Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@vsinthu.s: 𝓢𝓸 𝓬𝓾𝓽𝓮 𝓶𝓪 💕💕💕♬♩♪♩ ♩♪♩♬☆♬○#☆♡🦋❤️❤️💕❤️❤️💕💕
⋆જ⁀➴ ♡ѕιηтнυજ⁀➴ ♡ ˚₊·—̳͟͞͞♡.
Open In TikTok:
Region: GB
Saturday 17 October 2026 20:19:24 GMT
43614
1782
0
182
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.35MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.35MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @vsinthu.s, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Hysterical @Asala Dabke 😂
Best Deodorant 🔥 #deodorant #smellgood #aluminumfree #nativedeodorant #tiktokshop
assalamualaikum wrwb 🙏 untuk penjelasan isi caption yg tertera "Sedang meniru perilaku nabi" "Aku memaafkanmu,tapi jauhkan wajahmu dari pandangku" Ya, ini adalah ucapan Nabi Muhammad Saw kepada wahsyi ' Ketika Wahsyi bin Harb datang menemui Nabi Muhammad SAW untuk masuk Islam setelah membunuh paman beliau (Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib) dalam Perang Uhud, Nabi Muhammad SAW mengucapkan dan meminta hal-hal berikut: *Menerima syahadat dan tobatnya: Nabi Muhammad SAW menerima keislaman Wahsyi, karena Islam menghapus dosa-dosa masa lalu. *Menanyakan kronologi: Nabi bertanya kepadanya: "Apakah engkau Wahsyi?" Lalu setelah dibenarkan, beliau bersabda: "Duduklah dan ceritakanlah kepadaku bagaimana engkau membunuh Hamzah." *Meminta untuk tidak memperlihatkan wajah: Setelah Wahsyi selesai menceritakan kejadian tersebut, Rasulullah SAW memalingkan wajahnya dan bersabda dengan perasaan duka yang mendalam atas paman yang sangat beliau cintai: Celakalah kamu, wahai Wahsyi! Sembunyikanlah wajahmu dariku. Aku tidak akan melihat wajahmu lagi setelah ini." (Atau dalam riwayat lain: "Apakah engkau bisa tidak menampakkan wajahmu di hadapanku?") ✨Sikap ini bukan bentuk kebencian personal terhadap keimanan Wahsyi, melainkan cerminan rasa sakit dan duka manusiawi Nabi Muhammad SAW, karena melihat wajah Wahsyi akan selalu membangkitkan kepedihan dan kenangan gugurnya Hamzah. *Paman Rasulullah SAW yang bernama Hamzah bin Abdul Muthalib gugur dalam Perang Uhud. Dia dibunuh Wahsyi bin Harb, budak milik tokoh Quraisy Jubair bin Muth'im. Peristiwa ini membuat Rasulullah SAW sedih bukan main melihat kondisi pamannya begitu mengenaskan. Pembunuhan paman Rasulullah SAW itu dilakukan Wahsyi atas perintah Hindun binti Utbah yang menyewanya dan menjanjikan memerdekakannya. Hindun ingin balas dendam atas kematian ayah dan saudaranya yang tewas dalam Perang Badar. Setelah Perang Uhud usai, semua syuhada dikumpulkan untuk dimakamkan. Di sana terdapat jenazah Hamzah. Rasulullah SAW yang melihatnya langsung merasa sangat iba dan sedih melihat jenazah pamannya diperlakukan sangat tidak manusiawi. Duka Rasulullah SAW atas kematian pamannya begitu hebat. Pada hari penaklukan Makkah, Rasulullah SAW mengutus seseorang menemui Wahsyi untuk memeluk Islam. Wahsyi pun memeluk Islam dan dibawa ke hadapan Rasulullah SAW. Sang Rasul pun bertanya, "Engkaulah yang bernama Wahsyi?" "Ya," jawab Wahsyi. "Engkaukah yang telah membunuh pamanku Hamzah?" tanya Nabi SAW. "Benar," jawab Wahsyi. Rasulullah SAW lalu meminta Wahsyi menceritakan pembunuhan yang dia lakukan. Wahsyi pun menceritakan detail peristiwanya, termasuk saat Hindun membelah tubuh Hamzah dengan sangat sadis. Setelah mendengar semuanya dari Wahsyi, Rasulullah SAW memaafkan Wahsyi tapi beliau tidak mau melihat wajahnya lagi. "Pergilah dari sini. Jangan engkau muncul lagi di depan mataku," kata Rasulullah SAW. Rasulullah SAW tak sanggup melihat wajah Wahsyi karena beliau pasti akan teringat wajah pamannya yang hancur saat pembunuhan itu. Bagi Rasulullah SAW, ingatan itu menyebabkan kepedihan yang amat dahsyat. ✨😭😔 #CapCut
Membalas @salsa🌻 gorengin bjm kak🤤🤤🤤 #fyp #gorengan #banjarmasin #viral #tahuisi
Lantunan Sholawat Penyejuk Hati 🤍 #sholawat #muslimah #trendingsong #coversong #fypage
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy