@abuabed07: امي 3 حروف سهلين والمعني مش كافي ❣️⭐🌼#LearnOnTikTok #fypシ #LearnOnTikTok #fypシ #تصميم_فيديوهات🎶🎤🎬

Abu Abed
Abu Abed
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 17 October 2026 21:40:33 GMT
27787
2768
29
119

Music

Download

Comments

mariam3929609272220
𝓜𝓐𝓡𝓘𝓐𝓜🙈💕 :
ربنا يخليكي ليا ي روح قلبي❤️‍🩹😔
2026-10-17 22:21:25
1
ra41719
marioma🤎🦋 :
منهالله 🥺🥺🥺🥺🥺💔💔💔💔💔
2026-10-19 16:36:46
1
remasalnagger
Remas Alnagger ريماس عبدالله :
علشان هي روحنا 🥰🥰
2026-10-18 11:27:53
0
user3035414351883
أنوار المدينة :
حبيبتي أمي [عيون دامعة]
2026-10-18 19:00:58
0
user3819330695675
ام رجب :
2026-10-18 08:13:44
0
rabab_malah1
@Rabab_ malah 313 :
😭😭😭😭😭
2026-10-19 01:29:02
0
hussinjast
HussinJast :
امي هي الأمن والسكن وسور الراحه الأبديه لكل حياتي
2026-10-20 01:29:49
0
mahamdali169
mahamdali169 :
🥰🥰🥰
2026-10-20 00:13:33
0
mahamdali169
mahamdali169 :
🥺🥺🥺
2026-10-20 00:13:30
0
ahmed.hahsm.fatha
احمد الاسيوطي 😈⚔️😈 :
❤️❤️❤️
2026-10-20 00:13:17
0
shahd__ayman2
❣️𝓢𝓱𝓪𝓱𝓭 𝓐𝔂𝓶𝓪𝓷❣️ :
♥️♥️♥️
2026-10-19 22:33:42
0
user4054690013081
ياسين مبارك الغواصي :
🥰🥰🥰
2026-10-19 22:23:58
0
user2634703922825
سالم ابراهيم :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-10-19 21:06:10
0
user1432672052117
قطاسه🤍✨. :
🥰🥰🥰
2026-10-19 19:54:15
0
aymanazaldin
ayman azaldin :
💔😢
2026-10-19 14:50:01
0
user8175278424322
ابو سفيان :
[مؤثر][مؤثر][مؤثر]
2026-10-19 12:46:04
0
user4404536188215
حمو ❤😘 :
😘😘😘
2026-10-19 09:12:55
0
dshashdh
الكنج😉💸 :
🥰🥰
2026-10-19 03:43:44
0
boda0553
🤴🏻:★بوَدا★||BODA♥︎ :
♥️♥️♥️
2026-10-18 23:46:50
0
dyvl87o11yga
✊عٌبًدٍهّ آلَوٌشُ 😎 :
🤍🤍🤍
2026-10-18 22:20:19
0
userohgkusn0s2
آبہؤُ سہعہد ✨☝🏻 :
🥰🥰🥰
2026-10-18 21:33:14
0
ahmed3072010
آحـޢޢــمـޢޢــډ••🥷🏻 :
🥰🥰🥰
2026-10-18 06:02:54
0
user1561007630650
زرياب القاسمي :
🤲🤲🤲🤲🤲🤲❤️❤️❤️
2026-10-18 01:07:38
0
abasssd0
.. :
❤️
2026-10-18 00:31:53
0
user7160945856729
عمر البرنس :
🥺🥺🥺
2026-10-17 21:49:46
0
To see more videos from user @abuabed07, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pastor pembantu di Paroki Santo Petrus Kloangpopot, Keuskupan Maumere diduga dianiaya oleh warga usai melakukan misa pemakaman. Seorang pastor berinisial FPA diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga warga usai memimpin misa pemakaman di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Kasus tersebut kini ditangani Polres Sikka untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. Sekretaris Uskup Maumere, Romo Yakobus Dionisius Migo, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi setelah korban menyelesaikan rangkaian misa pemakaman di rumah duka dan prosesi pengantaran jenazah ke makam. Selama misa berlangsung korban sempat mengingatkan umat agar mengikuti perayaan secara khusyuk. Namun, di tengah prosesi sempat terjadi keributan di antara sejumlah umat. Situasi berlanjut hingga di area pemakaman. Saat upacara penguburan masih berlangsung, sebagian umat meminta agar penutupan makam dipercepat, sementara ritus keagamaan belum selesai. Karena merasa prosesi tidak dihormati, korban menyerahkan mikrofon kepada umat dan meninggalkan lokasi setelah menanggalkan atribut liturgi. Saat hendak mengambil sepeda motor untuk pulang, korban diduga dihadang dan diserang oleh tiga orang. “Korban menyampaikan bahwa ada dua orang menyerang dari depan dan satu dari belakang. Serangan dari belakang tidak sempat diketahui, namun hasil visum menunjukkan adanya memar di bagian punggung dan tengkuk,” Berdasarkan keterangan dokter, korban mengalami memar dan kemerahan akibat benturan keras, kata Romo Dionisius. Sejumlah umat yang berada di lokasi itu langsung melerai dan membawa korban ke rumah warga terdekat untuk diamankan. Awalnya umat mengira ketiga orang itu ingin mengajak romo kembali ke tempat pemakaman, namun ternyata terjadi penyerangan,” ujarnya. Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno melalui Kasi Humas Polres Sikka AIPDA Leonardus Tunga membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. “Korban telah membuat laporan polisi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 12.30 WITA di SPKT Polres Sikka, terlapor dalam laporan tersebut berinisial Y A. Jelas Kasi Humas Polres Sikka. Insiden tersebut sempat menghebohkan masyarakat dan menimbulkan amarah banyak orang dari berbagai kalangan, khususnya umat Katolik di Maumere. Di media sosial pun, ada pengguna yang mengungkapkan kemarahannya terhadap pelaku dengan membuat postingan langsung di beranda facebooknya. “Pelaku penganiayaan Pastor di Keuskupan Maumere HARUS DITINDAK TEGAS!!! Apapun alasannya tidak bisa dibenarkan!!! Sumpah saya geraaaaammmm dengan pelaku yang BERANI menganiaya IMAM. Bukan orang lain, tapi kita sendiri yang melakukan itu.... Sangat sangat sangat miris. Penjarakan agar ada efek jera dan tidak ada cerita lagi dikemudian hari bahwa seorang Pastor dianiaya oleh umatnya sendiri”. Ungkap salah satu pengguna facebook di berandanya dengan marah dan menandai “semua orang” di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Banyak pula yang berkomentar terhadap postingan tersebut. Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Sikka AIPDA Leonardus Tunga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Saat ini proses penyelidikan telah dilakukan oleh tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sikka untuk mengungkapkan fakta sebenarnya di balik peristiwa ini.
Pastor pembantu di Paroki Santo Petrus Kloangpopot, Keuskupan Maumere diduga dianiaya oleh warga usai melakukan misa pemakaman. Seorang pastor berinisial FPA diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga warga usai memimpin misa pemakaman di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Kasus tersebut kini ditangani Polres Sikka untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. Sekretaris Uskup Maumere, Romo Yakobus Dionisius Migo, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi setelah korban menyelesaikan rangkaian misa pemakaman di rumah duka dan prosesi pengantaran jenazah ke makam. Selama misa berlangsung korban sempat mengingatkan umat agar mengikuti perayaan secara khusyuk. Namun, di tengah prosesi sempat terjadi keributan di antara sejumlah umat. Situasi berlanjut hingga di area pemakaman. Saat upacara penguburan masih berlangsung, sebagian umat meminta agar penutupan makam dipercepat, sementara ritus keagamaan belum selesai. Karena merasa prosesi tidak dihormati, korban menyerahkan mikrofon kepada umat dan meninggalkan lokasi setelah menanggalkan atribut liturgi. Saat hendak mengambil sepeda motor untuk pulang, korban diduga dihadang dan diserang oleh tiga orang. “Korban menyampaikan bahwa ada dua orang menyerang dari depan dan satu dari belakang. Serangan dari belakang tidak sempat diketahui, namun hasil visum menunjukkan adanya memar di bagian punggung dan tengkuk,” Berdasarkan keterangan dokter, korban mengalami memar dan kemerahan akibat benturan keras, kata Romo Dionisius. Sejumlah umat yang berada di lokasi itu langsung melerai dan membawa korban ke rumah warga terdekat untuk diamankan. Awalnya umat mengira ketiga orang itu ingin mengajak romo kembali ke tempat pemakaman, namun ternyata terjadi penyerangan,” ujarnya. Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno melalui Kasi Humas Polres Sikka AIPDA Leonardus Tunga membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. “Korban telah membuat laporan polisi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 12.30 WITA di SPKT Polres Sikka, terlapor dalam laporan tersebut berinisial Y A. Jelas Kasi Humas Polres Sikka. Insiden tersebut sempat menghebohkan masyarakat dan menimbulkan amarah banyak orang dari berbagai kalangan, khususnya umat Katolik di Maumere. Di media sosial pun, ada pengguna yang mengungkapkan kemarahannya terhadap pelaku dengan membuat postingan langsung di beranda facebooknya. “Pelaku penganiayaan Pastor di Keuskupan Maumere HARUS DITINDAK TEGAS!!! Apapun alasannya tidak bisa dibenarkan!!! Sumpah saya geraaaaammmm dengan pelaku yang BERANI menganiaya IMAM. Bukan orang lain, tapi kita sendiri yang melakukan itu.... Sangat sangat sangat miris. Penjarakan agar ada efek jera dan tidak ada cerita lagi dikemudian hari bahwa seorang Pastor dianiaya oleh umatnya sendiri”. Ungkap salah satu pengguna facebook di berandanya dengan marah dan menandai “semua orang” di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Banyak pula yang berkomentar terhadap postingan tersebut. Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Sikka AIPDA Leonardus Tunga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Saat ini proses penyelidikan telah dilakukan oleh tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sikka untuk mengungkapkan fakta sebenarnya di balik peristiwa ini. "Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, serta terlapor untuk mengungkapkan peristiwa pidana yang terjadi, termasuk untuk memastikan pelaku dan motif di balik kejadian ini," tandas Leonardus. Leonardus pun menjelaskan bahwa, saat ini seorang terlapor berinisial YA sedang diperiksa, kami akan memberikan informasi lengkap setelah tim penyidik menyelesaikan seluruh tahapan penyelidikan. #sorotandunia #sorotantiktok #sorotan #maumere_manisee #maumere

About