@media_indonesia: Bahlil Minta Kapolri Tindak Penimbun BBM dengan Tangki Besar MENTERI Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta Kepala Kepolisian RI (Kapolri) menindak dan memproses hukum penimbun bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Dalam sejumlah kasus, katanya, terdapat mobil-mobil dengan tangki yang diperbesar untuk menampung banyak BBM subsidi. BBM tersebut kemudian dijual kembali dengan harga nonsubsidi. Praktik tersebut menjadi salah satu faktor antrean panjang di SPBU sejumlah daerah. "Di beberapa tempat stok BBM-nya ada tapi kan antreannya panjang. Itu ada saudara-saudara kita yang perilakunya enggak berubah. Mobil yang diisi tangkinya banyak, ngambil minyak subsidi, baru dijual," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10). Bahlil mencontohkan di Makassar ada mobil Mitsubishi Pajero Sport yang mengisi BBM hingga 700 liter. Padahal kapasitas normalnya adalah 68 liter. (M-1) Naskah & Video: MI/Ihfa Firdausya Editor Video: MI/Fathurrozak #BBM #Bahlil #Makassar #PenimbunBBM
pak Bahlil kenapa di Bali bensinnya langka , di pulau Jawa kok normal bensinnya, ada apa ini pak,
2026-10-16 11:24:56
0
Yaya_18900 :
bahlil kerjanyaa apa yaaaaa
2026-10-16 09:54:52
1
wildan :
dia yg ga bisa kerja orang yg di kambing hitamkan
2026-10-16 12:01:09
0
Eddies :
Cerita ini sering terdengar tapi kemudian hilang sendiri.
2026-10-16 09:35:47
0
katona1966 :
ini penvalihan isue. Penindakan sdh sering dilakukan cuma sistem distribusinya diperbaiki. pasang GPS supaya truk tanki tidak ngetem mindahin BBM diluar SPBU tujuan. Bila sopir matikan GPS sdh bisa diindikasikan akan melakukan penyimpangan sehingga ada sanksi yg diterapkan.
2026-10-16 13:41:53
0
Mas Boy :
Bahlil mending jd petugas SPBU... lebih pantas... drpd jd menteri gak bisa ngapa-ngapain... cuma makan gaji buta
2026-10-16 10:27:41
1
kang yusak :
jatah memang dikurangi coklkk
2026-10-16 11:32:18
0
Suparno Parno :
kotanya di kurangi
2026-10-16 12:26:26
0
To see more videos from user @media_indonesia, please go to the Tikwm
homepage.