@rutfh44: #capcut #capcutpioneer #capcutnow The template in the lower left corner is ready. Upload a photo to make the same video.La plantilla en la esquina inferior izquierda está lista. Sube una foto para crear el mismo vídeo. القالب في الزاوية السفلية اليسرى جاهز. قم بتحميل صورة لصنع نفس الفيديو. Templat di sudut kiri bawah sudah siap. Unggah foto untuk membuat video yang sama Mẫu ở góc dưới trái đã sẵn sàng rồi nè! Chỉ cần tải lên 1 bức ảnh là có thể làm video giống hệt luôn đấy!

Rutfh
Rutfh
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 18 October 2026 05:24:42 GMT
1159308
11838
165
24270

Music

Download

Comments

hongho9396
HỒ SỸ HỒNG 37 NA :
có mất phí ko mn
2026-10-18 13:56:11
4
thoa.tran6670
Thoa Tran :
Chấp nhận tốn tiền nhưng lm ko dc
2026-10-21 10:11:06
0
ngoc88116
Ngoc11688 :
làm dễ ko
2026-10-21 10:57:09
1
userz96zcqmtq3
NhậnLàmAI :
làm hộ ạ
2026-10-23 02:05:46
1
mucgaming8
Tuyết Nhi :
Yêu quá thui
2026-10-23 01:01:53
1
phngnh922
𝘿𝙐𝙊𝙉𝙂 𝙨𝙪𝙠𝙖❤️ :
làm có ra đâu
2026-10-20 15:30:38
1
thithi990
Thi Thi :
có tính phí kh vậy
2026-10-18 14:41:26
0
gara.oto.minh.tru
Gara oto Minh Trung :
tốn phí nha 🥰
2026-10-18 14:57:16
2
hoanghinh71
hoàng hinh :
hai be de thuong qua[Tim đỏ][Tim đỏ][Tim đỏ][Tim đỏ]
2026-10-22 04:15:51
1
vuhuythangday
Vũ Thắng :
k làm đc
2026-10-19 15:24:44
1
anh.nguyenduong3
Anh Nguyenduong :
hay quá
2026-10-18 12:28:29
0
m.thy656
Thủy :
túi k cũng k làm dc
2026-10-20 07:58:11
1
phuong180570
phuong180570 :
2026-10-18 09:19:46
1
anh.tun.trn97
Anh Tuấn Trần :
2026-10-18 10:16:56
1
user2758203016673
Nguyên Quả Táo :
2026-10-18 09:02:58
1
ngoclan3686
ngoclan3686 :
2026-10-18 11:08:12
1
vy50753
vy :
2026-10-18 12:43:11
1
bapshop60
Bảo Huy✅ :
🥰🥰 Follow
2026-10-22 09:45:44
0
lin.land79
Liên Land :
Ok
2026-10-22 08:36:24
0
tun.trn.vn75
Tuấn Trần Văn :
2026-10-23 07:00:51
0
duy.khang9536
anh là của em :
2026-10-23 07:01:52
0
h4256184
H@i nguyễn :
vui nhộn
2026-10-23 05:03:58
0
vit.trm0
vittram96 :
Có làm đc đâu ??
2026-10-23 06:47:13
0
xunyn50
xunyn50 :
cưng
2026-10-18 06:53:56
0
To see more videos from user @rutfh44, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Terungkap! Peran 2 Tersangka Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang ‎ ‎Medan, kompastalk.co – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Wakil Komandan (Wadan) Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang, Donny Pacek. Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Limau Mungkur, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam. ‎ ‎Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap dua tersangka berinisial AAL dan DHC. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, AAL diduga berperan sebagai eksekutor yang menembak korban, sedangkan DHC diduga berperan sebagai penyuruh sekaligus pihak yang memiliki senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut. ‎ ‎Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Cornelis Simanjuntak mengatakan, peristiwa penembakan itu diduga berawal dari penyerangan di rumah seseorang bernama Feri di Kecamatan Tanjung Morawa. ‎ ‎“Feri kemudian menghubungi Donny Pacek untuk meminta bantuan,” kata Cornelis saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (22/10/2026). Keterangan itu disampaikan dengan didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama K. Purba. ‎ ‎Menurut Cornelis, setelah menerima pesan dari Feri, Donny Pacek mengumpulkan sejumlah rekannya untuk mendatangi lokasi keributan. Mereka berangkat menggunakan mobil. ‎ ‎Namun, ketika melintas di Jalan Limau Mungkur, Donny Pacek diduga ditembak oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. ‎ ‎“Di tengah perjalanan datang dua orang pelaku berinisial DHC dan AAL dengan mengendarai sepeda motor melakukan penembakan terhadap Donny Pacek saat mengemudikan mobil di Jalan Limau Mungkur,” ujar Cornelis. ‎ ‎Akibat penembakan tersebut, Donny Pacek meninggal dunia. Sementara itu, kedua pelaku mengalami luka tembak setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh usai bertabrakan dengan mobil korban. ‎ ‎Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri ke area perkebunan. Meski mengalami luka, mereka berupaya menghindari kejaran petugas. ‎ ‎Menerima laporan mengenai penembakan yang menewaskan anggota Pemuda Pancasila tersebut, personel Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan. ‎ ‎Polisi memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rangkaian kejadian hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka di kediaman mereka. ‎ ‎Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menduga aksi penembakan terhadap Donny Pacek telah direncanakan sebelumnya. ‎ ‎Cornelis menjelaskan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam kasus tersebut. AAL diduga sebagai eksekutor yang