@almoradi7117: #اكسبلور #مشاهير_تيك_توك #البيضاء #اليمن_صنعاء_تعز_اب_ذمار_عدن_وطن_واحد #اكسبلورexplore

الشاعر/شهاب الصبري المرادي
الشاعر/شهاب الصبري المرادي
Open In TikTok:
Region: SA
Sunday 18 October 2026 10:12:45 GMT
9433
194
7
7

Music

Download

Comments

user1608611995618
خالد ناصر :
مافيه معاكم الا هذه القصيده وبس اعطونا ثانيات
2026-10-18 20:48:49
2
user785205014511
محمد اسماعيل جرون :
ونعم
2026-10-18 11:30:34
0
tarik.azzani
عزاني بيضاني :
الحان/ شوربان كلمات/ عبدالله الجعفي الغرابي
2026-10-18 21:10:20
1
user49805722773510
اليمن الميمون :
الله يرحم الفنان شوربان
2026-10-18 18:04:30
1
user495518651
Mohammad ali :
مو شي شوربان.
2026-10-18 20:23:46
0
alqhatani222
Alqhatan :
انشهد في سرو مذحج ال عزان
2026-10-18 22:04:54
0
To see more videos from user @almoradi7117, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About