@touchedbyharriet1: ########

Touch by Harriet
Touch by Harriet
Open In TikTok:
Region: ZA
Thursday 15 October 2026 18:46:54 GMT
15486
838
72
52

Music

Download

Comments

adupoku51
Adu-poku :
My sister Even in Ghana we do sell
2026-10-17 11:16:46
7
kofi.boahene3
Kofi Boahene :
my sister don't worry God will do it.......[Cash][Cash][Cash][Cash]
2026-10-17 13:26:07
1
ryteous_1
RYTEOUZ 🌟 👑 🌟 :
Which part of S.A are you??
2026-10-17 18:44:24
1
sikanhyiramotors1
SikaNhyiraMotors1 :
You still Dey there 😁
2026-10-17 20:19:33
1
logical_2552
logical_2552 :
So some of u guys are still there?come home and lets marry
2026-10-18 02:42:57
1
pako57297
pako :
come to ghana
2026-10-17 15:02:07
1
vivian.affum
Vivian Affum :
you are making money don't worry
2026-10-17 15:26:21
2
miki.jos.klodin
Miki Jo’s Klodin🪡✂️🇬🇭🇺🇸 :
Come home
2026-10-17 22:14:47
2
francis.debrah51
Slim shade :
how are u doing
2026-10-17 15:16:09
3
authenic3
Authentic 🇬🇭🇿🇦 :
BBF my sister
2026-10-17 17:48:12
1
peteramoah191
peteramoah191 :
it shall be well
2026-10-17 17:07:36
1
torfic.torfic
Torfic Goodboy :
sister date is good paaa
2026-10-17 18:47:04
1
hawawumusah93
office hawawu musah :
hmmm
2026-10-16 14:31:19
1
isaamensah73
Obiba j k :
kofieeee
2026-10-16 19:14:38
1
ghminister7
Gh Minister :
good luck
2026-10-17 14:49:00
1
beatriceappiah27
beatriceappiah27 :
hmmmmmm
2026-10-16 13:52:09
1
ruthqueen029
Queen Ruth ♥️ :
Hmm
2026-10-16 18:42:18
1
asarecindy672
Asare Cindy672 :
god is control 🙏🙏🙏
2026-10-15 22:51:56
1
big.gail02
big gail :
sis I was also selling jollof rice on the street hmmm not easy 😂😂😂
2026-10-17 13:48:00
2
mezsa0
mezsa :
Everything will be fine my dear [Heartwarming][Heartwarming][Rose]
2026-10-18 06:15:08
0
pass.word19
Pass Word :
thus not bad sister 🤣🙏
2026-10-18 07:20:53
0
papa.nico34
papa Nico :
wow nowhere cool
2026-10-18 07:32:13
0
osoro.abue
Osoro Abue :
hahahahahaha wena
2026-10-18 08:00:07
0
solomondanso556
solomondanso :
my sister come to Home 🏡
2026-10-18 06:19:46
0
ama.adutwumwaa84
Ama adepa :
🤣🤣🤣🙏🙏
2026-10-17 11:43:49
0
To see more videos from user @touchedbyharriet1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Singapura melalui Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengirimkan surat tindakan pencegahan (Preventive Measure Notice) kepada tujuh perusahaan yang beroperasi di Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026. Pemantauan titik panas, data meteorologi, dan citra satelit menunjukkan indikasi asap dari lahan konsesi perusahaan tersebut terbawa hingga ke Singapura. Ketujuh perusahaan itu adalah PT Bumi Andalas Permai, PT Bumi Mekar Hijau, PT Paramitra Mulia Langgeng, PT Sumatera Alam Anugerah, PT SBA Wood Industries, PT Hutan Lestari Raya, dan PT Bangkanesia. Mereka diminta mengerahkan personel pemadam, menghentikan aktivitas pembakaran, serta menyerahkan rencana pemadaman dan pencegahan kepada NEA. Surat tersebut diterbitkan berdasarkan Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas (THPA) 2014, yang memberi Singapura kewenangan menindak pelaku pencemaran di luar wilayahnya. Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Grace Fu menegaskan opsi denda hingga pidana belum dikesampingkan, meski surat ini belum menyatakan perusahaan bersalah. Sebagian nama dalam daftar ini bukan nama baru. PT Bumi Andalas Permai dan PT Bumi Mekar Hijau pernah menerima surat serupa dari NEA saat krisis kabut asap 2015. Menurut laporan The Straits Times, mayoritas perusahaan yang disurati kali ini bergerak di sektor kayu dan bubur kertas, bukan sawit. Di luar jalur hukum, Singapura kembali menawarkan bantuan personel sipil dan teknologi penyemaian awan kepada Indonesia untuk mempercepat pemadaman. Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui bantuan negara tetangga, yang kini dibahas secara teknis oleh BNPB.
Pemerintah Singapura melalui Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengirimkan surat tindakan pencegahan (Preventive Measure Notice) kepada tujuh perusahaan yang beroperasi di Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026. Pemantauan titik panas, data meteorologi, dan citra satelit menunjukkan indikasi asap dari lahan konsesi perusahaan tersebut terbawa hingga ke Singapura. Ketujuh perusahaan itu adalah PT Bumi Andalas Permai, PT Bumi Mekar Hijau, PT Paramitra Mulia Langgeng, PT Sumatera Alam Anugerah, PT SBA Wood Industries, PT Hutan Lestari Raya, dan PT Bangkanesia. Mereka diminta mengerahkan personel pemadam, menghentikan aktivitas pembakaran, serta menyerahkan rencana pemadaman dan pencegahan kepada NEA. Surat tersebut diterbitkan berdasarkan Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas (THPA) 2014, yang memberi Singapura kewenangan menindak pelaku pencemaran di luar wilayahnya. Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Grace Fu menegaskan opsi denda hingga pidana belum dikesampingkan, meski surat ini belum menyatakan perusahaan bersalah. Sebagian nama dalam daftar ini bukan nama baru. PT Bumi Andalas Permai dan PT Bumi Mekar Hijau pernah menerima surat serupa dari NEA saat krisis kabut asap 2015. Menurut laporan The Straits Times, mayoritas perusahaan yang disurati kali ini bergerak di sektor kayu dan bubur kertas, bukan sawit. Di luar jalur hukum, Singapura kembali menawarkan bantuan personel sipil dan teknologi penyemaian awan kepada Indonesia untuk mempercepat pemadaman. Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui bantuan negara tetangga, yang kini dibahas secara teknis oleh BNPB.

About