@a.k2k23: Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki kekayaan alam melimpah. Tanahnya subur, lautnya luas, hutannya membentang, dan di bawah permukaan buminya tersimpan berbagai sumber daya bernilai tinggi. Mulai dari emas, batu bara, nikel, minyak bumi, hingga gas alam yang menjadi kebutuhan banyak negara di dunia. Namun, di balik kekayaan sebesar itu, ada kenyataan yang menarik untuk dipertanyakan. Mengapa negara yang memiliki begitu banyak hasil bumi justru sangat mengandalkan pajak sebagai sumber pendapatan? Kalau kekayaan alam Indonesia benar-benar melimpah, ke mana hasilnya selama ini? Pertanyaan tersebut terasa semakin masuk akal ketika melihat kehidupan masyarakat sehari-hari. Bekerja dan memiliki penghasilan tertentu bisa dikenai pajak, membeli barang tertentu ada pajaknya, sementara memiliki kendaraan juga harus membayar pajak tahunan. Bahkan, dalam berbagai kegiatan ekonomi, masyarakat terus berhadapan dengan kewajiban yang menjadi sumber pemasukan negara. Memang tidak semua penghasilan dan barang dikenai pajak. Ada ketentuan penghasilan tidak kena pajak dan sejumlah kebutuhan pokok yang mendapat pengecualian. Namun, bagi masyarakat yang harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup, berbagai kewajiban tersebut tetap menjadi bagian dari pengeluaran yang harus diperhitungkan. Di sinilah muncul sebuah ironi. Indonesia sering dibanggakan sebagai negeri yang kaya raya, tetapi masyarakat tetap menjadi salah satu penopang terbesar keuangan negara melalui pajak. Kekayaan alamnya luar biasa, sementara urusan mengumpulkan uang untuk membiayai negara sebagian besar tetap bergantung pada aktivitas ekonomi yang dikenai pajak. Berdasarkan laporan keuangan pemerintah tahun 2025 yang telah diaudit, pendapatan negara mencapai sekitar Rp 2.765 triliun. Dari jumlah tersebut, penerimaan perpajakan menyumbang sekitar Rp 2.218 triliun, sedangkan penerimaan negara bukan pajak mencapai sekitar Rp 542 triliun. Penerimaan bukan pajak ini mencakup berbagai sumber, termasuk hasil pengelolaan sumber daya alam. Artinya, sekitar 80 persen pendapatan negara pada 2025 berasal dari perpajakan, termasuk bea dan cukai. Angka tersebut memperlihatkan betapa besarnya peran pajak dalam membiayai pemerintahan. Padahal, Indonesia juga memiliki sumber pendapatan lain dari kekayaan alam dan kegiatan usaha milik negara. Memasuki 2026, keadaan tersebut masih terlihat. Hingga akhir September, Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak mencapai sekitar Rp 1.608 triliun, sementara penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp 240 triliun. Pada periode yang sama, penerimaan negara bukan pajak tercatat sekitar Rp 492 triliun. Angka-angka tersebut tentu bukan berarti hasil bumi Indonesia menghilang begitu saja. Namun, data itu memperlihatkan bahwa kekayaan alam belum menjadi sumber penerimaan negara sebesar perpajakan. Pertanyaannya kemudian bukan sekadar seberapa banyak hasil tambang yang dimiliki Indonesia, melainkan seberapa besar keuntungan yang benar-benar diterima negara dari pengelolaannya. Sebab, nilai penjualan hasil tambang tidak sama dengan pendapatan pemerintah. Perusahaan pertambangan memiliki biaya operasional, membayar pekerja, membeli peralatan, dan menanggung berbagai kebutuhan produksi. Negara memperoleh bagian melalui pajak, royalti, keuntungan kepemilikan perusahaan, serta pungutan lain sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, tidak tepat apabila seluruh nilai penjualan emas, batu bara, atau nikel dianggap sebagai uang negara yang seharusnya langsung masuk ke kas pemerintah. Namun, penjelasan tersebut juga tidak boleh dijadikan alasan untuk menghindari pertanyaan mengenai keadilan pembagian keuntungan dari kekayaan alam. Apalagi, sumber daya yang dikelola tersebut merupakan kekayaan yang memiliki nilai besar bagi masa depan Indonesia.#education #pecahtelur #pemerintahindonesia #fyp
ALEXANDER lll A.K
Region: ID
Thursday 15 October 2026 23:07:08 GMT
Music
Download
Comments
Anton_07 :
Bajingan semua emang pemerintah nya
2026-10-16 00:42:47
43
Jaga_Alam :
mafia smua isinya bg Indonesia udh bisa digelar korupsi no 1 dunia
2026-10-16 00:28:50
119
312win :
hasil buminya kan di nikmati negara luar, baru di era Prabowo ini di perbaikin lu gak liat kinerja Prabowo yg sekarang
2026-10-16 01:04:11
36
Aan insani :
hasil buminnya msuk ke prbwo dan adiknya🤣
2026-10-16 04:54:54
20
OC.Setiawan :
Apa kita suruh VOC jajah Kita lagi!!