melepaskan tembakan ke arah korban, sedangkan DHC diduga berperan sebagai pihak yang menyuruh serta memiliki senjata api. ‎ ‎Saat ini, AAL telah ditahan di Mapolda Sumut. Sementara itu, DHC masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya. ‎ ‎Dalam penanganan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol, empat senapan angin laras panjang, senjata tajam, serta barang lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut. ‎ ‎Penyidik masih terus mengembangkan kasus penembakan yang menewaskan Wadan Koti Pemuda Pancasila Deli Serdang itu untuk mendalami motif, keterlibatan pihak lain, serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik peristiwa tersebut. ‎ ‎“Kasus penembakan itu masih dalam pengembangan untuk mengungkap aktor intelektualnya,” pungkas Cornelis. ‎ ‎Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian Donny Pacek. https://www.kompastalk.co/terungkap-peran-2-tersangka-penembakan-wadan-koti-pp-deli-serdang/ #viral#beritaviral#fyp#medan#indonesia  @mpnpemudapancasila@info_pemudapancasila@BIRO_WARTA POLDASU
Terungkap! Peran 2 Tersangka Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang ‎ ‎Medan, kompastalk.co – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Wakil Komandan (Wadan) Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang, Donny Pacek. Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Limau Mungkur, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam. ‎ ‎Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap dua tersangka berinisial AAL dan DHC. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, AAL diduga berperan sebagai eksekutor yang menembak korban, sedangkan DHC diduga berperan sebagai penyuruh sekaligus pihak yang memiliki senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut. ‎ ‎Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Cornelis Simanjuntak mengatakan, peristiwa penembakan itu diduga berawal dari penyerangan di rumah seseorang bernama Feri di Kecamatan Tanjung Morawa. ‎ ‎“Feri kemudian menghubungi Donny Pacek untuk meminta bantuan,” kata Cornelis saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (22/10/2026). Keterangan itu disampaikan dengan didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama K. Purba. ‎ ‎Menurut Cornelis, setelah menerima pesan dari Feri, Donny Pacek mengumpulkan sejumlah rekannya untuk mendatangi lokasi keributan. Mereka berangkat menggunakan mobil. ‎ ‎Namun, ketika melintas di Jalan Limau Mungkur, Donny Pacek diduga ditembak oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. ‎ ‎“Di tengah perjalanan datang dua orang pelaku berinisial DHC dan AAL dengan mengendarai sepeda motor melakukan penembakan terhadap Donny Pacek saat mengemudikan mobil di Jalan Limau Mungkur,” ujar Cornelis. ‎ ‎Akibat penembakan tersebut, Donny Pacek meninggal dunia. Sementara itu, kedua pelaku mengalami luka tembak setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh usai bertabrakan dengan mobil korban. ‎ ‎Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri ke area perkebunan. Meski mengalami luka, mereka berupaya menghindari kejaran petugas. ‎ ‎Menerima laporan mengenai penembakan yang menewaskan anggota Pemuda Pancasila tersebut, personel Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan. ‎ ‎Polisi memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rangkaian kejadian hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka di kediaman mereka. ‎ ‎Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menduga aksi penembakan terhadap Donny Pacek telah direncanakan sebelumnya. ‎ ‎Cornelis menjelaskan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam kasus tersebut. AAL diduga sebagai eksekutor yang melepaskan tembakan ke arah korban, sedangkan DHC diduga berperan sebagai pihak yang menyuruh serta memiliki senjata api. ‎ ‎Saat ini, AAL telah ditahan di Mapolda Sumut. Sementara itu, DHC masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya. ‎ ‎Dalam penanganan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol, empat senapan angin laras panjang, senjata tajam, serta barang lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut. ‎ ‎Penyidik masih terus mengembangkan kasus penembakan yang menewaskan Wadan Koti Pemuda Pancasila Deli Serdang itu untuk mendalami motif, keterlibatan pihak lain, serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik peristiwa tersebut. ‎ ‎“Kasus penembakan itu masih dalam pengembangan untuk mengungkap aktor intelektualnya,” pungkas Cornelis. ‎ ‎Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian Donny Pacek. https://www.kompastalk.co/terungkap-peran-2-tersangka-penembakan-wadan-koti-pp-deli-serdang/ #viral#beritaviral#fyp#medan#indonesia @mpnpemudapancasila@info_pemudapancasila@BIRO_WARTA POLDASU

About