@wxshuu: Furuta x Cachorrada . . . pecado a adaptação dele no anime #tokyoghoul #tokyoghouledit #grime #underground

🧛🏻
🧛🏻
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 17 October 2026 18:44:30 GMT
106617
25041
120
1255

Music

Download

Comments

henrymsc220
HenGraçado :
não posso ver isso de graça
2026-10-17 20:51:51
493
___joaovvv
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ :
cara tenho q voltar a ver tokyo ghoul, quem é esse, parei na 3 temporada
2026-10-18 02:16:16
35
.silvrzx1
￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴🌊 :
To comentando ler o mangá agora ele é muito mal adaptado no anime
2026-10-17 21:06:50
145
vjnet.da.seita
￴ ￴ :
Tokyo Ghoul é:
2026-10-18 00:53:29
1
vashvitzen
nicolas!? :
CCG é grimme
2026-10-17 20:42:30
14
notorius7u
g :
eu achava q era a touka
2026-10-17 23:31:06
12
yago25081
愛 :
se tem tokyo ghoul tem eu
2026-10-18 02:49:24
6
flxlouco
flx :
eu achava q era o jason na epoca
2026-10-18 13:07:47
5
ze_capitao
Ze_lider :
qual Eo nome desse estilo de música pelo amorr
2026-10-18 02:00:11
2
dvzin1
Dvbrwz :
dropei o anime na 2 temporada, n sei se leio o mangá ou volto a ver o anime
2026-10-18 02:57:07
3
immise.com
恋 @Mmise :
a droga do goat
2026-10-17 20:10:46
3
shushisilly
mikacuzinhofeio :
pqe ele matou ela?
2026-10-18 01:24:11
1
cross0.x
/home/to0m :
tinha que ser
2026-10-17 20:16:53
16
gabrielpromax180gb
021 :
"assassinada"
2026-10-17 20:45:29
13
pedroxz593
pepeu🇱🇷🩸 :
acabei de le no mangá
2026-10-18 00:11:33
5
raphael_4075
..rafaelzim_$🥷 :
qual nome da música top dms
2026-10-18 14:09:24
0
davixxczn
🦇 :
Nice music
2026-10-17 22:06:50
1
somethingyz
chaves :
2026-10-17 20:26:43
2
moscardini0202
M0skar_ :
Qual música??
2026-10-20 15:07:15
0
sm0kezada
Smoke7 🧭 :
ficou brabo🔥🔥🔥
2026-10-17 20:58:13
1
megra.tron
Trøn :
É o Goat, não tem como
2026-10-18 17:01:47
0
wake_editsxz
Wake O Próprio :
cachorrada
2026-10-18 14:59:07
0
usuario_nao_encontrad093
￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴ :
2026-10-17 21:13:55
1
bieel.jureg
biel :
2026-10-18 16:11:11
0
To see more videos from user @wxshuu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kejadian ini bermula dari keluhan yang terlihat sangat umum. Badan terasa tidak enak, perut begah, disertai rasa mual, gejala yang sering langsung dikaitkan dengan masuk angin. Seperti kebiasaan pada umumnya, keluhan ini pun ditangani dengan kerokan, cara tradisional yang banyak dipercaya bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman di tubuh. Setelah dikerokin, rasa tidak nyaman memang sempat terasa sedikit mereda, sehingga keluhan ini terus dianggap masuk angin biasa yang akan membaik dengan sendirinya. Tidak ada niat untuk memeriksakan diri ke dokter, karena dirasa sudah ditangani dengan cara yang biasa dilakukan selama ini. Namun tiga hari berselang, kondisinya berubah drastis. Muncul nyeri perut yang sangat hebat dan tidak tertahankan, jauh berbeda dari rasa tidak nyaman sebelumnya. Karena sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya diputuskan untuk segera diperiksakan ke dokter. Hasilnya cukup menyesakkan. Dokter mengungkap bahwa apa yang selama ini dikira masuk angin biasa ternyata adalah gejala awal GERD yang sudah berkembang menjadi iritasi parah pada dinding lambung. Karena tidak segera ditangani secara medis dan hanya diatasi dengan kerokan selama tiga hari, kondisi lambung yang sebenarnya sudah bermasalah terus memburuk tanpa penanganan yang tepat, hingga akhirnya berkembang jadi jauh lebih serius dari yang dibayangkan. Menurut penjelasan medis, gejala GERD pada tahap awal memang sering