@youlian.bedding:

YOULIAN Bedding Shop
YOULIAN Bedding Shop
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 16 October 2026 01:08:16 GMT
127
3
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @youlian.bedding, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

TROLL: KETIKA LEGENDA NORWEGIA BANGKIT DAN MENGGUNCANG NETFLIX Bayangkan sebuah gunung tiba-tiba bergetar, lalu dari dalamnya muncul makhluk raksasa yang selama seribu tahun terkubur dalam legenda. Itulah awal petualangan Troll, film action-adventure Netflix garapan Roar Uthaug. Ketika troll raksasa mulai menghancurkan segala sesuatu di jalurnya dan bergerak menuju ibu kota Norwegia, sekelompok ilmuwan dan tentara harus bekerja sama untuk menghentikannya. Dipimpin Ine Marie Wilmann bersama Mads Sjøgård Pettersen, Anneke von der Lippe, Gard B. Eidsvold, dan Fridtjov Såheim, film ini memadukan mitologi, monster raksasa, dan aksi dalam satu tontonan yang penuh kejutan. Dirilis pada 2022 dengan durasi sekitar 101 menit, Troll bukan sekadar film monster biasa. Film ini mengambil inspirasi dari folklore Norwegia dan mengubah makhluk legendaris tersebut menjadi ancaman modern yang spektakuler. Kesuksesannya di Netflix juga luar biasa: film ini menjadi salah satu film non-Inggris paling banyak ditonton dalam sejarah platform tersebut, dengan sekitar 103 juta views dan 178,6 juta jam ditonton. Popularitas tersebut kemudian membuka jalan bagi lahirnya Troll 2, yang kembali menghadirkan Nora, Andreas, dan Captain Kris dalam petualangan menghadapi troll baru. Kesuksesan Troll akhirnya berkembang menjadi sebuah dunia cerita yang lebih besar, atau yang mulai dikenal sebagai “Trollverse.” Sekuelnya memang tidak mencapai angka penayangan seperti film pertama, tetapi tetap berhasil debut sebagai film non-Inggris nomor satu secara global di Netflix saat dirilis. Dengan perpaduan folklore lokal, monster raksasa, aksi, dan skala kehancuran yang semakin besar, Troll menunjukkan bahwa legenda dari sebuah negara bisa berubah menjadi tontonan global. Dan jika sang sutradara benar-benar membawa Trollverse ke level yang lebih besar, petualangan para monster Norwegia ini masih punya banyak ruang untuk berkembang. #riviewfilmterbaik
TROLL: KETIKA LEGENDA NORWEGIA BANGKIT DAN MENGGUNCANG NETFLIX Bayangkan sebuah gunung tiba-tiba bergetar, lalu dari dalamnya muncul makhluk raksasa yang selama seribu tahun terkubur dalam legenda. Itulah awal petualangan Troll, film action-adventure Netflix garapan Roar Uthaug. Ketika troll raksasa mulai menghancurkan segala sesuatu di jalurnya dan bergerak menuju ibu kota Norwegia, sekelompok ilmuwan dan tentara harus bekerja sama untuk menghentikannya. Dipimpin Ine Marie Wilmann bersama Mads Sjøgård Pettersen, Anneke von der Lippe, Gard B. Eidsvold, dan Fridtjov Såheim, film ini memadukan mitologi, monster raksasa, dan aksi dalam satu tontonan yang penuh kejutan. Dirilis pada 2022 dengan durasi sekitar 101 menit, Troll bukan sekadar film monster biasa. Film ini mengambil inspirasi dari folklore Norwegia dan mengubah makhluk legendaris tersebut menjadi ancaman modern yang spektakuler. Kesuksesannya di Netflix juga luar biasa: film ini menjadi salah satu film non-Inggris paling banyak ditonton dalam sejarah platform tersebut, dengan sekitar 103 juta views dan 178,6 juta jam ditonton. Popularitas tersebut kemudian membuka jalan bagi lahirnya Troll 2, yang kembali menghadirkan Nora, Andreas, dan Captain Kris dalam petualangan menghadapi troll baru. Kesuksesan Troll akhirnya berkembang menjadi sebuah dunia cerita yang lebih besar, atau yang mulai dikenal sebagai “Trollverse.” Sekuelnya memang tidak mencapai angka penayangan seperti film pertama, tetapi tetap berhasil debut sebagai film non-Inggris nomor satu secara global di Netflix saat dirilis. Dengan perpaduan folklore lokal, monster raksasa, aksi, dan skala kehancuran yang semakin besar, Troll menunjukkan bahwa legenda dari sebuah negara bisa berubah menjadi tontonan global. Dan jika sang sutradara benar-benar membawa Trollverse ke level yang lebih besar, petualangan para monster Norwegia ini masih punya banyak ruang untuk berkembang. #riviewfilmterbaik

About