@imajinasi_81: Jangan kau sangka hatimu akan menemukan ketenangan, selama masih ada selain-Nya yang kau genggam lebih erat daripada kepasrahanmu kepada-Nya. Akan tiba saatnya rasa mengguncang kesadaranmu, kehendak patah di hadapan takdir, dan segala yang kau kira milikmu perlahan terlepas dari genggaman. Kau pun akan mengerti, betapa rapuhnya segala sandaran, betapa terbatasnya daya manusia, dan betapa banyak hal yang tak mampu kau ubah meski telah kau perjuangkan dengan seluruh kekuatan. Di titik itulah, ketika ikhtiar telah kau tempuh dan doa telah kau langitkan, kau berdiri di hadapan kenyataan yang tak dapat ditawar oleh keinginan. Mula-mula hatimu menolak, mencari alasan untuk menggugat, berusaha menahan yang hendak pergi dan memanggil kembali apa yang tak lagi menjadi bagianmu. Namun waktu mengajarkan perlahan: tak semua yang dicintai harus dimiliki, tak semua yang diminta harus terjadi, dan tak setiap kehilangan berarti kasih sayang-Nya telah pergi. Barangkali selama ini kau terlalu sibuk mengatur jalan, hingga lupa kepada Pemilik tujuan; terlalu takut kehilangan sesuatu, hingga lupa bahwa tak satu pun dapat bertahan tanpa kehendak-Nya. Lalu, sedikit demi sedikit, kau berhenti memaksa keadaan, bukan karena tak lagi memiliki harapan, melainkan karena mulai memahami bahwa harapan pun perlu berserah. Kau tetap melangkah, tetap berikhtiar, tetap mengetuk pintu doa. Namun kini, kau tak lagi menuntut agar jawaban datang menurut inginmu. Kau belajar menyerahkan hasil kepada Dia yang lebih mengetahui apa yang tak sanggup kau pahami. Di sanalah pasrah mulai bersemi: bukan pada saat kau berhenti berusaha, melainkan ketika usahamu tak lagi disertai keinginan untuk menguasai segalanya. Bukan ketika air matamu mengering, melainkan ketika di balik tangis kau masih percaya pada rahmat-Nya. Bukan ketika kehilangan tak lagi menyakitkan, melainkan ketika rasa sakit itu tak membuatmu berpaling dari-Nya. Sebab tawakal bukanlah menyerah kepada gelapnya ketidakpastian, melainkan menambatkan hati kepada Allah, bahkan ketika jalan di hadapanmu belum menampakkan ujungnya. Kau boleh mencintai, tanpa menjadikan cinta sebagai sandaran terakhir. Kau boleh memiliki, tanpa melupakan bahwa semuanya titipan. Kau boleh berharap, tanpa memaksa takdir tunduk pada kehendakmu. Dunia tetap berada dalam genggaman, namun tak lagi bertahta di dalam dada. Kau menerima nikmat dengan syukur, menjalani ujian dengan sabar, dan menghadapi kehilangan dengan keyakinan bahwa rahmat Allah jauh lebih luas daripada pemahamanmu. Ya Rabb… Kini aku mulai mengerti, bahwa perjalanan ini bukan tentang memenangkan semua keinginan, melainkan belajar menerima ketika kehendak-Mu berbeda dari inginku. Bukan tentang selalu mendapatkan apa yang kuanggap terbaik, melainkan memohon agar Engkau menuntunku kepada kebaikan yang Engkau kehendaki. Maka, ketika tanganku tak mampu mengubah keadaan, ajarkan hatiku untuk tetap percaya. Ketika jalanku tak sesuai harapan, teguhkan langkahku dalam ketaatan. Dan ketika segala sandaran terasa rapuh, ingatkan aku bahwa rahmat-Mu tak pernah bergantung pada kokohnya dunia. Aku tak memohon hidup tanpa kehilangan, tak pula meminta jalan tanpa air mata. Aku hanya memohon hati yang tak kehilangan arah ketika diuji, yang tak menjadi angkuh ketika diberi. Oleh: Imajinasi Jiwa
Imajinasi Jiwa
Region: ID
Saturday 17 October 2026 01:06:06 GMT
Music
Download
Comments
Art Sany🌷 :
Sekedar bertanya (ikhtiar) itu apa gus?
2026-10-17 12:15:33
2
ndoro :
sangat menyentuh qolbu..
terimakasih..🙏🙏
YA ALLOH.. AR-RAHMAN,AR-RAHIM,
AL- MULK,YA LATIIF🥺🥺
2026-10-17 11:59:41
4
Siti :
Dan ketika lisan terasa kelu, hati rasa bisu jiwa membeku, raga tak lagi berdaya, mata menatap nanar dunia yg fana, semua sakit dah di rasa, Tak ada yg peduli Tak ada tempat mengadu dlm ketidak berdayaan,dlm kesunyian diri hanya bisa berpasrah pada Allah, Roob yg jiwa ragaku dlm genggaman Nya
Ikhlas, yg sejati nya, melepas ego , mengosong kan fikiran bahwa sesungguh nya semua yg terjadi dlm kehidupan kita hanyalah ujian atas kehendak Nya jua😭😭
2026-10-18 02:35:13
9
Milkita96 :
maasyaAllah muhasabah diri ketika yg terbaiklah yg allah berikan aamiin
2026-10-19 05:57:45
2
ima :
Aku pernah salah dengan segala kelemahanku.
dan dii saat aku memperjuangkan suatu kebenaran terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yg aku harapkan.
aku berusaha tegar dgn selalu pasrah atas takdirnya, percaya akan ada bahagia dibalik itu semua.
selalu yakin Dia Maha Segalanya.
