saat km memutuskan untuk memasuki hubungan yang dimana pasangan mu memiliki trauma atau masalah dimasalalu nya atau mungkin dengan dirinya sendiri, yang dimana km mengusahakan setiap jengkal nya untuk menjadi sebuah (obat) untuk dirinya dan dirimu percaya dengan apa yang di usahakan sudah menjadi obat yang benar dan berhasil menyembuhkan nya, tetapi kenyataannya apa yang km telah lakukan dan usahakan sebaliknya menjadi sesuatu yang hambar ( bukan obat ) dan mungkin yang km lakukan itu malah menjadi narkoba yang membuat apa yang dia rasakan selama ini tetap ada dan makin parah setiap detiknya . apa itu salah mu ? bisa benar dan tidak