@feedwakanda: Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan dan Sumatra telah mencapai atmosfer Jakarta pada Jumat (16/10/2026). Berdasarkan pemantauan citra satelit, sebaran asap juga terdeteksi di Banten dan Jawa Barat. Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menegaskan bahwa asap tersebut masih berada di lapisan atmosfer atas sehingga dampaknya terhadap kualitas udara di permukaan perlu dipastikan melalui pengukuran lebih lanjut. Kondisi langit Jakarta yang tampak berkabut turut ramai dibicarakan warganet melalui unggahan di media sosial. Sejumlah warga mempertanyakan apakah kabut tersebut berkaitan dengan karhutla. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui kualitas udara ibu kota memburuk dalam dua hingga tiga hari terakhir. Namun, Dinas Lingkungan Hidup DKI menyatakan belum menemukan bukti bahwa penurunan kualitas udara tersebut disebabkan asap karhutla berdasarkan pemantauan hingga 14 Oktober. BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau kualitas udara, terutama kadar partikel halus PM2.5. Jika kualitas udara memburuk hingga kategori tidak sehat, warga disarankan membatasi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker N95, KN95, atau KF94. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan juga diminta lebih waspada terhadap paparan polusi udara.
feedwakanda
Region: ID
Friday 16 October 2026 11:02:09 GMT
Music
Download
Comments
Fattjar50cent :
dah sampe istana blum😁
2026-10-16 11:40:32
0
trimuda :
gercep mode on, sudah masuk kandang
2026-10-16 12:18:48
1
To see more videos from user @feedwakanda, please go to the Tikwm
homepage.