@abdulaziz.a357: القاضي الدكتور احمد عطيه ‏وزير الأوقاف اليمني السابق السعوديه واليمن شي واحد

عبدالعزيز الشبيطي
عبدالعزيز الشبيطي
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 17 October 2026 07:03:56 GMT
43347
1704
326
127

Music

Download

Comments

fa.10601
ف. :
اي والله احنا واليمن شي واحد 🇸🇦
2026-10-18 00:41:00
28
youdhdiuto
M :
ليت كل اليمن عقولهم مثل هذا الرجل
2026-10-17 20:47:11
19
user7025106913318
ابو اشواق :
بيض الله وجهك والله انا نحبكم اليمن الشرفا
2026-10-17 15:55:50
26
r0e_v
🌧️ :
كلنا آل سعود🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦
2026-10-17 20:23:19
11
user1030134466856
اتمنى الخير للجميع :
ماأجمل كلامك وإصبعيك 💚💚💚💚💚🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇾🇪🇾🇪🇾🇪🇾🇪🇾🇪
2026-10-17 18:33:55
6
user59287143107766
user59287143107766 :
ونعم وكرم صح الله لسانك
2026-10-18 02:12:50
5
user8181736014407
الجنوبي :
كفو بيض الله وجهك يا اصيل 👍
2026-10-17 23:42:01
3
h08656
H :
صدقت والله الله يجزاك خير
2026-10-17 15:52:53
7
zenbotsenzenbit
zenbotsenzenbit :
الجنبيه حق من
2026-10-18 07:47:35
0
user56002855058197
احمد الجابر :
2026-10-18 05:58:27
1
user30875486262967
user30875486262967 :
صح لسانك🇸🇦
2026-10-17 22:09:38
6
salmah.alharby
Salmah Alharby :
بيض الله وجك ياشيخ👍👍👍👍👍👍❤️❤️💚💚💚💚💚🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦🇸🇦
2026-10-18 00:10:05
0
user8162971316132
ابو مراد :
من اليمن حفظ الله المملكة العربية السعودية
2026-10-17 22:16:46
3
user18818298574150
سعود ابوغيث :
هذا اليمني الحر الاصيل 👍👍👍
2026-10-17 20:31:17
3
aabwtbfx943
ابوطلال السبوتي :
2026-10-17 19:11:42
2
user54786154516192
ابو علي :
2026-10-17 18:40:23
1
user9487843118574
رهف ايلول :
2026-10-17 17:33:12
2
user9487843118574
رهف ايلول :
2026-10-17 17:33:24
2
user1390187461781
قمر اليوم :
2026-10-17 19:24:39
3
dy8zlh7ytxkv
ابو حمد مهدي :
على الشرعيه ومن يدعي الشرع الذي نالو من الشعب المغلوب عجائب عليهم ان يتوبو ويسيرو بطريق الشرعية الحقيقيه
2026-10-18 02:31:12
0
ibrahim.assiri354
إبراهيم عبدالله الخيري :
والله كلنا اليمن
2026-10-17 16:16:31
3
alhgre1
صقر الحجري🇸🇦 :
بيض الله وجهك وجزاك الله خير
2026-10-17 08:19:19
3
abokhalid4517
abokhalid :
بيض الله وجهك ونسأل الله أن يكتب لك الأجر والثواب
2026-10-18 04:33:14
1
user8607012514017
الجهني ،،، :
شكرآ
2026-10-17 16:37:47
1
To see more videos from user @abdulaziz.a357, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pierre Tendean pergi ketika usianya baru 26 tahun. Ia pergi bukan dari medan perang, bukan pula ketika sedang bertugas di perbatasan. Ia gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965, ketika sedang mendampingi Jenderal Nasution. Beberapa hari sebelumnya, Pierre masih sempat berkabar ke Semarang. Ia mengatakan bahwa dirinya akan pulang karena ibunya berulang tahun. Kepulangannya telah dinantikan. Hidangan kesukaannya telah disiapkan. Ada rencana untuk berangkat bersama keluarga pada 1 Oktober 1965. Namun, rencana itu tidak pernah terjadi. Pada 4 Oktober, nama Pierre disebut sebagai salah satu korban yang ditemukan di Lubang Buaya. Sejak saat itu, kepulangannya memiliki arti yang berbeda. Ia tidak lagi pulang ke Semarang. Tidak lagi duduk bersama keluarganya. Tidak lagi menyelesaikan perjalanan yang telah direncanakannya. Yang tersisa dari Pierre adalah jejak-jejak kehidupannya: foto-foto dari masa kecil hingga ketika ia mengenakan seragam dan menjalankan tugasnya, surat-surat yang pernah ia kirimkan dari