@realbobby_: Racism isn't just an opinion—it's a disease, and it stops with us. ✊🏻✊🏼✊🏽✊🏾✊🏿 #StopRacism #EndRacism #HumanityFirst #EqualityForALL"

realbobby_
realbobby_
Open In TikTok:
Region: NG
Sunday 18 October 2026 13:24:06 GMT
7975
839
14
8

Music

Download

Comments

noahbff
☊✮✳𝔔𝔘𝔈𝔈𝔑✰✵☋ :
𝑒𝑣𝑒𝑛 𝑏𝑖𝑟𝑑𝑠 ?? 🤨
2026-10-18 16:14:09
15
ahvy972
𝓡𝓞𝓣𝓗𝓐𝓝𝓐 :
2026-10-18 16:13:12
23
tracytracyy906
Itz~Equiyarh💜😎🙏 :
kyer3 s3 the ppl ve bn racists aama their birds eei boii
2026-10-18 16:10:10
1
edwinaosei901
Wina :
hmmmmmm
2026-10-18 15:59:30
3
pytt_thelma
𝓛𝓪𝔂𝓵𝓪𝔂 😝🍒🇬🇭 :
Even birds
2026-10-18 15:58:53
9
shelly4seli
It’s_seli💋😝 :
We are
2026-10-18 18:15:54
11
smollcar3
Nikaluffy :
What thehell is that supposed to mean
2026-10-19 00:55:18
0
li.wa28
Lina :
we are all the same
2026-10-18 22:49:59
0
sika6914
sika :
😳😳😳
2026-10-18 20:39:58
1
To see more videos from user @realbobby_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pada 19 Oktober 2024, sehari menjelang purnatugas, Pak Jokowi menerima kunjungan Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Han Zheng, di Istana Merdeka, Jakarta. Momen ini menjadi istimewa karena Han Zheng merupakan tamu negara terakhir yang diterima Pak Jokowi sebagai Presiden RI. Han Zheng tiba sekitar pukul 19.00 WIB dan disambut langsung oleh Pak Jokowi. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno turut mendampingi pertemuan tersebut. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan perpisahan. Han Zheng juga menyampaikan salam dari Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang mengapresiasi persahabatannya dengan Pak Jokowi. Dalam pertemuan itu, Pak Jokowi menyampaikan keyakinan bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok akan terus terjalin erat, termasuk di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Selama 10 tahun kepemimpinan Pak Jokowi, hubungan Indonesia–Tiongkok berkembang melalui kerja sama di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, hingga infrastruktur. Salah satu proyek yang menonjol adalah Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh, yang diresmikan pada Oktober 2023 sebagai kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah persaingan kekuatan global, Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif: membangun kemitraan dengan berbagai negara tanpa mengikatkan diri pada satu blok kekuatan. Pertemuan terakhir dengan Han Zheng menjadi salah satu penanda bahwa diplomasi Indonesia terus diarahkan untuk menjaga persahabatan, memperluas kerja sama, dan memperjuangkan kepentingan nasional.
Pada 19 Oktober 2024, sehari menjelang purnatugas, Pak Jokowi menerima kunjungan Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Han Zheng, di Istana Merdeka, Jakarta. Momen ini menjadi istimewa karena Han Zheng merupakan tamu negara terakhir yang diterima Pak Jokowi sebagai Presiden RI. Han Zheng tiba sekitar pukul 19.00 WIB dan disambut langsung oleh Pak Jokowi. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno turut mendampingi pertemuan tersebut. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan perpisahan. Han Zheng juga menyampaikan salam dari Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang mengapresiasi persahabatannya dengan Pak Jokowi. Dalam pertemuan itu, Pak Jokowi menyampaikan keyakinan bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok akan terus terjalin erat, termasuk di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Selama 10 tahun kepemimpinan Pak Jokowi, hubungan Indonesia–Tiongkok berkembang melalui kerja sama di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, hingga infrastruktur. Salah satu proyek yang menonjol adalah Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh, yang diresmikan pada Oktober 2023 sebagai kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah persaingan kekuatan global, Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif: membangun kemitraan dengan berbagai negara tanpa mengikatkan diri pada satu blok kekuatan. Pertemuan terakhir dengan Han Zheng menjadi salah satu penanda bahwa diplomasi Indonesia terus diarahkan untuk menjaga persahabatan, memperluas kerja sama, dan memperjuangkan kepentingan nasional.

About