@republikaonline: Merah Pekat! Satelit NASA Rekam Tingginya Karbon Monoksida di Indonesia akibat Karhutla. Pantauan visualisasi dari satelit NASA (Eyes on the Earth) menunjukkan konsentrasi gas karbon monoksida (CO) yang memerah pekat di atas langit Indonesia dan wilayah Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda berbagai wilayah di Tanah Air. Karbon monoksida sendiri merupakan gas beracun tanpa warna dan bau yang terbentuk akibat proses pembakaran yang tidak sempurna. Karbon monoksida bisa berasal dari kebakaran hutan dan lahan Glgambut. Pembakaran biomassa dan lahan gambut memancarkan emisi CO dalam jumlah yang sangat besar ke atmosfer. Api gambut yang membara di bawah permukaan tanah memicu pembakaran tidak sempurna secara terus-menerus. Lalu juga CO2 juga dihasilkan dari emisi Kendaraan Bermotor, aktivitas industri & pabrik, hingga pembakaran sampah secara terbuka. Lapis asap dan lonjakan karbon monoksida ini tidak hanya memicu masalah kesehatan seperti ISPA, namun juga memperburuk kualitas udara secara regional. Video editor: Hirzi Produser: Eko Supriyadi #republika #dailynews #karbonmonoksida #cekrepublikaaja #republikaofficial

Republika
Republika
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 16 October 2026 05:35:24 GMT
486636
48972
607
9271

Music

Download

Comments

rafiraffiydn
Rafi :
pemerintah anjing
2026-10-16 08:49:21
2107
syehsnakwi128
Joko Satoru :
Udah jadi negara api
2026-10-16 05:59:22
3196
ellias.fuentes
Cakrawala Muda :
apakah ini yg nyebabin gerah banget akhir2 ini?
2026-10-16 07:25:19
7900
minyak_tanahh
minyak tanah :
cuma di era prabowo
2026-10-16 08:15:41
724
romancupluan
TERDO :
event limits, high risk no reward. yang report di suspend playernya
2026-10-16 10:55:00
0
wiehan41
Allex★ :
map: Indonesia event: bertahan hidup
2026-10-16 08:30:27
2524
derivr46
abjad :
si Wowo mendunia
2026-10-16 07:20:17
307
propilhitam20
Bukan China☺️ :
Danger!!!!!
2026-10-16 10:31:29
0
tsugikuni_88
Fuázz :
Why do I live with neighbors like this? 🙂‍↕️
2026-10-16 14:00:35
3
visko6778
Visko :
padahal harusnya sekarang udah musim hujan njir, tembako gua udah pada sold out, pohon²nya juga udah pada di tenang, eh ga hujan hujan
2026-10-16 06:57:38
1055
user6832581499174
Yoo :
pemerintah anjing
2026-10-16 09:15:41
76
d4thalla
Dyrooo :
third impact!?
2026-10-16 08:34:27
1
dailylife.cidaa
mélöphilê :
ini ga sii yang bikin orang" banyak ngalamin radang? termasuk guweehh
2026-10-16 09:08:08
168
syahrulfattah06
￴ :
namanya juga konoha, kan emang negara api🗿
2026-10-16 08:12:56
43
mr_virtual859
R to the Y to the A to the N :
beberapa tahun lagi kita bermutasi nih
2026-10-16 09:33:05
72
ametcreator
Amet & Nurul :
negara api
2026-10-16 06:01:45
28
adnans7053
abizaki66 :
jgn cepat percaya dg ginian
2026-10-16 06:45:29
5
jjj742046
Sitzy :
pantesan akhir" ini nafas gw kaya aga sesak biasanya jg lega
2026-10-16 09:52:54
50
adamai07
adam7 :
hebat kamu wok
2026-10-16 06:03:02
101
_alxx1.1
Ky🎱✰ :
Juara bola + juara kemusnahan alam✅ ( yang penting juara)😂😂
2026-10-16 06:12:34
59
ramzajsukal.apurple
. :
pemerintah usaha kek nanam pohon
2026-10-16 10:38:41
5
theprimalrevival
Dominik🇮🇩🍉🐬🦖 :
gapernah tembus segini loh sepanas² nya kemarau tahun² lalu emng mungkin ini penyebabnya
2026-10-16 09:01:16
15
x363347
Santan :
pemerintah2 ama presiden gini otaknya mikir apa ya, ko gada tindakan gitu malah santai2 aja
2026-10-16 08:51:10
18
de_wins50
DeWins :
GPP MAU WARNA HITAM SEKALIPUN ...YG PENTING JOGET GEMOYY [Tertawa]
2026-10-16 07:22:41
15
frrzzzzzz
Zzfe :
Hmmmm prasaan hampir di beberapa negara deh
2026-10-16 08:07:45
118
To see more videos from user @republikaonline, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About