2026-10-16 04:41:44
10
IDRUS YULANDA :
agama mengajarkan kejujuran,ya memang maling semua.hasil tambang mana yang berani transparan.klo di bisnis dasarnya transparan.
2026-10-16 00:25:39
6
Mus. :
Pemerintah rusak!
2026-10-16 02:46:07
5
kriegssss :
pusing gue lama" di indonesia, petinggi nya ambisi sama kepentingan sndri, sedangkan bayi" sampe sesak nafas gara" da jal bakar hutan...
#innalilahiwainalillahirojiun
2026-10-16 08:44:19
1
Aditya :
susah kita mau nya klmntan slwesu ma smtra bkin negara andri aja
2026-10-16 03:52:13
3
susfiyah :
pejabatnya nyolong menyolong rakyatnya tolong menolong
2026-10-16 04:02:05
4
wahyuu7_ :
sekali saja buat uu perampasan aset dan hukuman mati koruptor[Berdoa]kenapa ga disetujui
2026-10-16 09:33:52
3
Alvino Pratama :
bener bgt bos
2026-10-15 23:17:34
4
purple squad :
rakyat yg mna woy
qw bahagiA ko bersama king Prabowo 👍
2026-10-16 03:33:16
1
KUCING OREN🐈🍊🏁 :
duit bantuan bencana aja di korupsi udh bukan maling lg ini mh sadis
2026-10-16 02:28:58
3
POETRA DALEM22 :
hasil bumi dirampok maling , maka nya tiap 5 tahun berlomba , berebut posisi untuk jd maling terbaik diindo.
2026-10-16 03:29:19
1
Niicckk :
sebenernya negara sudah bangkrut semua alam sudah habis di keruk semua dan mengandalkan pajak doangan.
jika pajak di stop mungkin langsung inflasi negara ini.
2026-10-16 04:19:24
0
faizal :
hukum mati koruptor tidak bisa di tawar!
2026-10-16 05:11:55
1
chocolatos :
ngapain sih lu pada nyoblos orang yang mau jadi pejabat........
2026-10-16 07:01:09
0
FEBRI :
lahirrr di era ekonomi tidak stabil
dewasa di era pemerintah bobrok
2026-10-16 15:40:15
0
7uni :
Negara nya miskin rakyatnya miskin tapi tuhan maha kaya tetap semangat biarlah yang curang biarlah yang serakah semua pasti ada ganjaran 💪
2026-10-16 13:44:58
0
mutiara santan :
Maling semua mkannya orang orang jujur yg masuk pemerintahan gk punya sahabat.
yg ada di musuhin dan di anggab sebagai ancaman bagi mereka.
2026-10-16 14:20:31
1
iwanararifki1234 :
kita anak yatim boss apa apa yari sendiri 😞
2026-10-16 14:36:47
0
Yoga Pebrian :
yg miskin tetap miskin, yg kaya tetap berkuasa
2026-10-16 13:00:06
1
ᵁᵃʸᵘᵐᵘ ᴼʳᵃ ᴱᵈⁱᵗᵃⁿ :
maka dari itu jendral prabowo lagi membersihkan para mafia² dan koruptor
2026-10-16 13:45:01
0
Mbah Bergolo Pati :
😂😂😂 baru sadar kan
2026-10-16 00:58:31
0
To see more videos from user @a.k2k23, please go to the Tikwm
homepage.