@pandanganjogja: Paramita, warga asal Jogja yang kini tinggal di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, harus berpisah dari anaknya yang masih balita sejak Agustus. Sang buah hati ia titipkan kepada orang tuanya di Jogja agar terbebas dari asap karhutla di Kalimantan yang semakin pekat. “Sebenarnya sih sempat berat ya. Tapi daripada kita membuat anak sakit ya, lebih baik tahan aja dulu lah. Apalagi kan kalau balita itu paling rentan ya,” kata Paramita kepada Pandangan Jogja lewat panggilan video, Jumat (16/10). Sementara itu, dua anak Paramita lainnya tetap tinggal di Palangka Raya. Namun, mereka tak bebas beraktivitas seperti biasa dan hanya bisa berdiam di dalam rumah, termasuk untuk urusan belajar yang dilakukan secara jarak jauh. “Itu pun asapnya ini sampai masuk ke rumah. Kita buka jendela udah masuk gitu. Jadi memang harus tertutup, nggak ada buka jendela sama sekali,” ujarnya. Selain hidup bersama kabut asap, warga di Palangka Raya juga menghadapi antrean BBM dan pemadaman listrik bergilir sejak Agustus. Aset: Video: Pandangan Jogja, Dok. Istimewa Artikel: Pandangan Jogja #karhutla #kebakaranhutan #perantaujogja #palangkaraya #pandanganjogja

Pandangan Jogja
Pandangan Jogja
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 16 October 2026 23:00:18 GMT
6611
149
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @pandanganjogja, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About