@tunguyen51126: nghiện mùi hoa sữa

túuuuuu
túuuuuu
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 17 October 2026 01:44:58 GMT
7947
719
18
77

Music

Download

Comments

embes_6
𝓔𝓶 𝓫𝓮́ 𝓲𝓾☃️ :
Anh có ngiu chưa ạ. Bạn em thíc anh
2026-10-17 16:55:05
1
tynt.at11
Trần Nguyễn Ánh Tuyết :
Thật ý hở
2026-10-17 16:51:27
1
hpt_181207
chíp💕 :
sợ mùi hoa sữa
2026-10-17 16:36:17
0
huynchanq21
huynchanq21 :
Sợ luonnn
2026-10-17 08:02:38
0
soldier746
Abcd :
uây, thính quá nhiều nhưng hoa sữa dị ứng lắm :))
2026-10-17 02:47:26
1
nvl.3010
ra quân đổi tên ✌️ :
@Tien Dũng 06 trông cứ oách oách 😂
2026-10-17 14:33:22
0
lamtamnhu17210
🌠💫 :
ui hoa sữa nữa @A
2026-10-17 16:12:06
1
huzlie_10
hli :
@ánh ảnh ành anh lại là hoa sữa:))
2026-10-17 15:50:11
1
_huonqq.yangg_
giang :
@mộtmí 𐙚 @15th3 vì a e chịu mùi hoa sữa🫰🏻
2026-10-17 17:05:12
1
To see more videos from user @tunguyen51126, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang anak penyandang disabilitas, ZAA (10), di Tambak Medokan Ayu, Surabaya meninggal dunia setelah diduga menjadi korban per*ndungan oleh dua anak tetangganya berinisial K (10) dan F (8).
Seorang anak penyandang disabilitas, ZAA (10), di Tambak Medokan Ayu, Surabaya meninggal dunia setelah diduga menjadi korban per*ndungan oleh dua anak tetangganya berinisial K (10) dan F (8). "Yang F ini ibunya ngaku ke saya, F ini cuma diajak sama K. Tapi orang tuanya K ngomong sama saya, K ini diajak sama F." kata ayah korban, Selaras Abdul. Menurut Selaras, sebelumnya, kedua anak tersebut kerap mengganggu dan membully korban. "Seminggu sebelumnya ada tampar di pundak anak saya, pundaknya itu dikalungkan tampar, saya tanya dapat dari mana, tapi anak saya tidak bisa ngomong, pengeliihatannya juga tidak jelas." ceritanya. Kasus itu telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Selaras mengaku belum memperoleh penjelasan terperinci mengenai hasil pemeriksaan jenazah dan penyebab pasti kematian anaknya. "Mereka sudah diproses. Cuma memang tidak bisa dipidana karena di bawah umur menurut UU. Sudah dijadikan tersangka yang umur 10 tahun dan masih menunggu proses rehabilitasi dari Dinsos." kata Selaras. Sementara itu, Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari memastikan, laporan kasus tersebut sudah diterima dan saat ini tengah ditangani. "Sudah kita proses (laporannya). Kita tangani, proses penyidikan." tuturnya. Namun saat ditanya apakah sudah ada pihak yang diperiksa atau ditetapkan sebagai tersangka, Melatisari belum memberikan respons. Sementara itu, ayah korban menyebut bahwa ada satu anak berinisial K (10) yang telah ditetapkan sebagai tersangka. #detikjatim #surabaya #surabaya24jam #surabayatiktok #surabayaterkini

About