Atas semua Rahmat dan Karunia yg Dia berikan, membuatku jg semakin yakin lagi kuasa dan kebesaranNya.
Jujur aku menangis atas semua yg telah mampu aku lalui dgn tidak meninggalkaNya disisiku 🤲🏻😭
2026-10-17 03:26:57
3
💐💞great women💞🌷 :
apa daya diri ini ketika diuji kita masih kuat dan bisa tersenyum. tapi klu ujian itu tentang perasaan kita tak bisa menyembunyikan lagi,karna setiap kali ingat air mata langsung menetes tanpa permisi😭dan gak mudah untuk melupakan semua,hanya doa yg bisa menguatkan kita. berpasrah diri pada yg maha kuasa karna hanya Allah yg bisa memberi kekuatan🤍slamat beraktifitas abangku Assalamualaikum🙏🌷
2026-10-17 01:39:40
3
leni :
Ya Rabb 🤲🥺
Kini aku mulai mengerti,
bahwa perjalanan ini
bukan tentang memenangkan semua keinginan,
melainkan belajar menerima
ketika kehendak-Mu berbeda dari inginku.
2026-10-18 07:33:11
5
RizShof :
alhamdulilah sejuk sekali hatiku bacanya[Menghangatkan hati]
2026-10-17 05:10:27
2
Imli :
Dunia boleh di tangan, tapi hati hanya boleh bertumpu pada-Nya ,itulah kebebasan yang sesungguhnya. Semoga kita selalu dijadikan hamba yang tenang saat diberi, tabah saat diuji, dan ikhlas saat ditinggalkan. Allah bersama langkahmu, selalu 🤍
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
selamat pagi kkq🥰
salam sehat selalu
2026-10-17 01:22:54
3
Erih Susanti :
bnr sekali..kdg kita lupa dgn DRI kita hanyalah seorang hamba..yg PGN
mengatur tuhanya..😭
2026-10-17 04:11:51
3
Amran @Abulai74 :
Masyallah Tabarakallah
Allahhuma Sollialla Saiyidina Muhammad Wa'alalisaidina Muhammad
2026-10-17 07:38:32
1
irma yanti :
lelah dan tak berdaya namun harus kembali yakin ini adalah jalan menuju keridhoan nya,,, sebelum hati menyentuh iklas dunia di kejar menjauh tapi ketika kita ingat kita hanya insan yang harus paham ikhtiar adalah bentuk wujud untuk mencapai nya salam 🙏🥰
2026-10-17 03:00:22
3
Ella Umroh Bersama :
izin share " Imajinasi Jiwa"?
2026-10-18 01:48:05
2
Admin :
perlahan air mata menetes tanpa sadar... terima kasih kakak atas pencerahanya.
2026-10-18 04:17:33
2
embun pagi :
Allahumma sholi ala sayyidina Muhammad wa ala aali sayyidina Muhammad, izin copas kk
2026-10-18 00:57:58
2
rohmatulchuana45 :
Terima kasih ..Rahayu
2026-10-21 04:45:20
1
suli duwet :
belajar mengikuti alur cerita dari Alloh...ridho dengan ketentuan nya,mudah"han selalu mendapat kan rahmad dan hidayah nya, pulang dalam ke'ada'an husnul hotima 🤲🤲🤲🙏
2026-10-17 04:11:40
2
Anom :
Ya Allah ketika hati ini sdh lelah dan hampir pasrah, tak henti2nya aku berserah diri kepadamu agar hati ini selalu kau tuntun ke jalan mu, perkuatlah kesabaranku agar langkahku tdk salah arah, Engkaulah yg maha mengetahui segalanya Allah
2026-10-17 01:51:34
7
zalihanordin6 :
Lahaulawalaquataillabillah.
🙏🙏🙏🙏🙏
2026-10-18 05:21:08
1
Kasih Tak Sampai :
Terimakasih Tuhan 🤲🤲🤝🙏
2026-10-17 06:19:27
1
Azan :
REDHA akn buat manusia berhenti melawan Takdir dan menerima hakikat perjalanan hidup seadanya
2026-11-05 19:19:06
2
MS :
subhanallah...😭
2026-10-28 03:38:49
1
irma yanti :
asalamualaikum
2026-10-17 02:56:04
1
ruminahatip :
ya Allah ya Allah ya Allah
2026-10-19 21:35:20
1
badai_pena_biru🍂😎🍂 :
ijin copas keren bgt ini 😊🙏
2026-10-17 09:18:29
1
To see more videos from user @imajinasi_81, please go to the Tikwm
homepage.