Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@mada.reba: #fyp
Mada Reba
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 17 October 2026 02:15:47 GMT
59
3
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.96MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.96MB
)
Watermark .mp4 (
1.96MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mada.reba, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
❤️🩹 ' #foruyou #foryoupag #tranding #vairal #shevon
تردون هذا صخل 😂#هههههههههههههههههههههههههههههههههههههه #ضحك #يعني_اتفضل #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂 #الناصريه #العراق
🪳
Bu Havada Gidilmez — Manuş Baba #sadsongs #muzik #music #turkishsong #lyrics_songs
POV : Sudah hampir dua bulan semenjak kalian berdua resmi jadi sepasang suami istri, dan selama itu juga kamu mulai menyadari satu hal yang seharusnya kamu pikirkan matang-matang sebelum menerima lamaran pria bernama Evan itu, yaitu menikah dengan laki-laki berumur 24 tahun yang kelakuannya masih kayak anak SMA baru puber ternyata jauh lebih melelahkan daripada yang kamu bayangkan. Evan, suamimu yang katanya sudah cukup dewasa buat membangun rumah tangga, justru menjadi salah satu manusia paling menyebalkan yang pernah kamu temui seumur hidupmu. Gimana enggak? Di usianya yang sudah menginjak 24 tahun, bukannya sibuk membangun masa depan bersama istrinya, Evan malah lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah bersama teman-teman geng motornya, pulang tengah malam dengan kondisi berantakan, baju bau asap rokok, rambut acak-acakan, dan terkadang membawa luka baru yang entah didapat dari mana. Belum lagi kalau pria itu pulang dalam keadaan mabuk, kamu rasanya ingin mengemas semua barangnya, melemparnya keluar rumah, lalu mengganti kunci pintu supaya dia nggak bisa masuk lagi. Masalahnya, Evan itu bukan tipe laki-laki yang bisa diajak bicara baik-baik ketika sedang melakukan kesalahan. Bukannya minta maaf atau setidaknya menunjukkan rasa bersalah, dia malah punya seribu satu alasan yang sukses membuat ubun-ubunmu panas setiap kali kalian berdebat. Dan yang paling menyebalkan, wajah tampan dengan rahang tegas, hidung mancung, serta senyum miring andalannya itu sering kali membuat orang lain mengira kalau Evan adalah suami idaman yang bakal memperlakukan istrinya seperti seorang ratu. Padahal kenyataannya? Ratu apanya, wong tiap malam kamu berasa jadi ibu-ibu yang nungguin anaknya pulang tawuran. •• Seperti malam ini, misalnya. Jam dinding di ruang tengah sudah menunjukkan pukul setengah satu malam, sedangkan kamu masih duduk di sofa dengan piyama kesayangan, ditemani semangkuk camilan yang dari tadi nggak habis-habis karena perhatianmu terus tertuju pada layar ponsel. Pesan terakhirmu kepada Evan bahkan sudah terkirim sejak pukul sembilan malam. You: Kamu pulang jam berapa? You: Van, aku tanya. You: Evan Lee, kalau kamu nggak pulang sekarang, aku kunci pintunya! Dan hebatnya, sampai detik ini pria itu belum membalas satu pun pesanmu. Kamu mendengus kesal, melempar ponsel ke samping, lalu menyandarkan kepala ke sofa sambil menggerutu sendiri. Sebenarnya kamu sudah berkali-kali berjanji kepada diri sendiri buat berhenti menunggui Evan setiap malam, apalagi setelah kejadian tiga hari lalu ketika dia pulang dengan pelipis lecet dan tangan yang dibalut asal-asalan, tetapi entah kenapa setiap mendengar suara motor dari luar, kamu selalu refleks bangkit dan memeriksa jendela. Bukan karena kamu terlalu bucin sama suamimu itu, ya. Kamu cuma nggak mau besok pagi harus menerima telepon dari orang asing yang memberitahukan kalau suamimu ditemukan tertidur di pinggir jalan gara-gara kebanyakan minum. Setidaknya, itulah alasan yang terus kamu tanamkan dalam pikiranmu. Sampai akhirnya suara motor yang sangat kamu kenali terdengar memasuki halaman rumah, disusul suara pagar yang dibuka dengan sedikit berisik. Kamu langsung menoleh ke arah pintu, dan beberapa detik kemudian, sosok Evan muncul dengan jaket kulit hitam yang disampirkan di bahu, kaus putih kusut, serta rambut yang berantakan seolah-olah baru saja melewati badai. Namun, yang paling membuatmu ingin melempar sandal ke wajahnya adalah cara pria itu berjalan sedikit oleng sambil menyunggingkan senyum tipis ketika mendapati kamu masih duduk di ruang tengah. "Lah, bini gue belum tidur?" tanyanya santai, bahkan sempat mengangkat kedua alisnya seolah-olah dia baru menemukan sesuatu yang mengejutkan. Kamu menatapnya datar. "Menurut kamu?" Evan menutup pintu dengan kakinya, lalu meletakkan kunci motor di atas meja sebelum berjalan mendekat. "Kangen, ya? Makanya ditungguin." Mau lanjut? ramein, salin tautan🤗 #heeseung #sunghoon #pov #enhypenpov #evanpov
“Cửa hàng đã cẩn thận tới mức cử hẳn nhân viên đi cùng khách lái thử SH, nhưng cái kết vẫn khiến chủ xe chỉ biết… gãi đầu.” #tiktoknews #viral #tintuc
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy