@persibfans012: Operator kompetisi Super League, I.League, tampaknya serius mempertimbangkan penerapan sanksi pengurangan poin bagi klub yang terlibat pelanggaran serius terkait kericuhan suporter. Wacana ini muncul menyusul sejumlah insiden kekerasan yang terjadi belakangan, termasuk penyerangan bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18, hingga penyerangan terhadap suporter Persija Jakarta. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan PSSI untuk memperkuat regulasi dan Kode Disiplin. Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah menjatuhkan hukuman lebih berat kepada klub, termasuk pengurangan poin sesuai ketentuan yang berlaku. Menurut Ferry, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan kompetisi sekaligus melindungi seluruh elemen sepak bola Indonesia. Ia mengingatkan agar berbagai kemajuan yang telah dicapai sepak bola nasional tidak terganggu oleh tindakan kekerasan. "Sepak bola Indonesia sedang berkembang ke arah yang semakin baik. Kompetisi semakin kompetitif, atmosfer stadion semakin hidup, dan suporter tim tamu akhirnya kembali bisa hadir. Semua kemajuan ini harus kita jaga. Jangan sampai tindakan kekerasan justru membawa sepak bola kita kembali mundur," ujar Ferry dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (16/10/2026). I.League memang menyayangkan dua insiden yang melibatkan suporter tersebut. Rivalitas antarklub, menurut operator kompetisi, tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain. Ferry menilai penguatan aturan disiplin perlu dipertimbangkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Ia juga menekankan pentingnya sanksi yang memberikan efek jera, bukan hanya hukuman berupa denda atau bentuk sanksi lain yang dinilai kurang berdampak. "Melihat perkembangan dan potensi konflik yang mulai muncul, kami berpandangan bahwa ketentuan hukuman perlu diperkuat. Sanksi tidak boleh hanya berhenti pada denda atau hukuman yang tidak memberikan efek jera," ungkapnya. "Kami siap berkoordinasi dengan PSSI untuk mendorong sanksi yang lebih berat, termasuk pengurangan poin bagi klub apabila terjadi pelanggaran serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Ferry menambahkan. Meski demikian, I.League menegaskan perlunya membedakan pelanggaran disiplin dalam penyelenggaraan pertandingan dengan tindak pidana yang terjadi di luar lingkup pertandingan. Kedua persoalan tersebut memiliki mekanisme penanganan yang berbeda. Pelanggaran keamanan dan ketertiban di stadion maupun area yang masuk dalam cakupan regulasi pertandingan dapat ditangani melalui mekanisme disiplin sepak bola. Tanggung jawab klub dan jenis sanksinya harus ditentukan berdasarkan aturan yang berlaku. Sementara itu, tindakan kriminal seperti penyerangan dan penganiayaan di luar cakupan penyelenggaraan pertandingan menjadi ranah penegakan hukum oleh kepolisian. I.League juga menegaskan setiap kemungkinan sanksi disiplin terhadap klub tetap harus didasarkan pada regulasi dan pembuktian yang sah. #persib #ileague #penguranganpoin #Bobotoh #fypシ゚
persib
Region: ID
Friday 16 October 2026 12:13:57 GMT
Music
Download
Comments
asepajatsudraja39 :
emang yg Nyerang seporter Persija sudah ketahuan dari seporter mana gitu ?
2026-10-16 14:34:40
0
Aldy Rudiansyah :
pasti tim EPA Persib yang dikurangin pointnya🤣🤣🤣
2026-10-16 12:27:49
0
Busrolana :
Coret persija dari liga dan jeck hukum sesuia kejahatannya, supaya sepak bola indonesia lebih maju dan aman
2026-10-16 13:38:16
0
khresnapati :
egk bakalan. d kurangin the Jack mah kan anak ke BPK nya
2026-10-16 12:33:11
0
Uri Mulyadi :
Persija seharusnya di tendang ke liga tarkam sll bikin masalah suporter nya
2026-10-16 13:39:52
0
To see more videos from user @persibfans012, please go to the Tikwm
homepage.