@jessicaeffendyy: Devan si manusia mukbang @Devan 🥲🥲 #makananviral #jajanantiktok

Bantu kasih nama grup ini
Bantu kasih nama grup ini
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 17 October 2026 03:13:41 GMT
64395
3038
29
30

Music

Download

Comments

tamarajessica
Jessica Effendy :
Devan :
2026-10-17 03:15:16
158
arslin.tobing_.ro
Arslin Tobing_Roma_Dhot Design :
devan selalu makam
2026-10-17 03:17:04
13
putri.tungal.putr37
putri tungal putri :
setiap detik makan
2026-10-17 04:46:26
10
rlalaa75
🫸Peachyy_davv🫷 :
kedua
2026-10-17 03:49:28
1
aldifa.zahwa
WAWAAAUUU💗💗🫶🏻🫶🏻 :
kakk aku ada ide nama akun nih • JDM TRIO • DEJIMAR • MARJIVAN Ibu dari gabungan nama kalian
2026-10-17 12:00:34
0
rioooooo680
RIONALDO :
semua di makan devan
2026-10-17 04:53:01
2
inayiii_12383
naaylla_437 :
Kk Devan kalau collab sama na enho kira² gimana yaa
2026-10-17 09:59:40
0
zie4ns
~tana🕷️🕸️🐱~ :
17
2026-10-17 04:49:35
0
goodfatih
fatihsukacilok :
ke lapan
2026-10-17 03:21:10
0
tamarajessica
Jessica Effendy :
Yey pertama
2026-10-17 03:14:49
24
hanabatrisyazahan
(AnA) :
36menit
2026-10-17 03:50:14
0
milesnotmorales_3
໒꒰ྀི⁄ ⁄>⁄ ⁄ <⁄ ⁄꒱ྀི১ :
devan setiap kali ngeliat makanan
2026-10-17 09:54:01
0
kimpul_candy
˚₊‧꒰ა 𝐂𝐚𝐧𝐝𝐲 ໒꒱ ‧ :
berarti tai ayam mau dong
2026-10-17 04:24:16
0
adalah_pokok_nya.18
Na nau 💢 :
pulang pulang lansung bab 🥰
2026-10-17 03:19:17
1
ica3050238442859
Q?O?S?Y?/ QOSY 😕😕👉🖕👈🙁😑 :
kak devan makan t** k dong kak😊 canda maksudnya kue t**k kakk 😊
2026-10-17 11:42:04
0
mahendra.aditya61
Mahendra Aditya :
😂😂😂
2026-10-17 05:04:40
0
anomaliterseat
𝑵𝒂𝒚𝒍𝒂 💓🇦🇷 :
[Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis]
2026-10-17 05:24:12
0
dia_bukanaku
Kotak_kosong :
😂😂
2026-10-17 09:49:33
0
aisyah.humaira0615
Aisyah Humaira :
😳😳😳
2026-10-17 11:24:40
0
To see more videos from user @jessicaeffendyy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Yang paling menyedihkan dari hidup bukanlah ketika kita tertinggal jauh dari gemerlap dunia, melainkan ketika kita berhasil mendapatkan segalanya, tetapi kehilangan jalan menuju Allah. Di zaman yang semakin akhir ini, dunia seolah tak pernah kehabisan cara untuk membuat manusia jatuh cinta. Harta dikejar, pujian diperebutkan, dan kehidupan orang lain diam-diam menjadi ukuran kebahagiaan. Sampai kita lupa, bahwa tak semua yang tampak berhasil di dunia akan berakhir baik di akhirat. Maka, sungguh beruntung mereka yang masih mampu menjaga arah pulangnya. Yang tetap memilih taat ketika maksiat terasa lebih dekat, tetap menggenggam prinsip ketika dunia menawarkan begitu banyak alasan untuk melepaskannya. Mereka mungkin tidak selalu terlihat hebat di mata manusia. Langkahnya sunyi, perjuangannya tersembunyi, bahkan keistiqamahannya mungkin tak pernah mendapat tepuk tangan. Namun, bukankah yang paling berharga bukanlah seberapa tinggi kita berdiri di hadapan manusia, melainkan bagaimana keadaan kita ketika kelak berdiri di hadapan Allah? Maka, jika ada yang pantas dicemburui dari kehidupan ini, cemburuilah hati yang tetap terpaut kepada-Nya, meski dunia berkali-kali berusaha memalingkannya. Sebab pada akhirnya, kita tidak sedang berlomba untuk menjadi yang paling banyak memiliki, tetapi berharap menjadi salah satu yang Allah ridhai ketika seluruh kepemilikan tak lagi berarti. Semoga kita tidak sibuk memenangkan dunia, lalu pulang kepada Allah dalam keadaan kalah sebagai hamba. Follow @rezaahuss untuk ikutin konten self-improvement lainnya
Yang paling menyedihkan dari hidup bukanlah ketika kita tertinggal jauh dari gemerlap dunia, melainkan ketika kita berhasil mendapatkan segalanya, tetapi kehilangan jalan menuju Allah. Di zaman yang semakin akhir ini, dunia seolah tak pernah kehabisan cara untuk membuat manusia jatuh cinta. Harta dikejar, pujian diperebutkan, dan kehidupan orang lain diam-diam menjadi ukuran kebahagiaan. Sampai kita lupa, bahwa tak semua yang tampak berhasil di dunia akan berakhir baik di akhirat. Maka, sungguh beruntung mereka yang masih mampu menjaga arah pulangnya. Yang tetap memilih taat ketika maksiat terasa lebih dekat, tetap menggenggam prinsip ketika dunia menawarkan begitu banyak alasan untuk melepaskannya. Mereka mungkin tidak selalu terlihat hebat di mata manusia. Langkahnya sunyi, perjuangannya tersembunyi, bahkan keistiqamahannya mungkin tak pernah mendapat tepuk tangan. Namun, bukankah yang paling berharga bukanlah seberapa tinggi kita berdiri di hadapan manusia, melainkan bagaimana keadaan kita ketika kelak berdiri di hadapan Allah? Maka, jika ada yang pantas dicemburui dari kehidupan ini, cemburuilah hati yang tetap terpaut kepada-Nya, meski dunia berkali-kali berusaha memalingkannya. Sebab pada akhirnya, kita tidak sedang berlomba untuk menjadi yang paling banyak memiliki, tetapi berharap menjadi salah satu yang Allah ridhai ketika seluruh kepemilikan tak lagi berarti. Semoga kita tidak sibuk memenangkan dunia, lalu pulang kepada Allah dalam keadaan kalah sebagai hamba. Follow @rezaahuss untuk ikutin konten self-improvement lainnya

About