. Akses ke Desa Waikanabu, bisa melalui Kecamatan Lewa, lalu menuju ke Desa Tarimbang, dari Desa Tarimbang lalu dilanjutkan menuju ke Desa Waikanabu. Akses jalan dari Lewa ke Tarimbang bisa di tempuh dengan perjalanan sekitar 1jam 30 menit. Dari Simpang Desa Tarimbang ke Desa Waikanabu bisa di tempuh perjalanan 2 jam. Kondisi Infrastruktur jalan rusak parah dengan kontur bebatuan dan kerikil. Ketika musim hujan jalannya sangat lumpur dan licin, dan pada musim kemarau sangat panas dan berdebu. Dari Desa Waikanabu, satu satunya akses yang bisa di lalui adalah dengan berjalan kaki/trekking dengan menyusuri bukit-bukit Padang Savana, setelah itu menyusuri lembah-lembah dan tebing tebing curam di dalam kawasan Hutan lindung Taman Nasional Matalawa. Dibutuhkan waktu sekitar 5-6 jam jalan kaki/trekking untuk sampai ke lokasi air terjun. Pada tanggal 17 Juni 2022 yang lalu, team Adventure Sumba yang terdiri dari 6 orang dengan berbagai latar belakang berbeda baru saja melakukan Expedisi/adventure ke lokasi air terjun ini. Team Expedisi ini terdiri dari "Kaka Beta" Charles Amaya/ Photografer Landscape, Andy "Policegraph" Pataray/ Photografer Landscape, Roland Dimu/Adventure Cycling, Prima Edon/Adventure Cycling, Dance Birru "HellDance"/ Rock Style Metal Head, dan Angky Rona/ Terapis profesional "Chiropractor". Berbekal persiapan dari pengumpulan informasi dan data terkait akses ke lokasi, rencana kebutuhan serta alokasi waktu yang di perlukan, team Adventure memutuskan untuk berangkat ke lokasi pada Hari Jumat 17 Mei 2022. Berangkat dari Waikabubak pukul 06.30 WITA dengan menggunakan 1 mobil Dobel Cabin dan 2 buah motor. Tiba di desa Waikanabu tepatnya di sekitaran Gereja Waikanabu Cabang Mandora pukul 11.15 WITA. Setelah sebelumnya sempat Sarapan di Langgaliru dan membeli perbekalan makan siang dan makan malam di Lewa. Setelah istirahat makan siang serta mengisi buku tamu dan berkoordinasi dengan pemangku wilayah setempat, pukul 13.00 Wita dengan di dampingi oleh Pemandu lokal bapak Martinus kabukut Ndatang dan bapak Soleman Luta Maramba Ndima, team memulai perjalan menuju ke lokasi air terjun Waikanabu. Satu jam pertama perjalanan di warnai dengan rute menanjak dengan kontur tanah kapur dan rumput-rumput semak untuk menuju ke Cek Point' Pertama diatas bukit karang. Butuh istirahat sekitar 5 menit water break sebelum melanjutkan perjalanan ke cek point' dua. Menuju ke cek point' kedua dibutuhkan perjalanan sekitar 30 menit menyusuri rerumputan Padang savana. Menuju ke cek point' tiga perjalanan adventure sudah mulai terasa menantang karena harus menuruni semak-semak lebat dengan kemiringan 45-60 derajat. Dibutuhkan konsentra
#حنا خدام الحرم
antre BBM di Bali , Bali Darurat BBM #antrebbm #balidaruratbbm #balikrisisbbm #videoviral #videotrending
DIEU tout-puissant Quand mon cœur considère Tout l'univers, crée par ton pouvoir Le Ciel d'azur,les éclairs le tonnerre Le clair matin,ou les ombres du soir, De tout mon être Alors s'élève un chant: DIEU tout-puissant, Que tu es grand! #tiktokcameroun🇨🇲 #pourtoii #pourtoi #foryourpage
#bookedonbooking
Momcozy pregnancy + postpartum essentials on Amazon with extra promo codes🤰happening July 22nd-26th! #momcozy #pregnancyessentials #postpartum #amazonbabyregistry #babyshowergiftideas
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy