@hessuen1: #عبسلام نص سنتي روقان من بتوع زمان 🎧🔊 #المميز☝🏻 #مجرد________ذووووووق🎶🎵💞 #زمن_الفن_الجميل #حظ_يا_حظ

المميز »» 𝑬𝒍 𝑴𝒐𝒎𝒂𝒚𝒂𝒛
المميز »» 𝑬𝒍 𝑴𝒐𝒎𝒂𝒚𝒂𝒛
Open In TikTok:
Region: EG
Friday 16 October 2026 15:17:49 GMT
7170
377
5
20

Music

Download

Comments

amrtarek93
3moora🪽 :
الأيام مش سيبنا في حالنا خالص يامميز ❤️😂
2026-10-16 15:23:07
1
zaza60700
Karim ashram :
ودي
2026-10-16 15:21:48
1
omargimmy
Omar Gamal :
@Feto Masr-فيتو مصر
2026-10-16 18:02:09
0
To see more videos from user @hessuen1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ratusan murid dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Labruk Lor, Lumajang merasa bosan dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, mereka telah menerima program dari Presiden Prabowo Subianto bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka tersebut selama dua tahun. Ratusan murid di sekolah ini, memperoleh menu makanan berupa nasi, ayam goreng, tempe, satu iris mentimun, satu buah pisang, dan sambal pada Kamis (15/10). MBG yang mereka peroleh berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Oda Masa Dipan Utama di Desa Labruk Lor, Lumajang. Siti Mufarida selaku Kepala Tata Usaha (TU) MIS Tarbiyatul Mubtadiin mengatakan penyaluran MBG tersebut sesuai standar operasional prosedur Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, menu MBG perlu dievaluasi sesuai selera anak. Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini menu yang disajikan hanya ayam, telur, ayam telur terus. Sementara hidangan ikan sangat jarang. Selain itu, pengolahan ayam yang disajikan terkesan monoton. Menurutnya, menu yang disajikan hanya digoreng atau dibumbu kecap saja sehingga anak-anak merasa bosan. Ia mengungkapkan semua siswa di lembaga pendidikan ini mendapatkan MBG baik ukuran besar maupun kecil dengan total sekitar 250 ompreng. Farid juga menilai menu MBG perlu dievaluasi, karena sebab selama ini sajiannya masih belum ramah anak. BGN dapat menyajikan menu MBG sesuai dengan selera anak-anak dan lebih bervariatif. Salah satu siswa kelas 6 yakni Amabel Sakhi Sonia mengaku, selama dua tahun menyantap MBG, sering kali makanannya terasa hambar. Ia meminta nasi yang disajikan dalam MBG bisa lebih lunak, karena selama ini seringkali rasanya agak keras sehingga seret kalau ditelan. Sampai berita ini dimuat belum ada konfirmasi dari SPPG terkait mengenai tanggapan tentang keluhan soal MBG di sekolah tersebut. Sumber: Tribun Jatim/Imam Nawawi Foto: Istimewa 📩 Info kolaborasi atau partnership  Hubungi 0822-2566-6497 #majangmejeng #wongmajang #OktoberRM
Ratusan murid dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Labruk Lor, Lumajang merasa bosan dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, mereka telah menerima program dari Presiden Prabowo Subianto bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka tersebut selama dua tahun. Ratusan murid di sekolah ini, memperoleh menu makanan berupa nasi, ayam goreng, tempe, satu iris mentimun, satu buah pisang, dan sambal pada Kamis (15/10). MBG yang mereka peroleh berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Oda Masa Dipan Utama di Desa Labruk Lor, Lumajang. Siti Mufarida selaku Kepala Tata Usaha (TU) MIS Tarbiyatul Mubtadiin mengatakan penyaluran MBG tersebut sesuai standar operasional prosedur Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, menu MBG perlu dievaluasi sesuai selera anak. Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini menu yang disajikan hanya ayam, telur, ayam telur terus. Sementara hidangan ikan sangat jarang. Selain itu, pengolahan ayam yang disajikan terkesan monoton. Menurutnya, menu yang disajikan hanya digoreng atau dibumbu kecap saja sehingga anak-anak merasa bosan. Ia mengungkapkan semua siswa di lembaga pendidikan ini mendapatkan MBG baik ukuran besar maupun kecil dengan total sekitar 250 ompreng. Farid juga menilai menu MBG perlu dievaluasi, karena sebab selama ini sajiannya masih belum ramah anak. BGN dapat menyajikan menu MBG sesuai dengan selera anak-anak dan lebih bervariatif. Salah satu siswa kelas 6 yakni Amabel Sakhi Sonia mengaku, selama dua tahun menyantap MBG, sering kali makanannya terasa hambar. Ia meminta nasi yang disajikan dalam MBG bisa lebih lunak, karena selama ini seringkali rasanya agak keras sehingga seret kalau ditelan. Sampai berita ini dimuat belum ada konfirmasi dari SPPG terkait mengenai tanggapan tentang keluhan soal MBG di sekolah tersebut. Sumber: Tribun Jatim/Imam Nawawi Foto: Istimewa 📩 Info kolaborasi atau partnership Hubungi 0822-2566-6497 #majangmejeng #wongmajang #OktoberRM

About