Raini de Fleur :
Ji-hyeon tuh..ganteng bgt gasi? Bahkan sejuta kata pun takkan mampu untuk menyatakan ketampanan dirinya, serta kan teramat panjamh puisi tuk menyuratkan cintaku.
Terkadang aku iri dengan Ahjin, mengapa? karena ia cantik, manis, dan juga bisa mendapatkan hatimu, Ji-hyeon..
Meski dilihat dari sisi kiri, kanan, atas, bawah, depan, dan belakang..kamu menawan.
Tahukah kamu? Dirimu itu sempurna, senyummu, canda tawamu, tatapan hangatmu..semuanya membuat ku terpesona, rambut hitam sehalus sutra dipadu dengan mata hitam seindah malam, bagaimana mungkin aku tidak mencintaimu? Ji-hyeon, tidak bisakah kamu melihat kearahku? Aku selalu menunggu kamh disini, akankah tiba dimana hari aku akan bahagia bersamamu?
I will fallin love with you, over and over again, but..would you fallin love with me?
Aku tahu kamu tidak nyata, tapi ya minimal kalau gabisa nyata ya gausah bikin aku jatuh cinta dong, kalau udah kayak gini, aku harus gimana? Bahkan gambarmu pun terpajang di kamarku, Ji-hyeon.
Yah, aku mungkin tak selamanya mencintaimu, namun aku ingin menikmati masa masa mencintaimu secara ugal ugalan gitu..
Lantas, salahkah bila diri ini mencintaimu? Aku selalu berharap kau tuk menjadi milikku, meskipun banyak orang yang berkata bahwa aku tak pantas untuk dirimu.
Aku tahu kok, aku emang tidak pantas tuk bersanding denganmu, namun anehnya aku tak bisa membuang perasaan ini.. Apakah ini yang disebut cinta?
Pada kala itu, angin berhembus sangat kencang membawa rinduku untuknya, gemuruh hujan yang menggetarkan seluruh memori tentang dirimu.
Pada saat aku lupa membawa payung, dan kamu meminjam payung kepadaku.. Dan kamu memilih untuk pulang dengan berlari.
Senyummu kala itu.. Aku merindukannya.. Canda tawa saat itu, tatapan lembut mu, aku merindukan segala hal tentang mu.
Saat ini juga hujan deras bagai kala itu, namun.. kali ini aku sendiri tanpamu. Tidakkah kamu merindukan diriku? Atau hanya aku yang merasakan hal ini?
Hujan yang deras, kali ini.. Merindumu lagi.. Dan.. Masihkah kau mengingat diriku? Takkan apa jika kau tlah lupa sudah, dan biarkan masa tiba cerahkan hari.
Diriku sudah bisa tuk terima semua, biar ku sembuh sendiri. Tapi andai dirimu tahu, sungguh ak
2026-10-20 06:59:47