@tiktok.14537: #fyp #yourusername #viral #blowthisup #zyzbca

tiktok.14537
tiktok.14537
Open In TikTok:
Region: MR
Thursday 15 October 2026 14:49:09 GMT
5384
180
5
33

Music

Download

Comments

fatiss0482
🧊. :
2026-10-24 22:11:21
1
salah..med
Mo Salah✅️ :
2026-10-17 17:24:42
1
wel.ahmed.sb
Wel Ahmed Sb :
😂😂😂
2026-10-15 23:31:16
1
zeynebou332
moulay :
😅😅
2026-10-15 17:17:03
2
fatiss0482
🧊. :
😂😂😂
2026-10-24 22:09:33
1
To see more videos from user @tiktok.14537, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Rp18 triliun nilai pasar tiga perusahaan sawit hilang dalam seminggu. Bukan di bursa kita, tapi di bursa Singapura. Dan bukan karena denda. 14 Oktober 2026 satelit NASA mencatat titik api rapat di Sumatra Selatan dan Kalimantan. Hari yang sama, Bareskrim menetapkan 9 korporasi sawit jadi tersangka karhutla. 16 Oktober badan lingkungan Singapura (NEA) menyurati 7 perusahaan, tiga hari kemudian jadi 10. Menteri Senior K Shanmugam bilang Singapura bakal pakai setiap tuas hukum dan regulasi. Sepekan itu saham Bumitama turun 12,8%, First Resources 9,8%, dan Golden Agri 6,9% di bursa Singapura. Padahal indeks bursa Singapura datar dan harga sawit naik sekitar 2%. 23 Oktober, 10 perusahaan yang terdaftar di Singapura dimintai dokumen. Kebunnya di Indonesia, induknya di Singapura, lima di antaranya tercatat di bursa Singapura. Kemenkes mencatat 314.124 kasus ISPA akibat karhutla, 20 Agustus sampai 20 Oktober. Undang-undang asap Singapura sudah 12 tahun berlaku, belum pernah menjatuhkan satu denda pun. Perusahaan-perusahaan itu juga belum dinyatakan bersalah, baru disurati dan dimintai keterangan. Cara hitung Rp18 triliun: jumlah saham x turunnya harga penutupan 15 ke 23 Oktober x kurs Rp14.139 per dolar Singapura. Bumitama 1,73 miliar saham x S$0,24 = S$416 juta, sekitar Rp5,9 triliun. First Resources 1,55 miliar saham x S$0,40 = S$619 juta, sekitar Rp8,8 triliun. Golden Agri 12,68 miliar saham x S$0,02 = S$254 juta, sekitar Rp3,6 triliun. Total sekitar Rp18,2 triliun. Ini hitungan gue, bukan angka resmi perusahaan dan bukan portofolio nyata. Kenapa yang bisa bikin Rp18 triliun hilang justru Singapura, bukan kita? Versi lengkapnya ada di YouTube wdc.candra. Sumber: NEA Singapura, The Straits Times, CNA, Kompas, CNN Indonesia, NASA Worldview, harga bursa Singapura. Footage: Pexels dan YouTube Creative Commons (kredit lengkap di versi panjang). Tidak terafiliasi politik atau pihak mana pun, hanya membahas saham berdasarkan keterbukaan data. Saham produk berisiko tinggi, tidak cocok untuk semua kalangan, analisa sendiri sebelum memutuskan. #karhutla #kabutasap #Singapura #sawit #BursaSingapura
Rp18 triliun nilai pasar tiga perusahaan sawit hilang dalam seminggu. Bukan di bursa kita, tapi di bursa Singapura. Dan bukan karena denda. 14 Oktober 2026 satelit NASA mencatat titik api rapat di Sumatra Selatan dan Kalimantan. Hari yang sama, Bareskrim menetapkan 9 korporasi sawit jadi tersangka karhutla. 16 Oktober badan lingkungan Singapura (NEA) menyurati 7 perusahaan, tiga hari kemudian jadi 10. Menteri Senior K Shanmugam bilang Singapura bakal pakai setiap tuas hukum dan regulasi. Sepekan itu saham Bumitama turun 12,8%, First Resources 9,8%, dan Golden Agri 6,9% di bursa Singapura. Padahal indeks bursa Singapura datar dan harga sawit naik sekitar 2%. 23 Oktober, 10 perusahaan yang terdaftar di Singapura dimintai dokumen. Kebunnya di Indonesia, induknya di Singapura, lima di antaranya tercatat di bursa Singapura. Kemenkes mencatat 314.124 kasus ISPA akibat karhutla, 20 Agustus sampai 20 Oktober. Undang-undang asap Singapura sudah 12 tahun berlaku, belum pernah menjatuhkan satu denda pun. Perusahaan-perusahaan itu juga belum dinyatakan bersalah, baru disurati dan dimintai keterangan. Cara hitung Rp18 triliun: jumlah saham x turunnya harga penutupan 15 ke 23 Oktober x kurs Rp14.139 per dolar Singapura. Bumitama 1,73 miliar saham x S$0,24 = S$416 juta, sekitar Rp5,9 triliun. First Resources 1,55 miliar saham x S$0,40 = S$619 juta, sekitar Rp8,8 triliun. Golden Agri 12,68 miliar saham x S$0,02 = S$254 juta, sekitar Rp3,6 triliun. Total sekitar Rp18,2 triliun. Ini hitungan gue, bukan angka resmi perusahaan dan bukan portofolio nyata. Kenapa yang bisa bikin Rp18 triliun hilang justru Singapura, bukan kita? Versi lengkapnya ada di YouTube wdc.candra. Sumber: NEA Singapura, The Straits Times, CNA, Kompas, CNN Indonesia, NASA Worldview, harga bursa Singapura. Footage: Pexels dan YouTube Creative Commons (kredit lengkap di versi panjang). Tidak terafiliasi politik atau pihak mana pun, hanya membahas saham berdasarkan keterbukaan data. Saham produk berisiko tinggi, tidak cocok untuk semua kalangan, analisa sendiri sebelum memutuskan. #karhutla #kabutasap #Singapura #sawit #BursaSingapura

About