Bandung, Medan, dan Jakarta, serta makam tempat namanya kemudian diabadikan. Namun Pierre tidak hanya tinggal dalam benda-benda peninggalan itu. Ia tetap hidup dalam ingatan tentang seorang pemuda yang tumbuh dengan cita-cita, menjalani tugasnya, mencintai keluarganya, dan pada usia yang begitu muda harus mengakhiri hidupnya dalam sebuah peristiwa yang tidak pernah ia bayangkan. Pada akhirnya, seorang Pierre Tendean yang berusia 26 tahun meninggalkan dunia dengan perjalanan hidup yang belum selesai. Ada rumah yang belum sempat ia datangi. Ada ulang tahun ibu yang tidak sempat ia rayakan. Ada perjalanan pulang yang tidak pernah sampai. Dan ada masa depan yang seharusnya masih panjang. Tetapi sejarah mencatat namanya bukan sebagai seseorang yang sempat menyelesaikan semua itu, melainkan sebagai seorang perwira muda yang gugur dan kemudian dikenang sebagai salah satu Pahlawan Revolusi. Pierre memang tidak pernah kembali ke rumah seperti yang ia janjikan. Namanya tetap pulang—berulang kali, melalui foto, surat, buku-buku sejarah, dan ingatan mereka yang tidak pernah berhenti mengenangnya. — 21.O2.1939 🌷𝓟 #pierretendean #pierresangpatriot #fyp #g30spki
Pierre Tendean pergi ketika usianya baru 26 tahun. Ia pergi bukan dari medan perang, bukan pula ketika sedang bertugas di perbatasan. Ia gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965, ketika sedang mendampingi Jenderal Nasution. Beberapa hari sebelumnya, Pierre masih sempat berkabar ke Semarang. Ia mengatakan bahwa dirinya akan pulang karena ibunya berulang tahun. Kepulangannya telah dinantikan. Hidangan kesukaannya telah disiapkan. Ada rencana untuk berangkat bersama keluarga pada 1 Oktober 1965. Namun, rencana itu tidak pernah terjadi. Pada 4 Oktober, nama Pierre disebut sebagai salah satu korban yang ditemukan di Lubang Buaya. Sejak saat itu, kepulangannya memiliki arti yang berbeda. Ia tidak lagi pulang ke Semarang. Tidak lagi duduk bersama keluarganya. Tidak lagi menyelesaikan perjalanan yang telah direncanakannya. Yang tersisa dari Pierre adalah jejak-jejak kehidupannya: foto-foto dari masa kecil hingga ketika ia mengenakan seragam dan menjalankan tugasnya, surat-surat yang pernah ia kirimkan dari Bandung, Medan, dan Jakarta, serta makam tempat namanya kemudian diabadikan. Namun Pierre tidak hanya tinggal dalam benda-benda peninggalan itu. Ia tetap hidup dalam ingatan tentang seorang pemuda yang tumbuh dengan cita-cita, menjalani tugasnya, mencintai keluarganya, dan pada usia yang begitu muda harus mengakhiri hidupnya dalam sebuah peristiwa yang tidak pernah ia bayangkan. Pada akhirnya, seorang Pierre Tendean yang berusia 26 tahun meninggalkan dunia dengan perjalanan hidup yang belum selesai. Ada rumah yang belum sempat ia datangi. Ada ulang tahun ibu yang tidak sempat ia rayakan. Ada perjalanan pulang yang tidak pernah sampai. Dan ada masa depan yang seharusnya masih panjang. Tetapi sejarah mencatat namanya bukan sebagai seseorang yang sempat menyelesaikan semua itu, melainkan sebagai seorang perwira muda yang gugur dan kemudian dikenang sebagai salah satu Pahlawan Revolusi. Pierre memang tidak pernah kembali ke rumah seperti yang ia janjikan. Namanya tetap pulang—berulang kali, melalui foto, surat, buku-buku sejarah, dan ingatan mereka yang tidak pernah berhenti mengenangnya. — 21.O2.1939 🌷𝓟 #pierretendean #pierresangpatriot #fyp #g30spki

About