@a2mcargarage: Detailing 1 jutaan udah sekomplit ini !! #a2mcargarage #detailing #pov

A2M Car Interior
A2M Car Interior
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 18 October 2026 08:25:40 GMT
2639
17
9
0

Music

Download

Comments

dedihadi8624
Madinatul Ilmi Lidda'wah :
untuk mobilio kena berapa ka
2026-10-18 08:46:52
0
bunda_777
Rury :
kalau untuk great Corolla kena brp ka?
2026-10-18 08:44:48
0
mcmxcvi59
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
Utk mazda cx5 brp bg?
2026-10-18 14:16:51
0
mira.andani87
mira.andani87 :
Untuk mobilio berp ???
2026-10-18 13:08:52
0
aji.suryadipraja
Aji Suryadipraja :
untuk avanza velos 2019 kena berapa
2026-10-18 09:29:22
0
bearhoneyy
🎀💅🏻 :
Untuk sigra budget brp ka?
2026-10-19 03:18:21
0
To see more videos from user @a2mcargarage, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hari Santri bukan hanya tentang memakai sarung, mengenakan peci, mengibarkan bendera, atau mengikuti berbagai seremoni. Lebih dari itu, Hari Santri adalah momentum untuk kembali bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kita bersungguh-sungguh dalam mengaji dan mengamalkan ilmu? Mbah Maimoen Zubair pernah mengingatkan bahwa ketika berbicara tentang Hari Santri, jangan sampai kita hanya sibuk dengan perayaan, tetapi melupakan jati diri santri yang sesungguhnya, yaitu mengaji dan terus mendalami ilmu agama. Sebagaimana sebuah ungkapan: لَا طَرِيقَ إِلَى اللَّهِ عَلَى وَجْهِ الْحَقِّ إِلَّا بِالْعِلْمِ الشَّرْعِيِّ “Tidak ada jalan menuju Allah dengan cara yang benar kecuali melalui ilmu syariat.” Inilah yang seharusnya menjadi refleksi setiap santri. Sebab, identitas santri bukan sekadar pakaian yang dikenakan atau status yang disandang, melainkan kesungguhannya dalam menuntut ilmu, menjaga adab kepada guru, dan mengamalkan apa yang telah dipelajari. Jangan sampai Hari Santri dirayakan dengan meriah, tetapi semangat mengaji justru semakin melemah. Jangan sampai kita bangga menyebut diri sebagai santri, tetapi semakin jauh dari kitab, majelis ilmu, dan nasihat para guru. Sebab, santri sejati bukan hanya mereka yang merayakan Hari Santri, tetapi mereka yang terus mengaji, menjaga adab, dan menjadikan ilmunya sebagai jalan untuk mendekat kepada Allah. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial
Hari Santri bukan hanya tentang memakai sarung, mengenakan peci, mengibarkan bendera, atau mengikuti berbagai seremoni. Lebih dari itu, Hari Santri adalah momentum untuk kembali bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kita bersungguh-sungguh dalam mengaji dan mengamalkan ilmu? Mbah Maimoen Zubair pernah mengingatkan bahwa ketika berbicara tentang Hari Santri, jangan sampai kita hanya sibuk dengan perayaan, tetapi melupakan jati diri santri yang sesungguhnya, yaitu mengaji dan terus mendalami ilmu agama. Sebagaimana sebuah ungkapan: لَا طَرِيقَ إِلَى اللَّهِ عَلَى وَجْهِ الْحَقِّ إِلَّا بِالْعِلْمِ الشَّرْعِيِّ “Tidak ada jalan menuju Allah dengan cara yang benar kecuali melalui ilmu syariat.” Inilah yang seharusnya menjadi refleksi setiap santri. Sebab, identitas santri bukan sekadar pakaian yang dikenakan atau status yang disandang, melainkan kesungguhannya dalam menuntut ilmu, menjaga adab kepada guru, dan mengamalkan apa yang telah dipelajari. Jangan sampai Hari Santri dirayakan dengan meriah, tetapi semangat mengaji justru semakin melemah. Jangan sampai kita bangga menyebut diri sebagai santri, tetapi semakin jauh dari kitab, majelis ilmu, dan nasihat para guru. Sebab, santri sejati bukan hanya mereka yang merayakan Hari Santri, tetapi mereka yang terus mengaji, menjaga adab, dan menjadikan ilmunya sebagai jalan untuk mendekat kepada Allah. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About