Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@ohdaddyhands:
Ben the massage guy
Open In TikTok:
Region: US
Friday 16 October 2026 07:06:48 GMT
685
18
1
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
7.15MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
6.29MB
)
Watermark .mp4 (
6.6MB
)
Music .mp3
Comments
ALFREDO :
❤️❤️❤️
2026-10-16 09:56:10
0
To see more videos from user @ohdaddyhands, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Herman Deru Gerak Cepat, Telepon Langsung Menhut Raja Juli Minta Lanjutkan Penyemaian Dry Ice Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta agar penyemaian dry ice untuk membantu mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel terus dilanjutkan. Deru mengaku telah menelepon langsung Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk meminta agar kegiatan penyemaian dry ice tidak dihentikan. Pasalnya, teknologi tersebut merupakan proyek percontohan atau pilot project yang mulai menunjukkan hasil. "Ini kan pendanaannya dari Kementerian Kehutanan. Maksudnya, jangan terputus dry ice ini karena sudah menampakkan hasil. Apalagi ini pilot project, maka jangan berhenti,” kata Deru saat diwawancarai di Griya Agung, Jumat (16/10/2026). Menurut Deru, keberlanjutan penyemaian dry ice diperlukan agar dampaknya terhadap pengurangan kabut asap dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mengatakan, setelah berkomunikasi dengan Menteri Kehutanan, penyemaian dry ice dipastikan kembali dilanjutkan pada Jumat (16/10/2026). Deru berharap upaya tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi udara di Sumsel, khususnya di Kota Palembang yang terdampak kabut asap akibat karhutla. "Alhamdulillah, dry ice itu ada hasilnya. Lihat saja, pagi ini agak cerah. Jarak pandang juga sudah bertambah,” katanya. Meski demikian, Deru menyebut pihaknya masih meminta laporan teknis untuk mengetahui sejauh mana dampak penyemaian dry ice terhadap kondisi udara dan jarak pandang. Ia telah meminta pihak Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menyiapkan data perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penyemaian dilakukan. "Saya sedang meminta kepada Danlanud dan BPBD, before after nya, secara teknis bagaimana dampaknya,” jelasnya. Deru menambahkan, secara umum kondisi cuaca dan jarak pandang pada Jumat pagi dinilai sedikit membaik. Namun, ia menegaskan bahwa data teknis tetap diperlukan untuk memastikan dampak dari pelaksanaan teknologi tersebut. Menurutnya, jika penyemaian dry ice dapat terus dilakukan, kondisi udara diharapkan semakin membaik sehingga masyarakat bisa merasakan pengurangan kabut asap. #tiktokberita #hermanderu #sumsel #karhutla #kabutasap
bc you asked 🤍 #fyp #2000s #makeuptutorial
"ồ cơn phố đó em vẫn đứng đây dài , trong cơn say khi ước vẫn quay lại đây"....#xh #viralvideo #bien #buon_tam_trang #chill
love meeeeeeeeeeeeeeeeee
Le 17 octobre 1961, des Algériens sont descendus dans les rues de Paris pour manifester pacifiquement. Ils ont été victimes d’une répression d’une violence inouïe. Des hommes ont été battus, arrêtés, tués. Certains ont été jetés dans la Seine, comme si leurs vies ne valaient rien. Mais vous n’avez pas tout noyé dans la Seine. Nous sommes les descendants de celles et ceux que vous n’avez pas réussi à faire disparaître. Nous sommes les héritiers de leurs silences imposés, de leur courage, de leur dignité et de leur combat. Nous portons leurs histoires, même celles que l’on a trop longtemps tenté d’effacer. Si cette date est si importante aujourd’hui, c’est parce que l’Histoire ne doit pas seulement être commémorée, elle doit nous éclairer. À l’heure où le racisme persiste, où la dignité de certains semble encore négociable et où revendiquer ses droits dérange toujours, se souvenir est un acte de résistance. Nous n’oublions pas. Nous ne nous tairons pas. Non par désir de vengeance, mais par exigence de justice. La Seine a emporté des vies, mais elle n’a pas emporté leur mémoire. Elle coule encore au cœur de cette ville, témoin silencieux d’une histoire que nous refusons de laisser sombrer dans l’oubli. Le 17 octobre 1961, nous nous souvenons. Pour les morts, pour les survivants, pour leurs descendants et pour toutes celles et ceux qui réclament encore aujourd’hui le droit de vivre libres et dignes. Ni oubli. Ni silence. La mémoire est un héritage, la justice est un devoir. #17octobre #masacredu17octobre1961 #fln #nioublinipardon #algerie
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy