@pirr.purbaa: Keterbatasan menutup semua aksi dalam bertindak. Jika bisa kehendak di tangan sendiri, di detik dan waktu itu raga ini hadir membentengi belenggu dari tajamnya perih hidup. Dari kejauhan memandang raut yang harus rapuh, perih dan luka ikut mengalir dalam jiwa ini. Dikau mencoba kuat melawan itu semua, semoga raga dan jiwa itu mendapat ketenangan yang selama ini dirindukan, kekuatan yang tak lagi harus dipaksakan, serta kebahagiaan yang tak perlu dibayar dengan air mata. Andai waktu mengizinkan, ingin rasanya hadir bukan sekadar menjadi saksi atas segala perih yang dikau sembunyikan, melainkan menjadi tempat bernaung ketika dunia terasa begitu kejam. Ingin kuambil sebagian beban yang kau pikul, bukan karena aku sanggup menghapus seluruh lukamu, tetapi karena aku tak ingin kau merasa harus menanggung semuanya seorang diri. Namun, apalah daya ketika jarak dan keadaan membatasi langkah, ketika keinginan tak mampu menjelma menjadi tindakan, dan ketika kepedulian hanya bisa kusampaikan melalui doa yang diam-diam kupanjatkan. Maka, biarlah semesta mengetahui bahwa ada jiwa yang dari kejauhan turut merasakan perihmu, ada hati yang berharap kau tetap bertahan, dan ada doa yang tak pernah lelah meminta agar badai dalam hidupmu segera reda. Bertahanlah, wahai jiwa yang sedang lelah. Tak mengapa jika hari ini kau tak mampu tersenyum, tak mengapa jika sesekali air mata jatuh tanpa suara. Kau tak harus selalu menjadi kuat untuk membuktikan bahwa dirimu mampu melewati segalanya. Sebab, bahkan langit pun membutuhkan malam untuk beristirahat sebelum kembali menyambut cahaya. Semoga kelak, setelah sekian lama berdamai dengan luka, kau dapat memandang hidup tanpa rasa takut, melangkah tanpa dibayangi masa lalu, dan tersenyum tanpa harus menyembunyikan kepedihan. Semoga apa yang hari ini membuatmu rapuh, suatu saat menjadi alasan mengapa kau begitu menghargai kebahagiaan. Dan jika pada akhirnya aku hanya mampu menyaksikanmu dari kejauhan, biarlah jarak menjadi saksi bahwa ketulusan tak selalu harus hadir dalam genggaman. Terkadang, ia cukup tinggal dalam doa, tumbuh dalam kepedulian, dan bertahan dalam harapan yang sederhana: Semoga dikau senantiasa baik-baik saja, meski dunia tak selalu memperlakukanmu sebagaimana mestinya. Semoga Tuhan memeluk segala lelah yang tak mampu kau ceritakan, menyembuhkan luka yang tak mampu kau jelaskan, dan mempertemukanmu dengan hari-hari yang membuatmu kembali percaya bahwa hidup masih menyimpan banyak alasan untuk bahagia. H.N26

pirr. purbaaa
pirr. purbaaa
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 17 October 2026 05:03:02 GMT
3671
183
1
14

Music

Download

Comments

adzr421
Vaan ✨ :
2026-10-18 22:37:41
1
To see more videos from user @pirr.purbaa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About