mirip dengan masuk angin, seperti perut begah, mual, dan badan terasa tidak enak. Perbedaannya baru terlihat jelas kalau diperhatikan lebih detail, gejala GERD cenderung berulang, memburuk setelah makan atau saat berbaring, dan tidak benar-benar membaik meski sudah beristirahat atau menjalani pengobatan tradisional. Sayangnya, karena kemiripan gejala inilah banyak orang menunda pemeriksaan medis sampai kondisinya sudah berkembang jauh lebih parah. Bukan berarti kerokan dilarang, tapi penting untuk tidak menjadikannya patokan utama bahwa kondisi tubuh baik-baik saja. Kalau keluhan seperti ini tidak kunjung membaik dalam satu dua hari, apalagi disertai gejala yang makin memberat, sebaiknya jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Penyesalan terbesarnya bukan soal kerokannya, tapi soal waktu yang terbuang karena terlalu lama menunda pemeriksaan medis yang sebenarnya dibutuhkan sejak awal. Bagikan ke orang terdekatmu yang masih sering menyamakan semua keluhan perut dengan masuk angin biasa. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Kejadian ini bermula dari keluhan yang terlihat sangat umum. Badan terasa tidak enak, perut begah, disertai rasa mual, gejala yang sering langsung dikaitkan dengan masuk angin. Seperti kebiasaan pada umumnya, keluhan ini pun ditangani dengan kerokan, cara tradisional yang banyak dipercaya bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman di tubuh. Setelah dikerokin, rasa tidak nyaman memang sempat terasa sedikit mereda, sehingga keluhan ini terus dianggap masuk angin biasa yang akan membaik dengan sendirinya. Tidak ada niat untuk memeriksakan diri ke dokter, karena dirasa sudah ditangani dengan cara yang biasa dilakukan selama ini. Namun tiga hari berselang, kondisinya berubah drastis. Muncul nyeri perut yang sangat hebat dan tidak tertahankan, jauh berbeda dari rasa tidak nyaman sebelumnya. Karena sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya diputuskan untuk segera diperiksakan ke dokter. Hasilnya cukup menyesakkan. Dokter mengungkap bahwa apa yang selama ini dikira masuk angin biasa ternyata adalah gejala awal GERD yang sudah berkembang menjadi iritasi parah pada dinding lambung. Karena tidak segera ditangani secara medis dan hanya diatasi dengan kerokan selama tiga hari, kondisi lambung yang sebenarnya sudah bermasalah terus memburuk tanpa penanganan yang tepat, hingga akhirnya berkembang jadi jauh lebih serius dari yang dibayangkan. Menurut penjelasan medis, gejala GERD pada tahap awal memang sering mirip dengan masuk angin, seperti perut begah, mual, dan badan terasa tidak enak. Perbedaannya baru terlihat jelas kalau diperhatikan lebih detail, gejala GERD cenderung berulang, memburuk setelah makan atau saat berbaring, dan tidak benar-benar membaik meski sudah beristirahat atau menjalani pengobatan tradisional. Sayangnya, karena kemiripan gejala inilah banyak orang menunda pemeriksaan medis sampai kondisinya sudah berkembang jauh lebih parah. Bukan berarti kerokan dilarang, tapi penting untuk tidak menjadikannya patokan utama bahwa kondisi tubuh baik-baik saja. Kalau keluhan seperti ini tidak kunjung membaik dalam satu dua hari, apalagi disertai gejala yang makin memberat, sebaiknya jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Penyesalan terbesarnya bukan soal kerokannya, tapi soal waktu yang terbuang karena terlalu lama menunda pemeriksaan medis yang sebenarnya dibutuhkan sejak awal. Bagikan ke orang terdekatmu yang masih sering menyamakan semua keluhan perut dengan masuk angin biasa. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About