@king_thomz: #kingthomz #fyp #naijatiktok

king_thomz
king_thomz
Open In TikTok:
Region: CA
Friday 16 October 2026 02:59:39 GMT
36577
3466
73
511

Music

Download

Comments

kheeya852
kheeya🧃🎀 :
Walahi just fall in love first 😁
2026-10-16 18:08:14
7
omolade.32
꧁꧂꧁OMO ꧁꧂꧁ :
Yea that’s me and he will be like who change you😂🥰
2026-10-16 08:47:23
4
suralomotoyosi
Toyo baby🌺🦋🤍 :
😂😂😂Before nko
2026-10-16 04:18:25
1
rashow7
🌺💞RASHOW💞🌺 :
ASwear na waiting I use deceive my Bby 😂😂
2026-10-16 06:57:41
2
successsfulbella1
Successful Bella :
that's me ooo🤣🤣🤣😂😂😂😂😂😂
2026-10-16 10:50:20
1
vivifresh2
Vivifresh :
Hahahah no loud am
2026-10-17 10:08:12
1
noblefashion001
NOBLE ✨ 📖💫 :
Walai😂😂😂😂
2026-10-16 19:51:19
1
22didi36
greatstar okon :
that how we roll
2026-10-16 12:05:37
1
ocheche.daberechi
ocheche Daberechi :
Normal 😁
2026-10-16 10:51:34
1
exclusivecent123
Oyinkansola :
As I change characters d boy leave me 😂😂
2026-10-17 19:28:39
0
fathia.vibes
fathia.vibes :
E go do you like film 🎥
2026-10-16 15:58:53
1
degolden25
Degolden25 :
I will then show you the chameleon in me
2026-10-25 10:38:47
2
deltacraveandmore
Deltacraveandmore :
Na me 😂
2026-10-16 06:59:34
1
nana_41011
Dammylola🥰🩵 :
No be lie😂
2026-10-16 05:48:31
1
ramatulai.jalloh53
ÑJ̣̌ÃÎ💔 :
yes yes
2026-10-16 08:42:06
1
precious_barry
Barry Auto's 💰 :
2026-10-16 20:18:50
1
queen_oyetoladiran
queen_oyetoladiran :
😂
2026-10-17 10:07:53
1
ashe.z.z.i
🎀 Ashe 🎀 :
For real 😂😂😂
2026-10-23 15:07:32
1
marvis_wellness
user97213733715 :
I go still change follow you
2026-10-28 21:17:37
1
chomzy3451
🥂Chioma 😇❤️ :
But I be sweet girl sha
2026-11-05 00:23:07
0
irenescouture1
Irene 🌹🌹 :
2026-11-04 20:53:37
0
emmanuelcharity4
Favourite :
make I no cast myself for here 😂😂😂
2026-11-03 18:12:36
0
mhizpatience77
Pat B🍷🥰 :
Asin eeh 😢😂😂
2026-11-02 21:18:41
0
favoue119
GO💕OD❤️N🧜🏻E🩷W🧜🏻S :
2026-11-02 09:52:32
0
chy_bugo
chy_bugo :
😂😂😂 Wetin be dz
2026-10-17 21:12:53
0
To see more videos from user @king_thomz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MANDAU DAYAK Pusaka Kehormatan Masyarakat Dayak Kalimantan Tengah Tidak semua senjata diciptakan untuk berperang. Di Kalimantan Tengah, ada sebilah pusaka yang nilainya tidak diukur dari ketajaman bilahnya, melainkan dari kehormatan yang dibawanya. Pusaka itu adalah Mandau. Bagi masyarakat Dayak, Mandau bukan sekadar alat untuk berburu atau melindungi diri. Ia adalah lambang martabat, identitas, sekaligus warisan leluhur yang dijaga dengan penuh penghormatan selama ratusan tahun. --- Keistimewaan Mandau dimulai sejak proses pembuatannya. Tidak semua besi dapat digunakan untuk menempa pusaka ini. Para pandai besi tradisional memilih besi mantikei, yaitu besi alam yang dipercaya berasal dari kawasan hulu sungai di Kalimantan Tengah. Besi ini dikenal memiliki karakter yang kuat namun lentur, sehingga mampu menghasilkan bilah yang sangat tajam tanpa mudah patah. Bagi masyarakat Dayak, memilih bahan terbaik bukan hanya soal kualitas, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap pusaka yang sedang diciptakan. --- Setelah ditempa, bilah Mandau dihias dengan berbagai ukiran yang sarat makna. Bentuknya menyerupai parang dengan ujung yang sedikit melengkung. Pada bagian punggung bilah, sering ditemukan lubang-lubang kecil yang dihiasi kuningan, serta ukiran burung enggang. Burung yang dianggap suci oleh masyarakat Dayak ini melambangkan kebijaksanaan, keberanian, dan hubungan antara manusia dengan alam serta Sang Pencipta. Karena itu, setiap ukiran pada Mandau bukan sekadar hiasan, tetapi juga simbol filosofi kehidupan. --- Keindahan Mandau juga terlihat pada bagian hulunya. Gagangnya dibuat dari tanduk rusa atau kayu keras pilihan yang dipahat menyerupai kepala burung enggang maupun makhluk mitologi Dayak. Pada beberapa Mandau kuno, gagang tersebut dihiasi jumbai rambut manusia atau bulu hewan. Benda-benda itu bukan dipasang tanpa alasan. Bagi masyarakat Dayak pada masa lalu, setiap hiasan memiliki makna keberanian, penghormatan terhadap leluhur, dan menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan turun-temurun. --- Tak kalah menarik adalah sarungnya, yang dikenal dengan sebutan kumpang. Sarung ini dibuat dari kayu pilihan yang diperkuat dengan anyaman rotan serta dihiasi motif-motif khas Dayak yang dipercaya sebagai simbol penolak bala. Di sisi kumpang terdapat sebuah kantong kecil yang berisi pisau raut, pisau berukuran kecil yang digunakan untuk pekerjaan sehari-hari. Sementara Mandau utama tetap dijaga ketajamannya sebagai pusaka. --- Namun, yang menjadikan Mandau begitu istimewa bukan hanya bentuk maupun keindahannya. Melainkan nilai yang terkandung di dalamnya. Bagi masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, Mandau adalah benda yang disakralkan. Proses pembuatannya dahulu sering disertai ritual adat dan doa-doa khusus. Banyak yang meyakini bahwa sebuah Mandau dapat memiliki penyang, yaitu kekuatan spiritual yang dipercaya memberikan perlindungan kepada pemiliknya dari berbagai marabahaya. Karena itulah, Mandau selalu diperlakukan dengan penuh hormat dan tidak pernah dianggap sebagai senjata biasa. --- Memasuki zaman modern, fungsi Mandau memang telah berubah. Ia tidak lagi digunakan sebagai senjata perang. Namun keberadaannya tetap hidup dalam berbagai upacara adat, prosesi budaya, hingga Tari Mandau, tarian tradisional yang menggambarkan keberanian dan semangat masyarakat Dayak saat menyambut tamu kehormatan. Kini, Mandau menjadi simbol kebanggaan budaya Kalimantan Tengah sekaligus pengingat bahwa warisan leluhur tidak hanya disimpan di museum, tetapi juga hidup di dalam adat, tradisi, dan identitas masyarakatnya. --- Mandau bukan sekadar sebilah besi yang ditempa menjadi senjata. Ia adalah warisan sejarah. Lambang kehormatan. Dan bukti bahwa di balik setiap ukiran, tersimpan filosofi serta kearifan masyarakat Dayak yang telah bertahan selama ratusan tahun. #Mandau #Dayak #KalimantanTengah #SejarahIndonesia #BudayaNusantara
MANDAU DAYAK Pusaka Kehormatan Masyarakat Dayak Kalimantan Tengah Tidak semua senjata diciptakan untuk berperang. Di Kalimantan Tengah, ada sebilah pusaka yang nilainya tidak diukur dari ketajaman bilahnya, melainkan dari kehormatan yang dibawanya. Pusaka itu adalah Mandau. Bagi masyarakat Dayak, Mandau bukan sekadar alat untuk berburu atau melindungi diri. Ia adalah lambang martabat, identitas, sekaligus warisan leluhur yang dijaga dengan penuh penghormatan selama ratusan tahun. --- Keistimewaan Mandau dimulai sejak proses pembuatannya. Tidak semua besi dapat digunakan untuk menempa pusaka ini. Para pandai besi tradisional memilih besi