@tribunpontianak: Sebanyak 335 satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kalimantan Barat (Kalbar) tercatat mengalami kerusakan sedang berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) per Oktober 2026. Sekolah-sekolah dengan kondisi rusak sedang hingga berat menjadi sasaran program revitalisasi yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Direktur SMA Kemendikdasmen RI, Yuli Haryanto, mengatakan jumlah SMA di Kalbar saat ini mencapai 492 satuan pendidikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 335 satuan pendidikan masuk kategori rusak sedang berdasarkan data Dapodik. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Diskusi dan Berbagi Praktik Baik dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Bidang Pendidikan di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar.