@meerandy60: WOK & TOAST 📍263 Serangoon Central Dr, #01-43, Singapore 550263 Looking for what to eat in Singapore today? If you’ve been wondering where to eat hokkien mee in serangoon, you need to check out Toast and Wok!  ​This place just open and it is easily some of the best hokkien mee in singapore! You can see the chef frying right at the entrance, insane wok hei, secret creamy prawn broth, and piles of golden, crispy pork lard. They use the big white beehoon that soaks up all that rich flavour, paired with super plump, snappy prawns that give you that perfect bite.  ​Not just hokkien mee though, their Nasi Lemak is legit awesome, plus they serve crispy Kaya Toast and hot Kopi! It’s the ultimate spot if you are hunting for classic Singaporean breakfasts in serangoon. No need for the family to argue over where to go liao, everyone can get exactly what they want here. #sgfoodie #hokkienmee

Food Daddy Randy
Food Daddy Randy
Open In TikTok:
Region: SG
Friday 16 October 2026 15:20:10 GMT
5693
119
8
88

Music

Download

Comments

otp0220
Let's Go 哥! :
let's go!
2026-10-16 17:09:07
1
epheesh
yogimunster :
damn, this bugger way of describing make me hungry
2026-10-17 01:34:37
2
jord.yyyyyy
jord.yyyyyy :
i genuinely came to this
2026-10-16 21:26:39
2
9813user152mdg
Primal_Lebron :
Confirm boh…….
2026-10-17 06:04:55
0
mrkoala0103
mrkoala無尾熊🎨🐱⭐️ :
Whoever say they best in sg 99.9% cmi
2026-10-17 01:11:28
1
To see more videos from user @meerandy60, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About