mantikei, yaitu besi alam yang dipercaya berasal dari kawasan hulu sungai di Kalimantan Tengah. Besi ini dikenal memiliki karakter yang kuat namun lentur, sehingga mampu menghasilkan bilah yang sangat tajam tanpa mudah patah. Bagi masyarakat Dayak, memilih bahan terbaik bukan hanya soal kualitas, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap pusaka yang sedang diciptakan. --- Setelah ditempa, bilah Mandau dihias dengan berbagai ukiran yang sarat makna. Bentuknya menyerupai parang dengan ujung yang sedikit melengkung. Pada bagian punggung bilah, sering ditemukan lubang-lubang kecil yang dihiasi kuningan, serta ukiran burung enggang. Burung yang dianggap suci oleh masyarakat Dayak ini melambangkan kebijaksanaan, keberanian, dan hubungan antara manusia dengan alam serta Sang Pencipta. Karena itu, setiap ukiran pada Mandau bukan sekadar hiasan, tetapi juga simbol filosofi kehidupan. --- Keindahan Mandau juga terlihat pada bagian hulunya. Gagangnya dibuat dari tanduk rusa atau kayu keras pilihan yang dipahat menyerupai kepala burung enggang maupun makhluk mitologi Dayak. Pada beberapa Mandau kuno, gagang tersebut dihiasi jumbai rambut manusia atau bulu hewan. Benda-benda itu bukan dipasang tanpa alasan. Bagi masyarakat Dayak pada masa lalu, setiap hiasan memiliki makna keberanian, penghormatan terhadap leluhur, dan menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan turun-temurun. --- Tak kalah menarik adalah sarungnya, yang dikenal dengan sebutan kumpang. Sarung ini dibuat dari kayu pilihan yang diperkuat dengan anyaman rotan serta dihiasi motif-motif khas Dayak yang dipercaya sebagai simbol penolak bala. Di sisi kumpang terdapat sebuah kantong kecil yang berisi pisau raut, pisau berukuran kecil yang digunakan untuk pekerjaan sehari-hari. Sementara Mandau utama tetap dijaga ketajamannya sebagai pusaka. --- Namun, yang menjadikan Mandau begitu istimewa bukan hanya bentuk maupun keindahannya. Melainkan nilai yang terkandung di dalamnya. Bagi masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, Mandau adalah benda yang disakralkan. Proses pembuatannya dahulu sering disertai ritual adat dan doa-doa khusus. Banyak yang meyakini bahwa sebuah Mandau dapat memiliki penyang, yaitu kekuatan spiritual yang dipercaya memberikan perlindungan kepada pemiliknya dari berbagai marabahaya. Karena itulah, Mandau selalu diperlakukan dengan penuh hormat dan tidak pernah dianggap sebagai senjata biasa. --- Memasuki zaman modern, fungsi Mandau memang telah berubah. Ia tidak lagi digunakan sebagai senjata perang. Namun keberadaannya tetap hidup dalam berbagai upacara adat, prosesi budaya, hingga Tari Mandau, tarian tradisional yang menggambarkan keberanian dan semangat masyarakat Dayak saat menyambut tamu kehormatan. Kini, Mandau menjadi simbol kebanggaan budaya Kalimantan Tengah sekaligus pengingat bahwa warisan leluhur tidak hanya disimpan di museum, tetapi juga hidup di dalam adat, tradisi, dan identitas masyarakatnya. --- Mandau bukan sekadar sebilah besi yang ditempa menjadi senjata. Ia adalah warisan sejarah. Lambang kehormatan. Dan bukti bahwa di balik setiap ukiran, tersimpan filosofi serta kearifan masyarakat Dayak yang telah bertahan selama ratusan tahun. #Mandau #Dayak #KalimantanTengah #SejarahIndonesia #BudayaNusantara

About