@unkeptmemories: 😜

spam
spam
Open In TikTok:
Region: IE
Thursday 15 October 2026 23:22:16 GMT
2120
148
12
1

Music

Download

Comments

heresycal
heresy :
got me rewatching this 🤭🤭🙈
2026-10-15 23:25:17
1
terorrised
terorrised :
2026-10-16 11:10:46
1
gahlenaa
disilvaaa :
2026-10-17 18:40:53
1
ilovekadaj
dante :
2026-10-16 12:16:10
1
mxaakh
MKH :
2026-10-15 23:25:13
1
mxaakh
MKH :
2026-10-15 23:24:11
1
nushksn
nush :
2026-10-16 13:23:40
0
To see more videos from user @unkeptmemories, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pramono: Indonesia Punya Kemajuan Signifikan, Sekelas Prancis-Inggris, tapi Ada Minderwaardig GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menilai Indonesia harus meninggalkan minderwaardigheids complex atau kompleks inferioritas, yakni perasaan rendah diri ketika berhadapan dengan bangsa lain. Menurutnya, kemajuan Indonesia harus menjadi modal untuk membangun kepercayaan diri, termasuk dalam menjadikan Jakarta sebagai kota global. “Dulu kalau kita ketemu dengan, misalnya, saya ketemu dengan Gubernur Tokyo atau dengan Gubernur Beijing atau dengan Wali Kota New Delhi, misalnya, pasti kita akan merasa apa ada kekurangan bagi bangsa,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/10). Namun, pengalaman lebih dari 20 tahun di pemerintahan pusat membuatnya melihat perkembangan Indonesia dari perspektif yang berbeda. “Seperti yang juga terakhir disampaikan oleh Bapak Presiden mengenai Indonesia sekarang GDP PPP-nya itu sebenarnya udah masuk pada The Big Ten negara dunia. Bahkan kita itu sudah sekelas dengan Prancis, Inggris, hampir sama GDP-nya,” ujarnya. Indonesia berhasil masuk dalam jajaran 10 besar negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Keberhasilan tersebut didasari pada perhitungan Purchasing Power Parity (PPP) atau paritas daya beli. Bahkan, posisi kita berada di atas sejumlah negara maju seperti Inggris dan Prancis. Pramono mengakui, persoalan utama Indonesia selama ini adalah rasa rendah diri ketika membandingkan diri dengan negara lain. “Tetapi dari dulu persoalan utama kita kan apa ya, ada minderwaardig,” katanya. Menurut Pramono, Indonesia memiliki modal berupa demokrasi dan kemajuan yang signifikan. Hal tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan global. “Sekarang menurut saya, karena kita punya demokrasi, kita punya kemajuan yang signifikan dan berbagai hal, itulah yang menjadi kekuatan kita,” pungkasnya. (M-1) Naskah: MI/Mohamad Farhan Zhuhri Editor Video: MI/Nike Amelia Sari #jakarta #pramonoanung #Ekonomi #Rupiah #GDP
Pramono: Indonesia Punya Kemajuan Signifikan, Sekelas Prancis-Inggris, tapi Ada Minderwaardig GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menilai Indonesia harus meninggalkan minderwaardigheids complex atau kompleks inferioritas, yakni perasaan rendah diri ketika berhadapan dengan bangsa lain. Menurutnya, kemajuan Indonesia harus menjadi modal untuk membangun kepercayaan diri, termasuk dalam menjadikan Jakarta sebagai kota global. “Dulu kalau kita ketemu dengan, misalnya, saya ketemu dengan Gubernur Tokyo atau dengan Gubernur Beijing atau dengan Wali Kota New Delhi, misalnya, pasti kita akan merasa apa ada kekurangan bagi bangsa,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/10). Namun, pengalaman lebih dari 20 tahun di pemerintahan pusat membuatnya melihat perkembangan Indonesia dari perspektif yang berbeda. “Seperti yang juga terakhir disampaikan oleh Bapak Presiden mengenai Indonesia sekarang GDP PPP-nya itu sebenarnya udah masuk pada The Big Ten negara dunia. Bahkan kita itu sudah sekelas dengan Prancis, Inggris, hampir sama GDP-nya,” ujarnya. Indonesia berhasil masuk dalam jajaran 10 besar negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Keberhasilan tersebut didasari pada perhitungan Purchasing Power Parity (PPP) atau paritas daya beli. Bahkan, posisi kita berada di atas sejumlah negara maju seperti Inggris dan Prancis. Pramono mengakui, persoalan utama Indonesia selama ini adalah rasa rendah diri ketika membandingkan diri dengan negara lain. “Tetapi dari dulu persoalan utama kita kan apa ya, ada minderwaardig,” katanya. Menurut Pramono, Indonesia memiliki modal berupa demokrasi dan kemajuan yang signifikan. Hal tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan global. “Sekarang menurut saya, karena kita punya demokrasi, kita punya kemajuan yang signifikan dan berbagai hal, itulah yang menjadi kekuatan kita,” pungkasnya. (M-1) Naskah: MI/Mohamad Farhan Zhuhri Editor Video: MI/Nike Amelia Sari #jakarta #pramonoanung #Ekonomi #Rupiah #GDP

About