@whitleytaylor6: just in time for spooky season #needlepoint @lowerysdial

whitleytaylor6
whitleytaylor6
Open In TikTok:
Region: US
Friday 16 October 2026 19:44:45 GMT
6872
435
13
114

Music

Download

Comments

weedlefarming
weedlefarming :
Ugh I was just in old town this morning
2026-10-18 20:29:16
0
mashleigh10
The Mitch Stitch :
Ooohh how much?
2026-10-16 22:50:14
1
caitlinalderfer
Caitlin :
Omg love that you did this!! 🥰
2026-10-17 02:04:56
1
addison_etc
Addison Turner :
Got mine today!!!
2026-10-17 01:25:31
2
chpennypacker
Carrie Pennypacker :
This is beyond fun!
2026-10-17 00:37:56
1
lillylillylillylillyli
Lpf :
Mini print crawl!
2026-10-16 19:58:34
2
stephlibertucci
steph :
so good
2026-10-17 12:40:26
1
bethecutest
bethecutest :
I’m so excited she got it!! She asked me if I thought people would buy and I was like yassssssss
2026-10-16 23:19:38
1
landoneis
landon :
@madison
2026-10-17 03:40:46
1
To see more videos from user @whitleytaylor6, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Selama ini banyak yang fokus menjaga diri dari telat makan atau perut kosong terlalu lama sebagai cara utama mencegah gangguan lambung. Padahal, makan dalam porsi berlebihan ternyata juga bisa memicu masalah yang sama, bahkan pada beberapa kasus dampaknya justru lebih berat dari yang dibayangkan. Menurut penjelasan medis, ketika makan dalam porsi yang jauh lebih banyak dari kapasitas normal lambung, organ ini dipaksa bekerja ekstra keras untuk mencerna semua makanan yang masuk sekaligus. Kondisi ini membuat lambung meregang lebih dari biasanya dan memicu peningkatan tekanan di dalam perut. Akibatnya, katup di ujung kerongkongan yang berfungsi menahan asam lambung agar tidak naik, jadi lebih mudah terbuka, sehingga asam lambung berisiko naik ke kerongkongan dan memicu gejala GERD. Selain itu, makan berlebihan juga membuat proses pengosongan lambung berjalan lebih lambat. Semakin lama makanan bertahan di lambung, semakin lama pula produksi asam lambung berlangsung untuk mencerna seluruh makanan tersebut, sehingga risiko iritasi pada dinding lambung dan kerongkongan ikut meningkat. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, makan dalam porsi besar biasanya terasa nyaman dan memuaskan di awal, berbeda dengan rasa tidak enak akibat telat makan yang lebih cepat terasa. Namun tidak lama setelahnya, muncul rasa begah berlebihan, perut terasa penuh dan sesak, bahkan pada sebagian orang disertai rasa panas di dada dan sendawa asam yang berulang. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai setelah makan dalam porsi besar antara lain perut terasa sangat penuh hingga sulit bergerak, dada terasa panas atau sesak, mual yang muncul beberapa saat setelah makan, serta rasa kantuk berlebihan akibat tubuh bekerja keras mencerna makanan dalam jumlah banyak sekaligus. Baik makan terlalu sedikit maupun terlalu banyak, keduanya sama-sama bisa membebani kerja lambung bila dilakukan secara ekstrem dan berulang. Kuncinya ada pada porsi yang seimbang dan waktu makan yang teratur, bukan sekadar menghindari telat makan saja. Kalau kamu sering mengalami begah berlebihan atau dada terasa panas setelah makan dalam porsi besar, mulai perhatikan porsi makanmu dari sekarang. Jika gejala terus berulang, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke orang terdekatmu yang masih sering makan berlebihan karena merasa lapar banget. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Selama ini banyak yang fokus menjaga diri dari telat makan atau perut kosong terlalu lama sebagai cara utama mencegah gangguan lambung. Padahal, makan dalam porsi berlebihan ternyata juga bisa memicu masalah yang sama, bahkan pada beberapa kasus dampaknya justru lebih berat dari yang dibayangkan. Menurut penjelasan medis, ketika makan dalam porsi yang jauh lebih banyak dari kapasitas normal lambung, organ ini dipaksa bekerja ekstra keras untuk mencerna semua makanan yang masuk sekaligus. Kondisi ini membuat lambung meregang lebih dari biasanya dan memicu peningkatan tekanan di dalam perut. Akibatnya, katup di ujung kerongkongan yang berfungsi menahan asam lambung agar tidak naik, jadi lebih mudah terbuka, sehingga asam lambung berisiko naik ke kerongkongan dan memicu gejala GERD. Selain itu, makan berlebihan juga membuat proses pengosongan lambung berjalan lebih lambat. Semakin lama makanan bertahan di lambung, semakin lama pula produksi asam lambung berlangsung untuk mencerna seluruh makanan tersebut, sehingga risiko iritasi pada dinding lambung dan kerongkongan ikut meningkat. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, makan dalam porsi besar biasanya terasa nyaman dan memuaskan di awal, berbeda dengan rasa tidak enak akibat telat makan yang lebih cepat terasa. Namun tidak lama setelahnya, muncul rasa begah berlebihan, perut terasa penuh dan sesak, bahkan pada sebagian orang disertai rasa panas di dada dan sendawa asam yang berulang. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai setelah makan dalam porsi besar antara lain perut terasa sangat penuh hingga sulit bergerak, dada terasa panas atau sesak, mual yang muncul beberapa saat setelah makan, serta rasa kantuk berlebihan akibat tubuh bekerja keras mencerna makanan dalam jumlah banyak sekaligus. Baik makan terlalu sedikit maupun terlalu banyak, keduanya sama-sama bisa membebani kerja lambung bila dilakukan secara ekstrem dan berulang. Kuncinya ada pada porsi yang seimbang dan waktu makan yang teratur, bukan sekadar menghindari telat makan saja. Kalau kamu sering mengalami begah berlebihan atau dada terasa panas setelah makan dalam porsi besar, mulai perhatikan porsi makanmu dari sekarang. Jika gejala terus berulang, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke orang terdekatmu yang masih sering makan berlebihan karena merasa lapar banget. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About